BREAKING NEWS

Senin, 27 April 2026

Isu Puluhan TKA, PT PJM Tegaskan Hanya Dua dan Berizin Resmi

TAMIANG LAYANG- Isu keberadaan tenaga kerja asing (TKA) yang disebut belum melapor di Desa Sumber Garunggung, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, mendapat respon.

PT Pitu Jaya Mandiri (PJM) menegaskan bahwa informasi mengenai puluhan TKA yang beredar di masyarakat tidak sesuai fakta. Perusahaan menyebut jumlah tenaga kerja asing di lokasi tersebut sangat terbatas dan telah memenuhi prosedur resmi.

Direktur Utama PT PJM, Ariantho S. Muller, menyampaikan bahwa total penghuni mess perusahaan berjumlah 18 orang, terdiri dari 16 warga negara Indonesia (WNI) dan 2 warga negara asing (WNA) asal China.

"Kabar adanya puluhan TKA tidak benar. Hanya ada dua WNA di lokasi,” ujar Ariantho dalam keterangan tertulis, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, kedua tenaga kerja asing tersebut menjabat sebagai Manajer Workshop dan Instruktur. Keduanya juga telah mengantongi Izin Tinggal Terbatas (KITAS) sesuai ketentuan yang berlaku.

Terkait pelaporan kepada pemerintah desa, Ariantho memastikan pihaknya telah melakukan pemberitahuan secara resmi sejak awal.

"Kami telah menyampaikan surat kepada Kepala Desa melalui nomor 11/BIE/III/2026 tertanggal 4 Maret 2026, lengkap dengan daftar penghuni mess,” katanya.

Ariantho juga menjelaskan keberadaan sejumlah warga negara asing lain yang sempat terlihat di lokasi. Menurutnya, mereka merupakan teknisi dari vendor alat berat yang bekerja secara sementara.

"Mereka hanya datang untuk pengecekan rutin, bukan tenaga kerja tetap perusahaan,” ujarnya.

Menanggapi pernyataan aparat desa yang sempat menjadi sorotan, PT PJM menyatakan menghargai langkah tersebut sebagai bentuk pengawasan.

"Kami menghargai perhatian pemerintah desa. Ini bagian dari fungsi kontrol, namun perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,” kata Ariantho.

Di sisi lain, perusahaan memastikan bahwa hingga saat ini belum ada aktivitas penambangan yang dilakukan oleh PT Padang Mulia. Kegiatan masih berada pada tahap persiapan.

"Saat ini kami fokus pada penyiapan mess dan perawatan alat berat sambil menunggu RKAB terbit,” ujarnya.

PT PJM juga menyatakan komitmennya untuk melibatkan tenaga kerja lokal apabila operasional perusahaan telah berjalan penuh.

"Kami akan mengutamakan tenaga kerja lokal agar memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya. (zi/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes