BREAKING NEWS

Senin, 29 Juni 2026

Disporbudpar Batola Paparkan Strategi Dongkrak PAD, Capaian 2026 Jadi Sorotan Apel ASN

MARABAHAN- Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporbudpar) Kabupaten Barito Kuala memaparkan strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta sejumlah capaian di berbagai sektor saat menjadi pelaksana apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Barito Kuala, Senin (29/6/2026).

Kepala Disporbudpar Barito Kuala, H Sirpan, yang bertindak sebagai pembina apel menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Kuala telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sebagai perubahan kedua atas Perda Nomor 1 Tahun 2024. Kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat keuangan daerah di tengah berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat.

Sebagai salah satu organisasi perangkat daerah penghasil PAD, Disporbudpar bergerak cepat dengan melaksanakan empat langkah sosialisasi, yakni berkoordinasi dengan SKPD terkait, melakukan sosialisasi kepada unit pengelola PAD, memanfaatkan media sosial, media massa, dan televisi daerah sebagai sarana publikasi, serta memasang spanduk dan baliho di sejumlah objek retribusi yang dikelola.

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Hingga 25 Juni 2026, realisasi PAD Disporbudpar telah mencapai 96,64 persen dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun 2025.

Dalam arahannya, H Sirpan juga menekankan pentingnya profesionalisme ASN. Menurutnya, profesionalisme ditentukan oleh dua aspek utama, yakni komitmen dan kompetensi.

"Profesionalisme seseorang dalam bekerja dapat dilihat dari komitmen atau kemauan serta kompetensi atau kemampuan yang dimiliki. Kedua indikator ini menjadi dasar dalam menilai kualitas kinerja," ujarnya.

Selain menyampaikan strategi peningkatan PAD, Disporbudpar turut memaparkan sejumlah program dan prestasi di bidang kepemudaan, olahraga, kebudayaan, dan pariwisata sepanjang 2026.

Pada bidang kepemudaan, Disporbudpar akan melaksanakan sosialisasi wirausaha muda pemula, Program Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP), serta pembaruan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pelayanan Kepemudaan. Program tersebut ditargetkan mampu mempertahankan prestasi Barito Kuala yang sebelumnya masuk tiga besar terbaik di Kalimantan Selatan.

Di bidang olahraga, atlet dayung asal Barito Kuala berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali perak pada Asian Games ke-33 di Thailand.

Sementara itu, pada bidang kebudayaan, Kabupaten Barito Kuala memperoleh pengakuan nasional melalui Sertifikat Warisan Budaya Kuriding dan Sertifikat Budaya Adat Badewa dari Menteri Kebudayaan.

Adapun di sektor pariwisata, Disporbudpar menegaskan komitmennya mendukung program prioritas Bupati Barito Kuala melalui pengembangan Destinasi Wisata Jembatan Barito yang saat ini masih dalam tahap proses.

Melalui apel gabungan tersebut, Disporbudpar berharap seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala semakin termotivasi meningkatkan profesionalisme dan kinerja guna mendukung pembangunan daerah serta kemajuan Bumi Ije Jela. (dsk/ali/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes