TAMIANG LAYANG - Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur melaksanakan kursus singkat pengelolaan budidaya ayam petelur di Balai Desa Murutuwu Kecamatan Paju Epat, Minggu (12/07/2020).
Kursus singkat ini diadakan sebagai respon dari dinas pertanian atas masalah yang dihadapi oleh Pemerintah Desa Murutuwu terkait budidaya ayam petelur yang belum juga menghasilkan telur sesuai harapan meski telah melampaui usia produktif.
Pada kursus singkat ini, materi pengelolaan budidaya ayam petelur disampaikan oleh Dokter Hewan Rizaldi.
"Kita menyampaikan tentang tiga titik kritis dalam budidaya ayam petelur, ungkap Rizaldi.
Menurutnya, tiga titik kritis tersebut yakni pertama kandang harus memiliki jarak minimal satu meter dari permukaan tanah, kedua manajemen pakan serta yang ketiga manajemen saat ayam datang.
Sementara itu, Kepala Desa Murutuwu Ramianto Situl, menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur bersama Koordinator BPP Paju Epat dan dokter hewan untuk mengalisis permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah desa setempat dalam pengelolaan budidaya ayam petelur.
"Kita sangat bersemangat dalam mengembangkan budidaya ayam petelur, namun jadi stres ketika sampai usia produktif ayam belum juga bertelur dan pakan yang disiapkan sudah habis," ungkap Ramianto.
Iapun bersyukur dinas pertanian turun ke lapangan dan melihat sumber permasalahan yang terjadi serta memberikan solusi untuk mengatasinya.
"Mudah-mudahan ini berhasil dan kedepannya kami akan terus berkoordinasi dengan dinas pertanian supaya masalah seperti ini tidak lagi terjadi," janjinya.
Kursus singkat diikuti oleh kelompok wanita tani pengelola budidaya ayam petelur serta dihadiri oleh Kepala Desa Telang, Kepala Desa Siong, Kepala Desa Murutuwu dan Ketua KTNA Paju Epat.(zi/l/jp).










