BREAKING NEWS

Kamis, 11 Juni 2026

18 Kebakaran Terjadi dalam Empat Bulan, Kapolres Tabalong Bentuk Langkah Antisipasi dan Pendalaman Penyebab

TANJUNG- Sedikitnya 18 kasus kebakaran terjadi di Kabupaten Tabalong selama periode Februari hingga Juni 2026. Tingginya angka kejadian tersebut menjadi perhatian serius Polres Tabalong yang kini melakukan pendalaman terhadap sejumlah kasus serta memperkuat langkah pencegahan di tingkat masyarakat.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 12 kasus kebakaran terjadi di Kecamatan Tanta, lima kasus di Kecamatan Murung Pudak, dan satu kasus di Kecamatan Tanjung. Kecamatan Tanta menjadi wilayah dengan jumlah kejadian terbanyak selama periode tersebut.

Menyikapi kondisi itu, Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, memimpin rapat evaluasi bersama pejabat utama Polres Tabalong di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2026), guna membahas fenomena kebakaran yang belakangan meningkat.

Dalam rapat tersebut, Kapolsek Tanta IPDA Aris Sufahriadi, memaparkan perkembangan dan hasil analisis awal sejumlah kejadian kebakaran di wilayahnya. Dari keseluruhan kasus yang terjadi, terdapat sembilan kejadian yang mendapat perhatian khusus, termasuk lima kasus yang menjadi prioritas pendalaman lebih lanjut.

Untuk mengungkap penyebab kebakaran secara ilmiah dan objektif, Satreskrim Polres Tabalong telah berkoordinasi dengan Tim Laboratorium Forensik Polda Kalimantan Selatan yang melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi kejadian.

Kapolres Tabalong menegaskan, bahwa upaya penanganan tidak hanya berfokus pada penyelidikan, tetapi juga langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Sebagai tindak lanjut, Kabag Ops Polres Tabalong, Kompol Abdul Fatah, menginstruksikan seluruh Kapolsek jajaran untuk memperkuat koordinasi dengan Forkopimca dalam mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Satkamling), menginventarisasi rumah kosong atau tidak berpenghuni, serta berkoordinasi dengan PLN terkait pemeriksaan keamanan instalasi listrik.

Selain itu, Polres Tabalong juga mendorong peningkatan kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran dan mengaktifkan kembali ronda malam di lingkungan masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting mengingat sebagian besar kejadian kebakaran terjadi pada malam hari.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.

"Masyarakat diharapkan memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan, tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya kebakaran. Pencegahan kebakaran membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya. 

Polres Tabalong menegaskan akan terus melakukan langkah preventif, edukasi kepada masyarakat, serta penyelidikan mendalam guna mengungkap penyebab rangkaian kebakaran yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir demi menjaga keamanan dan keselamatan warga. (fah/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes