BREAKING NEWS

Selasa, 31 Maret 2026

UPR Lokal Bangkit, Barito Timur Kurangi Ketergantungan Benih Ikan dari Luar Daerah

TAMIANG LAYANG- Sektor perikanan budidaya di Kabupaten Barito Timur menunjukkan pertumbuhan signifikan seiring meningkatnya minat masyarakat memelihara ikan, baik untuk konsumsi maupun hobi. Kondisi ini mendorong lonjakan permintaan benih ikan berkualitas di wilayah tersebut.

Selama ini, kebutuhan benih ikan masih banyak dipasok dari luar daerah. Tingginya biaya distribusi menyebabkan harga benih menjadi relatif mahal bagi pembudidaya lokal. Kehadiran Unit Pembenihan Rakyat (UPR) di tingkat lokal kini menjadi solusi untuk menekan biaya sekaligus memperpendek rantai pasok.

Selain itu, posisi strategis Barito Timur sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) membuka peluang besar bagi pengembangan sektor perikanan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan.

Salah satu pelaku UPR, TS Bane (61), mulai mengembangkan usaha pembenihan secara intensif. Purnatugas Aparatur Sipil Negara (ASN) ini memanfaatkan pengalaman dan waktunya untuk terjun ke sektor perikanan budidaya.

"Kami mulai meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Minat masyarakat terhadap budidaya ikan semakin tinggi, sehingga prospek UPR di Barito Timur sangat menjanjikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaku UPR lokal siap bersaing dengan pemasok dari luar daerah, baik dari segi harga maupun kualitas benih.

"Target kami bisa menyediakan benih yang kompetitif sehingga pembudidaya tidak lagi bergantung pada pasokan luar daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Barito Timur, Pardiono, S.Pi, menyatakan pihaknya akan terus mendampingi pelaku UPR dalam pengembangan usaha.

Menurutnya, pendampingan dilakukan melalui peningkatan standar teknis pembenihan, fasilitasi akses pasar, serta layanan konsultasi bagi masyarakat yang ingin memulai usaha budidaya ikan.

"Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap UPR di Barito Timur dapat berkembang menjadi sentra produksi benih ikan mandiri,” katanya.

Penguatan UPR lokal diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan daerah, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional. (zi/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes