BREAKING NEWS

Tampilkan postingan dengan label ragam daerah hss. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ragam daerah hss. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 25 Juli 2026

RF3 World Gelar Edukasi Kesehatan dan Perkenalkan Produk Terapi Hormon di Kandangan

KANDANGAN- RF3 World kembali menggelar kegiatan bertajuk Healthy, Beauty and Luxury di Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Depot Rizki, Jalan Al Falah, tersebut menggabungkan edukasi kesehatan dengan sosialisasi produk terapi hormon yang dipasarkan perusahaan.

Sekitar 30 peserta mengikuti kegiatan yang merupakan pertemuan ketiga RF3 World di Kandangan. Jumlah peserta dibatasi menyesuaikan kapasitas ruangan agar penyampaian materi dan sesi diskusi berlangsung lebih efektif.

Dalam pemaparannya, penyelenggara mengajak masyarakat untuk mengutamakan upaya pencegahan penyakit melalui penerapan pola hidup sehat sebagai bagian dari menjaga kualitas kesehatan.

Branch Manager RF3 World Banjarmasin, Mr. Rizza, memperkenalkan produk terapi hormon berbentuk krim oles yang, menurutnya, bekerja melalui penyerapan pada kulit hingga masuk ke aliran darah. Ia menyebut, bahwa produk tersebut mengandung sejumlah bahan, antara lain tongkat ali, manjakani, aloe vera, pegagan, stem cell, serta berbagai vitamin.

Mr. Rizza juga menjelaskan, bahwa RF3 World merupakan perusahaan yang berbasis di Malaysia dan telah beroperasi selama sekitar 13 tahun. Menurutnya, perusahaan tersebut memiliki kantor di puluhan negara dan memasarkan produknya di sekitar 80 negara.

Selain memperkenalkan produk, kegiatan tersebut juga memaparkan program kemitraan (agency) yang ditawarkan perusahaan. Paket kemitraan dipasarkan seharga Rp1.500.000 dan mencakup dua boks produk.

Acara berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab bersama peserta. (ari/jp). 

Sabtu, 27 Juni 2026

Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polres HSS Gelar Lomba Balogo Libatkan Masyarakat dan Dihadiri Bupati

KANDANGAN- Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar lomba balogo dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri Bupati HSS, H Syafrudin Noor, jajaran Forkopimda, unsur TNI-Polri, serta masyarakat.

Lomba balogo menjadi salah satu rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke-80 yang digelar Polres HSS sebagai upaya mempererat kebersamaan sekaligus melestarikan olahraga tradisional khas Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya Bupati H Syafrudin Noor, menyampaikan apresiasi kepada Polres HSS atas penyelenggaraan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-80.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres HSS yang telah menggelar berbagai kegiatan. Sebelumnya juga telah dilaksanakan lomba menimba, balap sepeda, tenis hingga bulu tangkis. Ini menjadi bukti kedekatan Polri dengan masyarakat," ujarnya.

Menurut Bupati, berbagai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang peringatan HUT Bhayangkara, tetapi juga memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.

Ia juga menegaskan, Polri yang berdiri sejak 1946 memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kehadiran Polri, kata dia, memberikan rasa aman sekaligus menjadi garda terdepan dalam mencegah tindak kriminalitas.

Pada kesempatan itu, Bupati turut mengapresiasi Kapolres HSS yang merupakan alumni Pondok Pesantren Assalam Solo. Menurutnya, lembaga pendidikan pesantren tidak hanya melahirkan ulama, tetapi juga mampu mencetak pemimpin, aparat penegak hukum, tenaga medis, dan berbagai profesi lain yang memiliki bekal keimanan serta akhlak yang baik.

Bupati juga menilai penyelenggaraan lomba balogo merupakan langkah positif dalam menjaga kelestarian budaya dan kearifan lokal Kalimantan Selatan agar tetap dikenal dan diminati generasi muda.

"Meski pada waktu yang sama terdapat beberapa agenda pemerintahan, saya memilih hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, dan masyarakat," katanya.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Bupati HSS dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim. Pembukaan ditandai dengan pukulan balogo pertama bersama Kapolres HSS sebagai simbol dimulainya perlombaan.

Lomba balogo diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari semarak peringatan HUT Bhayangkara ke-80, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan serta menjaga warisan budaya daerah agar terus lestari di tengah masyarakat. (ari/jp). 

Selasa, 23 Juni 2026

Kejari HSS Musnahkan 355 Barang Bukti dari 95 Perkara, Didominasi Kasus Narkotika

KANDANGAN- Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Selatan (HSS) memusnahkan barang bukti dari 95 perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) untuk periode November 2025 hingga Mei 2026, Selasa (23/6/2026). 

Kegiatan tersebut disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan aparat pemerintah daerah terkait serta tamu undangan lainnya. 

Kepala Kejaksaan Negeri HSS, Normadi Elfajr, menyampaikan bahwa dari 95 perkara, sebanyak 71 kasus merupakan tindak pidana narkotika dan kesehatan. Selain itu, terdapat 3 perkara perjudian, 11 perkara kepemilikan senjata tajam, serta sejumlah perkara lain seperti penipuan dan penggelapan, pembunuhan, lingkungan hidup, penganiayaan, dan tindak pidana umum lainnya.

"Barang bukti yang dimusnahkan antara lain sabu seberat 79,64 gram, 18 butir obat-obatan terlarang, serta 1.440 butir Carnophen atau Zenith,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, turut dimusnahkan 11 bilah senjata tajam dan berbagai barang bukti lain. Secara keseluruhan, sebanyak 355 item barang bukti dimusnahkan dalam kegiatan tersebut.

Normadi menegaskan, pemusnahan barang bukti merupakan bentuk pelaksanaan putusan pengadilan sekaligus wujud transparansi penegakan hukum oleh kejaksaan.

"Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa hukum ditegakkan secara konsisten. Ini juga bagian dari transparansi dalam pelaksanaan tugas dan kewenangan kejaksaan,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menjauhi berbagai bentuk tindak pidana, khususnya penyalahgunaan narkotika, perjudian, dan kepemilikan senjata tajam tanpa izin.

"Kenali hukum, hindari hukuman. Kami mengajak masyarakat Hulu Sungai Selatan untuk menjauhi narkoba dan tindak kriminal serta mematuhi hukum yang berlaku,” ucapnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten HSS menyatakan dukungannya terhadap upaya penegakan hukum oleh Kejaksaan Negeri HSS melalui penguatan sinergi dan koordinasi guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di daerah. (ari/jp). 

Senin, 22 Juni 2026

Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Petani di Kalumpang HSS Menyerahkan Diri ke Polisi

KANDANGAN- Pelaku dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang petani di Desa Sirih Hulu, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), menyerahkan diri kepada pihak kepolisian, Senin (22/6/2026) sore.

Tersangka, Ahmad Kusasi (57), warga Desa Sirih Hulu RT. 002 RW. 001, Kecamatan Kalumpang, datang ke Polsek Kalumpang sekitar pukul 17.20 WITA didampingi sejumlah anggota keluarga dan tokoh masyarakat setempat.

Mereka yang turut mendampingi antara lain Salapudin, adik tersangka, Udin yang merupakan mantan Pembakal Desa Sirih, serta H. Sani selaku tokoh masyarakat.

Kapolsek Kalumpang, AKP Samsi menerima langsung kedatangan tersangka. Setelah menjalani pemeriksaan awal, Ahmad Kusasi kemudian dibawa ke Polres Hulu Sungai Selatan dan ditahan di Rumah Tahanan Polres untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Sebelumnya, Ahmad Kusasi diduga terlibat dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia seorang petani bernama Nasrudin (64), warga Desa Sirih Hulu.

Peristiwa itu terjadi pada Senin pagi sekitar pukul 08.00 WITA di area kebun terong Desa Sirih Hulu RT. 002 RW. 001. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden bermula dari perselisihan yang kemudian berujung perkelahian antara korban dan tersangka.

Dalam kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam. Warga sempat mengevakuasi Nasrudin ke RSUD H. Hasan Basry Kandangan untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Saat ini, kasus tersebut ditangani Polres Hulu Sungai Selatan bersama Polsek Kalumpang. Penyidik masih melakukan pendalaman guna mengungkap secara menyeluruh kronologi dan motif di balik peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian memastikan proses penyidikan akan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Dengan menyerahkan diri, tersangka kini berada dalam pengawasan aparat untuk menjalani seluruh tahapan proses hukum. (ari/jp). 

Petani di Kalumpang Tewas dengan Sejumlah Luka Senjata Tajam, Polisi Selidiki Dugaan Perkelahian

KANDANGAN- Seorang petani bernama Nasrudin (64), warga Desa Sirih Hulu, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam dalam peristiwa yang diduga dipicu perkelahian pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 08.00 WITA.

Peristiwa tersebut terjadi di area kebun terong di Desa Sirih Hulu RT. 002 RW. 001, Kecamatan Kalumpang. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari kepolisian, sebelum kejadian Ahmad Kusasi berangkat menuju kebunnya untuk menanam pohon pisang dan sempat singgah di kebun milik seorang warga bernama Miarti.

Tak lama kemudian, korban Nasrudin datang dan ikut bergabung dalam percakapan. Namun, diduga terjadi perselisihan yang kemudian berujung pada perkelahian atau pergumulan di pinggir jalan kebun.

Dalam insiden tersebut, Ahmad Kusasi diduga melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan senjata tajam. Menyaksikan kejadian itu, Miarti segera meminta bantuan kepada saksi lainnya, Zainal Yasni alias Bandung, untuk melerai.

Saat kedua saksi mendatangi lokasi, korban ditemukan dalam kondisi terlentang dengan sejumlah luka akibat benda tajam. Warga kemudian memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Korban sempat menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat dievakuasi dan dirujuk ke RSUD H Hasan Basry Kandangan. Namun, korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dokter jaga RSUD H. Hasan Basry Kandangan, korban mengalami beberapa luka tusuk di bagian dada kiri, bawah ketiak kiri, perut kiri dan kanan, lengan kiri, serta luka gores pada telapak tangan kiri.

Menerima laporan kejadian tersebut, personel Polsek Kalumpang bersama Unit Jatanras, Unit Identifikasi, dan piket Satreskrim Polres Hulu Sungai Selatan langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian.

Petugas melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta melaksanakan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan noda darah yang diduga berkaitan dengan lokasi pertama korban mengalami luka-luka.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu lembar kaos berkerah bermotif garis biru abu-abu yang terdapat noda darah.

Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Penyidik telah meminta Visum et Repertum dari RSUD H. Hasan Basry Kandangan guna mendukung pengungkapan kasus.

Pihak kepolisian menyatakan akan terus mendalami peristiwa tersebut serta mengembangkan penyidikan untuk mengungkap secara utuh kronologi dan pihak-pihak yang terlibat. (ari/jp). 

Sabtu, 20 Juni 2026

293 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Puncak Haul Guru Kapuh, Ribuan Jemaah Padati Simpur

KANDANGAN- Sebanyak 293 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan puncak pelaksanaan Haul Guru Kapuh di Desa Kapuh, Kecamatan Simpur, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Sabtu (20/6/2026) malam. Pengamanan dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta keamanan ribuan jemaah yang menghadiri kegiatan keagamaan tersebut.

Kasat Lantas Polres HSS, AKP Tugiyana, mengatakan pengamanan yang dilakukan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan haul yang telah memasuki hari ketiga sekaligus puncak acara.

"Untuk pengamanan hari ini, kami menurunkan sekitar 293 personel yang ditempatkan di sejumlah titik strategis di kawasan Desa Kapuh dan sekitarnya,” ujar AKP Tugiyana.

Ia menjelaskan, area pengamanan dibagi menjadi empat zona, yakni Zona 1, Zona 2, Zona 3, dan Zona 4. Setiap zona diperkuat personel gabungan yang terdiri dari anggota Polri, TNI, Satpol PP, serta relawan.

Menurutnya, jumlah jemaah yang hadir pada puncak haul diperkirakan mencapai 10.000 hingga 15.000 orang. Kondisi tersebut membuat pengamanan dilakukan secara maksimal guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran mobilitas jamaah.

"Personel telah disiagakan sejak pukul 15.00 Wita, baik dari unsur lalu lintas maupun personel lainnya sesuai arahan Kapolres HSS,” katanya.

Selain pengamanan di lokasi kegiatan, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas pada sejumlah jalur menuju Desa Kapuh untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan memudahkan akses jamaah.

Polres HSS mengimbau seluruh jamaah agar mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga ketertiban, serta mengutamakan keselamatan selama mengikuti rangkaian Haul Guru Kapuh.

Dengan dukungan ratusan personel gabungan, pelaksanaan puncak haul diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga kegiatan berakhir. (ari/jp). 

Jumat, 19 Juni 2026

Polres HSS Gelar Bakti Religi di Masjid Nurul Ubudiyyah Sambut Hari Bhayangkara ke-80

KANDANGAN- Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar kegiatan Bakti Religi di Masjid Nurul Ubudiyyah, Desa Baluti, Kecamatan Kandangan, Jum'at (19/6/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, kegiatan tersebut diikuti Kapolres HSS beserta Ketua Bhayangkari Cabang HSS, Wakapolres HSS, para pejabat utama, personel Polres HSS, ASN Polri, dan anggota Bhayangkari.

Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin Wakapolres HSS, kemudian dilanjutkan kerja bakti membersihkan lingkungan masjid. Dalam kesempatan itu, Polres HSS juga menyerahkan bantuan berupa perlengkapan kebersihan dan tali asih kepada pengurus Masjid Nurul Ubudiyyah.

Bantuan yang diberikan meliputi 10 gulung karpet, lima sapu lantai, empat serok sampah, lima pel peras, dan dua unit tong sampah untuk menunjang kebersihan serta kenyamanan jamaah dalam beribadah.

Kapolres HSS melalui Kasi Humas AKP Purwadi, mengatakan kegiatan Bakti Religi merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan dengan warga melalui aksi sosial di lingkungan tempat ibadah.

"Melalui kegiatan ini, Polri ingin hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ini juga menjadi wujud pengabdian Polri sesuai tema Hari Bhayangkara ke-80, yakni Polri untuk Masyarakat,” kata AKP Purwadi.

Ia menambahkan, kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Polsek jajaran di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan. (ari/jp). 

Rabu, 17 Juni 2026

Kapolres HSS Targetkan Haul ke-5 Abah Guru Kapuh Berjalan Aman dan Lancar

KANDANGAN- Pengamanan pelaksanaan Haul ke-5 Abah Guru Kapuh mulai dimatangkan. Panitia bersama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), TNI-Polri, relawan, dan instansi terkait menggelar Tactical Wall Game (TWG) di Aula Rupatama LMP Tinggiran, Selasa (17/6/2026), sebagai langkah menyatukan pola koordinasi dan strategi pengamanan.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan haul yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026 malam berjalan aman, tertib, dan lancar di tengah perkiraan membludaknya jamaah dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan maupun luar provinsi.

Hadir dalam kegiatan itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda HSS, H Zulkifli, Kapolres HSS AKBP Awaluddin Syam, Kepala Dinas Perhubungan HSS H Tajiddin Noor, unsur TNI-Polri, organisasi perangkat daerah terkait, serta relawan haul.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda HSS, H Zulkifli, menegaskan pentingnya kesiapan seluruh pihak mengingat tingginya jumlah jemaah yang diperkirakan hadir. Menurutnya, berbagai aspek harus dipersiapkan secara matang, mulai dari rekayasa lalu lintas, pengamanan, layanan kesehatan, kebersihan lingkungan, hingga fasilitas pendukung lainnya.

"Seluruh unsur yang terlibat harus memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing agar pelaksanaan haul dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Umum Haul ke-5 Abah Guru Kapuh, H Sukeran, menekankan bahwa keberhasilan kegiatan sangat bergantung pada kesiapan dan koordinasi seluruh unsur yang terlibat. Ia menyebut seluruh pengambilan keputusan di lapangan nantinya akan terpusat melalui Posko Induk sebagai pusat komando dan koordinasi.

"Kolaborasi yang baik sangat diperlukan agar setiap persoalan yang muncul dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” katanya.

Kapolres HSS, AKBP Awaluddin Syam berharap seluruh personel dan pihak terkait terus menjaga sinergi serta menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing demi kelancaran kegiatan.

"Mari bekerja sama dengan baik sesuai tugas masing-masing. Dengan kebersamaan, insya Allah kegiatan ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Melalui Tactical Wall Game tersebut, seluruh unsur pengamanan dan pendukung kegiatan diharapkan memiliki pemahaman yang sama terkait tugas, peran, serta mekanisme koordinasi di lapangan, sehingga pelaksanaan Haul ke-5 Abah Guru Kapuh dapat berlangsung sukses dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah. (ari/jp). 

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes