BREAKING NEWS

Kamis, 23 April 2026

Penyuluh Perikanan Dampingi Sortir Benih Ikan di Kolam Tanah Desa Kupang Baru, Dorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan

TAMIANG LAYANG- Penyuluh perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan pendampingan teknis budidaya ikan kepada pembudidaya di Desa Kupang Bersih, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, Kamis (23/4/2026). 

Kegiatan ini difokuskan pada penyortiran benih ikan sebagai upaya meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Sortir benih menjadi salah satu tahapan penting dalam budidaya ikan, khususnya di kolam tanah. Kegiatan ini bertujuan menyeragamkan ukuran ikan agar pertumbuhan lebih optimal dan pemanfaatan pakan menjadi lebih efisien.

Penyuluh perikanan, Pardiono, menjelaskan bahwa penyortiran berperan besar dalam keberhasilan budidaya.

"Sortir ikan adalah proses pemisahan ikan, seperti lele dan nila berdasarkan ukuran, berat, atau tingkat keaktifan. Tujuannya untuk menyeragamkan pertumbuhan, mencegah kanibalisme pada lele, serta meningkatkan efisiensi pakan dan waktu pemeliharaan,” ujarnya.

Pendampingan tersebut mendapat respons positif dari pembudidaya setempat. Elisa, salah satu pembudidaya di Desa Kupang Bersih, mengaku memperoleh pemahaman baru dari kegiatan tersebut.

"Kami sangat terbantu dengan pendampingan ini. Sekarang kami lebih paham manfaat sortir benih. Ikan menjadi lebih seragam dan pakan tidak banyak terbuang,” katanya.

KKP melalui penyuluh perikanan akan terus melakukan pendampingan secara berkala, mulai dari persiapan kolam, pemilihan benih, manajemen pakan, hingga panen.

Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi pembudidaya sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari sektor perikanan di Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes