KANDANGAN- Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, meninjau sentra budidaya cabai di Desa Tawia, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin (15/6/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari identifikasi awal Program Prioritas Nasional Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN).
Dalam kunjungan tersebut, Hanif Faisol Nurofiq didampingi Bupati Hulu Sungai Selatan, H Syafrudin Noor dan Wakil Bupati H Suriani. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung potensi pertanian daerah serta kesiapan Kabupaten HSS dalam mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan.
Turut hadir Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, H Syamsir Rahman, Wakil Ketua I DPRD HSS H Husnan, Sekretaris Daerah HSS H Muhammad Noor, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Di Desa Tawia, rombongan melakukan panen cabai bersama sekaligus berdialog dengan para petani. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi petani dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan daerah, sekaligus meninjau perkembangan budidaya cabai yang menjadi salah satu komoditas unggulan masyarakat setempat.
Desa Tawia merupakan lokasi kedua yang dikunjungi Wamenko Pangan selama berada di Kabupaten HSS. Sebelumnya, rombongan meninjau kawasan pertanian di Kecamatan Sungai Raya dan mengikuti panen padi bersama sebagai bagian dari pemetaan potensi wilayah yang mendukung pengembangan KSPEAN.
Kehadiran pemerintah pusat di tengah masyarakat mendapat sambutan antusias dari para petani. Kunjungan tersebut dinilai menjadi dorongan bagi pelaku sektor pertanian untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
Bupati HSS, H Syafrudin Noor, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di daerahnya. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
"Kabupaten Hulu Sungai Selatan memiliki potensi pertanian yang besar dan siap mendukung program nasional. Kami berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pengembangan komoditas unggulan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat,” ujar H Syafrudin Noor.
Ia menambahkan, penguatan sektor pertanian melalui program-program strategis nasional diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (ari/jp).
















