BREAKING NEWS

Minggu, 13 September 2026

Kapolres Barito Timur Cek Kesiapan Sarpras Karhutla, Pastikan Personel dan Peralatan Siap Digunakan

TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., bersama Pejabat Utama (PJU) dan para perwira Polres Bartim mengecek kesiapan sarana dan prasarana (sarpras) penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Minggu (13/9/2026).

Pengecekan yang berlangsung di halaman Mapolres Bartim tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan, peralatan pemadaman, serta perlengkapan pendukung dalam kondisi lengkap dan siap operasional. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Polres Bartim meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla di wilayah hukumnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, Kapolres bersama PJU dan para perwira mengecek kondisi kendaraan operasional, peralatan pemadaman, perlengkapan personel, serta berbagai sarana pendukung lainnya yang dibutuhkan saat penanganan kebakaran di lapangan.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji mengatakan, kesiapan sarpras menjadi faktor penting dalam mendukung kecepatan dan efektivitas penanganan ketika terjadi Karhutla.

"Pengecekan ini kita lakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla dalam kondisi siap digunakan. Jangan sampai ketika terjadi kebakaran, ada peralatan yang tidak berfungsi atau tidak lengkap. Semuanya harus dipastikan sejak awal,” ujarnya.

Menurut Kapolres, kesiapan tidak hanya menyangkut kondisi peralatan, tetapi juga kemampuan personel dalam melaksanakan tugas. Personel yang terlibat dalam penanganan Karhutla harus memahami tugas dan tanggung jawabnya, termasuk penggunaan peralatan serta penerapan prosedur keselamatan di lokasi kebakaran.

Ia menegaskan, penanggulangan Karhutla tidak boleh hanya berorientasi pada pemadaman setelah api membesar. Pencegahan dan deteksi dini harus menjadi prioritas melalui patroli, pemantauan wilayah rawan, pengecekan lapangan (_groundcheck_) terhadap titik panas, serta komunikasi aktif dengan masyarakat.

"Kecepatan dalam merespons sangat penting. Begitu ada informasi atau indikasi Karhutla, personel harus segera bergerak melakukan pengecekan dan penanganan. Kita tidak boleh menunggu api membesar,” ujar Iqbal.

Kapolres juga menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menghadapi ancaman Karhutla. Menurutnya, penanganan kebakaran hutan dan lahan membutuhkan kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, BPBD, Damkar, Manggala Agni, perusahaan, masyarakat peduli api, serta unsur terkait lainnya.

Selain memastikan kesiapan operasional, pengecekan sarpras tersebut menjadi bagian dari evaluasi kesiapsiagaan Polres Bartim dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan dukungan personel, kendaraan, dan peralatan yang memadai, respons terhadap setiap kejadian Karhutla diharapkan dapat dilakukan secara cepat, efektif, dan terukur.

Kapolres mengajak masyarakat Barito Timur berperan aktif mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran untuk membuka maupun membersihkan lahan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas pembakaran atau titik api.

"Pencegahan adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila melihat adanya kebakaran atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan Karhutla, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti,” pungkasnya. (zi/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes