KUALA KAPUAS- Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kapuas masa bakti 2025–2029 resmi dikukuhkan di Aula Tingang Menteng, Kantor Bupati Kapuas, Jum'at (21/8/2026). Wakil Bupati Kapuas, Dodo dipercaya memimpin KORMI Kapuas untuk periode tersebut.
Pengukuhan dilakukan Sekretaris Umum KORMI Provinsi Kalimantan Tengah, Hamdan, dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I Sangkai serta jajaran pengurus KORMI Kabupaten Kapuas.
Usai dikukuhkan, Wabup Dodo, menegaskan bahwa kepengurusan baru KORMI bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari amanah untuk memperluas gerakan olahraga masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas.
"Pengukuhan pada pagi hari ini bukan sekadar pelantikan kepengurusan, tetapi juga merupakan awal dari sebuah amanah dan tanggung jawab untuk bersama-sama membangun olahraga masyarakat di Kabupaten Kapuas,” ujar Dodo.
Menurut Dodo, pengembangan olahraga masyarakat membutuhkan kerja bersama. Ia mendorong jajaran pengurus memperluas jangkauan KORMI hingga ke seluruh 17 kecamatan, sehingga keberadaan organisasi tidak hanya dikenal di kawasan perkotaan.
"Ini tugas besar, tugas kita bersama. KORMI bukan milik ketua, bukan milik pengurus, sekretaris maupun bendahara, tetapi KORMI adalah rumah besar dari seluruh inorga dan pegiat olahraga masyarakat Kabupaten Kapuas,” tegasnya.
Dodo juga menjelaskan, perbedaan fokus KORMI dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Jika KONI berorientasi pada pembinaan atlet dan cabang olahraga untuk meraih prestasi dalam kompetisi, KORMI berfokus pada olahraga masyarakat yang bertujuan mendorong masyarakat hidup sehat, bugar, aktif dan gembira.
Ia mencontohkan aktivitas jogging masyarakat di sekitar Stadion Panunjung Tarung pada pagi hari sebagai salah satu bentuk olahraga masyarakat yang perlu terus didorong dan dikembangkan.
Sementara itu, Sekretaris Umum KORMI Provinsi Kalimantan Tengah, Hamdan, mengatakan olahraga masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan persaudaraan.
Menurutnya, olahraga masyarakat dapat mempertemukan berbagai lapisan masyarakat tanpa membedakan usia, profesi, suku, agama maupun latar belakang sosial.
"Di dalam olahraga masyarakat tumbuh rasa persaudaraan, hidup sehat bersama dan semangat kebersamaan dalam berolahraga,” ujarnya.
Hamdan menambahkan, KORMI Provinsi Kalimantan Tengah akan terus mendorong pertumbuhan olahraga masyarakat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat, komunitas, dunia usaha, akademisi, media dan masyarakat.
Sinergi tersebut dinilai penting agar olahraga masyarakat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sekaligus mampu melahirkan pegiat olahraga yang andal dan profesional.
"Seluruh unsur harus terus bersama-sama saling mendukung dan membantu agar olahraga masyarakat menjadi semakin besar dalam kehidupan masyarakat,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Sekda Kapuas, Usis I Sangkai, menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus KORMI Kabupaten Kapuas yang baru dikukuhkan. Ia menilai KORMI memiliki peran strategis dalam menggerakkan masyarakat agar sehat, bugar dan gembira melalui olahraga.
Usis juga menekankan pentingnya pengembangan olahraga tradisional sebagai bagian dari upaya menjaga budaya dan identitas daerah. Ia berharap KORMI dapat menyediakan ruang bagi para pegiat untuk berkembang, berlatih dan berprestasi, sekaligus memperkenalkan olahraga tradisional Kapuas hingga tingkat nasional.
Pemkab Kapuas, lanjutnya, mendukung pengembangan KORMI, termasuk mempertimbangkan dukungan anggaran pada 2027. Namun, ia menegaskan bahwa pengembangan olahraga masyarakat tidak cukup hanya melalui penguatan organisasi, melainkan harus diwujudkan sebagai gerakan yang menjangkau masyarakat hingga tingkat desa, kelurahan dan RT.
"Kita ingin masyarakat Kapuas sehat, aktif, bugar, gembira dan bersatu melalui olahraga. Jangan hanya membangun organisasi, tetapi bangunlah gerakan olahraga masyarakat,” tegasnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan KORMI Kabupaten Kapuas masa bakti 2025–2029, pemerintah daerah berharap olahraga masyarakat semakin berkembang di seluruh wilayah Kapuas. Selain meningkatkan kebugaran dan kesehatan, olahraga diharapkan menjadi sarana memperkuat persaudaraan, kebersamaan serta pelestarian olahraga tradisional daerah. (fah/hru/jp).











