KANDANGAN- Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) periode 2025–2030 resmi dilantik di Aula Kantor Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana, Rabu (1/4/2026).
Acara dihadiri Bupati HSS, H Syafrudin Noor, Ketua PMI Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, relawan PMI, dan perwakilan PMI se-Kalimantan Selatan.
Pelantikan langsung dilakukan oleh Ketua PMI Provinsi Kalimantan Selatan, yang mengukuhkan Salahuddin sebagai Ketua PMI Kabupaten HSS periode 2025–2030.
Dalam sambutannya H Salahuddin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan menegaskan komitmennya menjalankan misi kemanusiaan.
Ia menyampaikan, visi menjadikan PMI Kabupaten HSS organisasi yang sigap, responsif, dan inklusif, melalui penguatan pelayanan sosial, peningkatan stok darah, dan kapasitas relawan.
"Babatan ini bukan sekadar kehormatan, tetapi panggilan untuk mengabdi. Tugas kemanusiaan tidak dapat dijalankan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi semua pihak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru dan menekankan pentingnya peran PMI dalam mendukung layanan kesehatan dan pemenuhan ketersediaan darah.
"PMI hadir tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang. Jalankan tugas dengan bijak, penuh keikhlasan, dan tanggung jawab,” tegasnya.
Bupati HSS, Syafrudin Noor, mengingatkan bahwa amanah yang diemban pengurus merupakan tanggung jawab mulia. Ia menekankan perlunya integritas, profesionalisme, dan semangat keikhlasan, serta pentingnya membangun soliditas organisasi dan meningkatkan kompetensi relawan.
"Kepada generasi muda, jadilah insan kemanusiaan yang tangguh secara fisik dan memiliki hati tulus dalam menolong sesama,” pesannya.
Bupati juga menegaskan dukungan pemerintah terhadap program PMI sebagai bagian dari pembangunan yang menekankan nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.
Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran PMI sebagai garda terdepan aksi kemanusiaan, sekaligus meneguhkan komitmen membantu masyarakat dalam berbagai situasi dan kondisi. (ari/jp).
















