BREAKING NEWS
https://picasion.com/

Sabtu, 03 September 2022

Bupati Batola Serahkan 17 Sertifikat Sehat dan Bantuan API


MARABAHAN- Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS menyerahkan Sertifikat Hak Atas Tanah (Sehat) kepada para nelayan di Kelurahan Ulu Benteng, Kecamatan Marabahan, Jumat (2/9).

Terdapat 17 bidang yang diserahkan meliputi 14 penerima sertipikat atas tanah Program Kementerian Kelautan dan Perikanan hasil kerjasama Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) dan BPN Batola ini.

Di acara yang berlangsung di Aula Selidah Setdakab Batola ini juga diserahkan beberapa unit Bantuan Alat Penangkapan Ikan (API) bagi nelayan tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (Kube) di wilayah Desa Bantuil Kecamatan Cerbon.

Sebenarnya target penyerahan sertifikat Sehat Nelayan berjumlah 50 bidang. Namun karena sesuatu hal sehingga baru terialisasi 17 bidang yang meliputi 14 penerima sertifikat hak atas tanah. 

Bupati Barito Kuala, Hj Noormiliyani AS menyatakan tidak mengetahui permasalahan dan kendala dari program sertifikat hak atas tanah nelayan ini. Untuk itu ia mengharapkan penjelasan dari Lurah Ulu Benteng dan Lurah Marabahan Kota nantinya.  

"Terus terang saya tidak mengetahui ini. Sekiranya diberitahu mungkin bisa dijembatani dengan pihak BPN,” ucapnya sembari menyatakan masalah ini akan menjadi PR baginya ke depan. 

Terkait dengan Program Sehat Nelayan, Noormiliyani menyatakan, Pemkab Barito Kuala terus mendukung program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan menggandeng Kementerian Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini. 

Menurut Noormiliyani, sertifikat atas tanah nelayan merupakan salah satu program pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui penataan/legalisasi aset dan penggunaan pemanfaatan aset sebagai modal pengembangan usaha nelayan. 

Program Sehat Nelayan, terang mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel, ini untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan lahan agar mudah memperoleh akses modal usaha dengan memanfaatkan sertifikat/aset sebagai agunan. 

Pemkab Batola melalui DKPP dan BPN, sebut bupati satu-satunya wanita di Kalsel, ini telah melakukan pendampingan program sertipikat ini dengan harapan nelayan dan pelaku usaha penangkapan ikan skala kecil memperoleh modal usaha dengan menjadikan sertipikat sebagai agunan pinjaman perbankan dan sumber pembiayaan lainnya untuk kegiatan usaha penangkapan ikan. 

Kepala BPN Barito Kuala, Diah Sulistiyati SH MH menyatakan, penyerahan hak sertifikat atas tanah dan alat penangkapan ikan ini merupakan program hasil tahun lalu. 

Ia berharap program ini bisa berkelanjutan agar sertipikat hak atas tanah bagi nelayan yang diserahkan bisa ditingkatkan di tahun-tahun berikut.

Agar realisasi penyerahan bisa meningkat, Diah mengharapkan, bantuan dan dukungan Pemkab Batola melalui DKPP untuk lebih menggiatkan lagi Program Sehat Nelayan. 

"Dengan kehadiran bupati di acara ini tentunya memberi semangat bagi kami untuk lebih meningkatkan program Sehat Nelayan ini,” ucapnya. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Barito Kuala DR Ir Rahmanuddin MS menerangkan, untuk Program Sehat Nelayan di Tahun 2021 nelayan yang mendapatkan program terdapat di Kelurahan Ulu Benteng Kecamatan Kecamatan dengan target yang diinginkan 50 bidang namun terialisasi hanya 17 bidang lantaran terdapat beberapa kendala di tingkat desa dan kelurahan. 

Terkait bantuan alat penangkapan ikan di Desa Bantuil Kecamatan Cerbon, Rahmanuddin mengutarakan, hanya diberikan kepada beberapa orang yang dinilai memenuhi ketentuan. (prkpmd/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes