BREAKING NEWS

Senin, 10 Agustus 2026

Listrik 24 Jam Masuk Muara Awang, Camat Dusun Tengah : Mimpi Panjang Warga Akhirnya Terwujud

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 167 rumah warga Desa Muara Awang, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, kini menikmati aliran listrik 24 jam setelah mendapat sambungan listrik gratis melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dalam Program Listrik Perdesaan (Lisdes) yang bersumber dari APBN 2025.

Masuknya jaringan listrik tersebut menjadi kabar penting bagi masyarakat Muara Awang yang selama ini menantikan akses listrik secara penuh. Selain memenuhi kebutuhan penerangan, ketersediaan listrik diharapkan mendorong aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik di desa.

Camat Dusun Tengah, Prismayandi, menyampaikan apresiasi atas terealisasinya pembangunan jaringan dan sambungan listrik perdesaan di Muara Awang. Menurutnya, kehadiran listrik 24 jam menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Kecamatan Dusun Tengah dan mewakili seluruh lapisan masyarakat Desa Muara Awang, kami menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Prismayandi.

Ia mengapresiasi Pemerintah Pusat yang telah mengalokasikan dukungan pembangunan infrastruktur energi melalui program tersebut. 

Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur, khususnya Bupati M. Yamin beserta jajaran, serta PT PLN (Persero) yang telah mendukung dan menyelesaikan pembangunan jaringan listrik di Desa Muara Awang.

Dalam pelaksanaan Program Lisdes, sebanyak 167 Sambungan Rumah (SR) telah direalisasikan secara gratis melalui BPBL. Selain itu, terdapat 11 fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum-fasos) non-BPBL yang juga telah mendapatkan sambungan listrik.

Prismayandi menyebut, bahwa realisasi tersebut bukan sekadar capaian pembangunan infrastruktur, tetapi menjadi tanda terbukanya akses energi bagi masyarakat desa.

"Hadirnya aliran listrik 24 jam ini merupakan mimpi panjang warga yang akhirnya terwujud,” katanya.

Menurut Prismayandi, tersedianya listrik secara penuh diharapkan memberikan dampak terhadap berbagai sektor. Pelaku usaha lokal kini memiliki akses energi yang lebih memadai untuk mengembangkan kegiatan ekonomi, sementara anak-anak dapat belajar lebih nyaman pada malam hari.

Ketersediaan listrik juga dinilai akan mendukung pelayanan pemerintahan dan berbagai kegiatan sosial masyarakat di tingkat desa.

"Kami meyakini masuknya listrik tidak hanya memerdekakan warga dari kegelapan, tetapi juga akan mendongkrak perekonomian lokal, meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak kita, serta menunjang pelayanan publik di Desa Muara Awang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Barito Timur, M. Yamin meninjau langsung kesiapan pelaksanaan peresmian Program Lisdes di Desa Muara Awang. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis dan sarana pendukung menjelang agenda peresmian.

Peresmian Program Lisdes tersebut dijadwalkan berlangsung melalui telekonferensi secara serentak di 10 wilayah kabupaten/kota di Indonesia dan akan dihadiri Presiden Republik Indonesia melalui telekonferensi.

Bagi masyarakat Muara Awang, terealisasinya Program Lisdes menjadi momentum penting karena manfaat pembangunan tidak berhenti pada tersambungnya jaringan listrik. Akses energi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kegiatan ekonomi, pendidikan, serta aktivitas sosial di desa.

Program Lisdes di Muara Awang sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerataan akses energi hingga wilayah perdesaan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. (zi/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes