TAMIANG LAYANG- Ketua DPRD Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah sekaligus memperkuat silaturahmi dan kerukunan di tengah keberagaman.
Hal tersebut disampaikan Nursulistio usai menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Timur, Kamis (10/9/2026).
Peringatan tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta ratusan jemaah.
Nursulistio menyambut baik pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut. Ia mengungkapkan rasa syukur karena kegiatan keagamaan itu dapat dilaksanakan bersama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat.
"Tentu kita menyambut dengan bahagia dan rasa syukur dengan pelaksanaan kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujar Nursulistio.
Menurutnya, Maulid Nabi merupakan momentum yang mulia dan penuh hikmah untuk kembali mengingat perjuangan serta keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam memberikan tuntunan kehidupan kepada umat manusia.
"Dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kita mengingat kembali sosok yang menuntun dan mengajarkan kita tujuan hidup. Beliau membawa syariat Islam, kedamaian, dan hikmah yang mulia kepada umat manusia,” katanya.
Ia mengatakan, Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang memiliki keteladanan dan kemuliaan sehingga patut dijadikan panutan dalam kehidupan sehari-hari.
Nursulistio menambahkan, wahyu yang diterima Nabi Muhammad SAW menjadi syariat sekaligus tuntunan bagi umat Islam, baik dalam bermuamalah dengan sesama manusia maupun dalam menjalankan hubungan dengan Allah SWT.
"Beliau juga mencontohkan melalui sunnah, tingkah laku, dan perilaku yang semuanya tentu menjadi panutan dan tuntunan dalam kehidupan kita sehari-hari,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat memperkuat silaturahmi di tengah perkembangan zaman yang semakin maju dan modern, serta kehidupan sosial yang penuh keberagaman dan tantangan.
Menurutnya, sikap saling menghormati, menyayangi, dan mengasihi menjadi modal penting untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun dan damai.
"Mari kita perkuat silaturahmi, kita saling menghormati satu sama lain agar tercipta kehidupan yang rukun, damai, dan saling menghargai,” ajaknya.
Ia menilai keberagaman yang ada di Kabupaten Barito Timur harus menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan masyarakat yang semakin tenteram dan kokoh.
"Dengan keberagaman pula kita semakin kuat dengan rasa menghormati, rasa menyayangi, dan rasa mengasihi. Kita semakin tenteram dan juga semakin kokoh,” pungkasnya. (zi/jp).










