TAMIANG LAYANG- Upaya Pemerintah Kabupaten Barito Timur memperkuat permodalan Industri Kecil Menengah (IKM) melalui Program Ngihau Mahi Wunge (NGUME) mulai menunjukkan hasil. Dari delapan IKM yang diajukan ke perbankan sepanjang 2025, dua pelaku usaha dinyatakan lolos dan telah menerima kredit usaha masing-masing sebesar Rp15 juta.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian (Disnakertransperin) Kabupaten Barito Timur, Albert, melalui Kepala Bidang Transmigrasi dan Perindustrian, Anugerahnu, mengatakan dua IKM penerima pembiayaan tersebut merupakan usaha katering di Desa Sumber Rejo dan usaha produksi kue kering di Kelurahan Ampah.
"Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak bank, kedua pelaku IKM tersebut rutin membayar angsuran kreditnya," kata Anugerahnu di Tamiang Layang, Rabu (29/7/2026).
Ia menjelaskan, selama 2025 Disnakertransperin memfasilitasi 15 pelaku IKM untuk memperoleh akses pembiayaan melalui Program NGUME. Dari jumlah tersebut, delapan IKM telah diverifikasi dan diajukan ke perbankan.
Namun, hanya dua IKM yang memenuhi persyaratan sehingga kreditnya disetujui dan dicairkan. Sementara enam IKM lainnya belum lolos karena tidak memenuhi ketentuan yang ditetapkan pihak perbankan.
Adapun tujuh pelaku IKM lainnya baru sebatas berkonsultasi lantaran belum melengkapi dokumen administrasi yang menjadi syarat pengajuan.
Memasuki 2026, ujar Anugerahnu, baru satu pelaku IKM yang berkonsultasi terkait Program NGUME. Dengan demikian, sejak 2025 hingga 2026, Disnakertransperin Barito Timur telah memfasilitasi 16 pelaku IKM, mulai dari layanan konsultasi, pendampingan administrasi, hingga pengajuan pembiayaan ke perbankan.
Anugerahnu mengimbau pelaku IKM yang ingin memanfaatkan Program NGUME agar menyiapkan seluruh persyaratan administrasi sejak awal. Dokumen yang harus dilengkapi meliputi surat permohonan kepada Disnakertransperin Barito Timur, Nomor Induk Berusaha (NIB), KTP, Kartu Keluarga, NPWP, terdaftar dalam Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), surat pernyataan sebagai pelaku IKM, tidak sedang mengajukan Program NGUME melalui perangkat daerah lain, serta memperoleh rekomendasi dari Disnakertransperin Barito Timur.
Menurutnya, kelengkapan administrasi menjadi faktor penting dalam mempercepat proses verifikasi dan penilaian oleh pihak perbankan, sekaligus meningkatkan peluang pelaku IKM memperoleh akses pembiayaan. (zi/jp).













