KUALA KAPUAS- Rencana pemekaran Kecamatan Mantangai menjadi tiga kecamatan mendapat dukungan Camat Bataguh, Dino Aries Fahrizal, dan Ketua TP PKK Kecamatan Bataguh, Badriah. Jika terealisasi, pemekaran tersebut akan menambah jumlah kecamatan di Kabupaten Kapuas menjadi 19.
Bupati Kapuas, HM. Wiyatno mengatakan, proses pemekaran saat ini masih berlangsung di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati HM. Wiyatno saat meresmikan kantor baru Kelurahan Pulau Kupang di Jalan Pematang Sawah, Kelurahan Pulau Kupang, Kecamatan Bataguh, Kamis (10/9/2026).
"Prosesnya masih berjalan di Kementerian Dalam Negeri. Sehingga nantinya Kapuas akan memiliki 19 kecamatan,” kata HM. Wiyatno.
Menurut HM. Wiyatno, pemekaran wilayah menjadi kebutuhan karena Kabupaten Kapuas memiliki wilayah yang luas dan kondisi geografis sejumlah desa yang menyulitkan akses menuju pusat pemerintahan.
Ia mencontohkan Desa Bukit Batu. Untuk menuju desa tersebut, masyarakat harus melewati wilayah Kabupaten Pulang Pisau dan Kota Palangka Raya. Kondisi tersebut, kata dia, menjadi salah satu alasan perlunya penataan wilayah pemerintahan.
"Insyaallah, tahun 2027 kantornya mulai kita bangun,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, HM. Wiyatno memaparkan sejumlah program pembangunan yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan pemerintah daerah. Program tersebut meliputi pembukaan akses permukiman melalui Jalan Sulawesi dan Jalan Kalimantan agar pengembangan permukiman tidak hanya terpusat di Jalan Barito, pembangunan Waterfront City, serta program unggulan 1 Desa 1 Miliar.
HM. Wiyatno menegaskan, pemerataan pembangunan tidak selalu berarti setiap desa memperoleh anggaran dengan jumlah yang sama. Desa yang membutuhkan penanganan khusus dapat diberikan dukungan anggaran lebih besar sesuai kebutuhan.
"Adil itu tidak harus sama. Ada desa yang kemungkinan akan diberikan dana Rp2 miliar atau Rp3 miliar untuk desa yang perlu penanganan khusus, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, jalan, dan kantor pemerintahan,” tegasnya.
Selain mendorong pemerataan pembangunan, Pemkab Kapuas juga membidik Kabupaten Kapuas sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2029.
HM. Wiyatno optimistis target tersebut dapat diwujudkan seiring percepatan pembangunan berbagai infrastruktur. Sejumlah proyek yang disiapkan antara lain pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Kapuas, Waterfront City, pelebaran dan penataan sejumlah ruas jalan, pembangunan Simpang Camuh, serta peningkatan sarana ibadah dan fasilitas rumah sakit.
"Kita berharap tiga tahun mendatang Kabupaten Kapuas bisa menjadi tuan rumah Porprov 2029,” ujarnya.
Rencana pemekaran wilayah dan percepatan pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya memperpendek rentang pelayanan pemerintahan, tetapi juga memperkuat kesiapan Kabupaten Kapuas sebagai calon tuan rumah Porprov 2029. (fah/hru/jp).










