BREAKING NEWS

Rabu, 22 Juli 2026

Hadapi Puncak Kemarau 2026, Pemkab HSS Perkuat Kesiapsiagaan Cegah Karhutla

KANDANGAN- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) memperkuat langkah antisipasi menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menjelang puncak musim kemarau 2026. Kesiapan tersebut ditandai melalui Apel Kesiapsiagaan Bencana Karhutla Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Lambung Mangkurat, Kandangan, Rabu (22/7/2026).

Apel dipimpin langsung oleh Bupati HSS, H Syafrudin Noor, selaku Inspektur Apel. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati HSS, H Suriani, Sekretaris Daerah HSS, HM. Noor, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah instansi dan pemangku kepentingan terkait.

Ratusan personel gabungan dari berbagai unsur dikerahkan dalam apel kesiapsiagaan tersebut. Mereka berasal dari Kodim 1003/HSS, Polres HSS, Yon TP 829/BA, Kerukunan BPK/PMK, Tagana, BPBD HSS, Satpol PP dan Damkar, Regu Pemadam Manggala Agni, regu pemadam perusahaan, Kelompok Tani Peduli Api (KTPA), PMI, ORARI, serta unsur terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Bupati HSS, H Syafrudin Noor, menegaskan bahwa apel kesiapsiagaan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi potensi bencana karhutla.

"Apel ini adalah bentuk kesiapan kita bersama. Saya mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan patroli dan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran,” kata Bupati.

Ia menyampaikan, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau di wilayah HSS diperkirakan berlangsung pada Juli hingga September 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena meningkatnya risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kabupaten HSS telah menetapkan Status Siaga Bencana Karhutla melalui Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 100 Tahun 2026. Penetapan status tersebut menjadi dasar bagi seluruh unsur pemerintah, TNI, Polri, tim penanggulangan bencana, dunia usaha, dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapan serta mempercepat penanganan apabila terjadi bencana.

"Terima kasih kepada seluruh pihak yang terus menunjukkan kesiapsiagaan. Sinergi dan kolaborasi menjadi kekuatan utama dalam upaya pencegahan karhutla. Mari bersama-sama menjaga hutan dan lahan agar tetap aman dari ancaman kebakaran,” ujar Bupati.

Usai apel, Bupati HSS bersama jajaran Forkopimda melakukan pengecekan kesiapan sarana, prasarana, serta peralatan pemadam karhutla yang disiagakan oleh masing-masing instansi dan perusahaan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten HSS serta foto bersama sebagai simbol komitmen dan soliditas seluruh unsur dalam menjaga Kabupaten Hulu Sungai Selatan tetap aman dari ancaman karhutla. (ari/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes