MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara melakukan kunjungan studi tiru ke Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, guna mempelajari tata kelola komoditas bawang merah dari hulu hingga hilir, Rabu (22/4/2026).
Kunjungan ini difokuskan pada penguatan sektor pertanian, mengingat Nganjuk dikenal sebagai salah satu sentra produksi bawang merah terbesar di Indonesia dengan kualitas unggulan.
Wabup Barito Utara, Felix Sonadie Y Tingan, menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Nganjuk serta komitmen untuk mengadopsi praktik pertanian berkelanjutan.
"Kami berterima kasih atas sambutan hangat dari Bapak Bupati dan jajaran Pemkab Nganjuk. Kami berencana menerapkan sistem budidaya berkelanjutan seperti yang telah berhasil dikembangkan di sini,” ujarnya.
Selain meninjau budidaya bawang merah, rombongan juga mengunjungi pabrik pengolahan beras untuk mempelajari penerapan teknologi modern dalam pengolahan hasil pertanian. Teknologi tersebut dinilai mampu meningkatkan nilai tambah produk sekaligus efisiensi produksi.
Felix menambahkan, kunjungan ini membuka peluang kerja sama antar daerah, khususnya dalam pengembangan inovasi dan teknologi pertanian.
"Kami berharap kunjungan ini menjadi awal kerja sama yang lebih luas. Inovasi yang telah terbukti di Nganjuk akan kami adaptasi untuk mendorong kemajuan pertanian di Barito Utara,” katanya.
Melalui studi tiru ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menargetkan peningkatan produksi dan kualitas hasil pertanian, sekaligus mendorong kesejahteraan petani di daerahnya. (dsk/emca/jp).



















