BREAKING NEWS

Tampilkan postingan dengan label ragam daerah bartim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ragam daerah bartim. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Oktober 2026

Antisipasi Kabut Asap, Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Bagikan Masker dan Perketat Pengawasan Hunian

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang membagikan masker kepada warga binaan sekaligus meningkatkan pengawasan blok hunian untuk mengantisipasi dampak kabut asap. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (26/10/2026) itu juga difokuskan pada pemeriksaan keamanan, kebersihan lingkungan, dan kondisi kesehatan warga binaan.

Kegiatan tersebut melibatkan Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, perawat, staf Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), serta Regu Jaga I. Pemeriksaan dilakukan di Blok Albatros, Beo, Cendrawasih, Dara, dan Enggang, serta sejumlah area lain di lingkungan rutan.

Petugas memeriksa kondisi keamanan dan kebersihan kamar hunian, lorong, saluran drainase, serta lingkungan sekitar. Warga binaan juga diimbau menjaga kebersihan dan menerapkan perilaku hidup sehat guna menciptakan lingkungan hunian yang bersih dan nyaman.

Untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap, petugas membagikan masker dan memantau kondisi kesehatan warga binaan. Mereka diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk serta segera melapor kepada petugas apabila mengalami keluhan, seperti batuk atau sesak napas.

Selain aspek kesehatan, kontrol keliling dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Petugas juga berkomunikasi langsung dengan warga binaan melalui pendekatan humanis guna menyerap informasi dan menjaga situasi hunian tetap kondusif.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, menegaskan bahwa pengawasan keamanan harus berjalan beriringan dengan pemenuhan kebutuhan kesehatan warga binaan.

"Kontrol blok hunian harus dilaksanakan secara konsisten untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Di sisi lain, kesehatan warga binaan juga menjadi perhatian kami, terutama dalam menghadapi kondisi kabut asap. Saya menginstruksikan seluruh jajaran agar meningkatkan kewaspadaan, memberikan pelayanan secara humanis, serta memastikan kebutuhan kesehatan warga binaan mendapat perhatian yang baik,” ujar Agung.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan dan mengoptimalkan pengawasan di lingkungan rutan, sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Berdasarkan hasil pemantauan, situasi Rutan Kelas IIB Tamiang Layang dilaporkan aman dan kondusif.

Melalui pembagian masker dan kontrol blok hunian ini, Rutan Kelas IIB Tamiang Layang berupaya menjaga kesehatan warga binaan sekaligus memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. (zi/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Fasilitasi WASMAT terhadap 9 Warga Binaan oleh Pengadilan Negeri

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang memfasilitasi kegiatan Pengawasan dan Pengamatan (WASMAT) oleh Pengadilan Negeri Tamiang Layang terhadap sembilan warga binaan, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini bertujuan mendukung pengawasan pelaksanaan putusan pengadilan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kegiatan tersebut dihadiri tiga hakim Pengadilan Negeri Tamiang Layang, yakni Galih Dewantoro Tri Kusumo, S.H., M.H., Annisa Saraswati, S.H., M.Kn., dan Nalendra Pradipto, S.H., M.H. Turut hadir Hendra Sabar P.S., S.H., Lie Ulien Nuha, S.H., Esmeralda Dasawarsani, A.Md., serta Kepala Urusan Pembinaan Operasional (KBO) Satreskrim Polres Barito Timur, IPTU Hakim. Dari pihak Rutan Tamiang Layang, kegiatan tersebut melibatkan Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan.

WASMAT dilaksanakan terhadap sembilan warga binaan dengan klasifikasi tindak pidana yang berbeda. Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan pengamatan terhadap pelaksanaan putusan pidana, sekaligus menjadi sarana untuk memastikan proses pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, menegaskan bahwa pihaknya mendukung pelaksanaan WASMAT sebagai bentuk sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan lembaga peradilan dalam memperkuat akuntabilitas pelaksanaan putusan pengadilan.

"Koordinasi dan sinergi dengan Pengadilan Negeri serta aparat penegak hukum lainnya sangat penting untuk memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing berjalan optimal. Kami mendukung kegiatan pengawasan dan pengamatan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas pelaksanaan putusan pengadilan serta memastikan proses pembinaan warga binaan berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Agung.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Tamiang Layang terus memperkuat koordinasi dengan Pengadilan Negeri dan aparat penegak hukum guna mendukung penyelenggaraan sistem pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan akuntabel serta menjunjung tinggi kepastian hukum. (zi/jp). 

Kapolres Barito Timur Pimpin Apel Operasi Patuh Telabang 2026

TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Telabang 2026 di halaman Mapolres Barito Timur, Senin (26/10/2026). Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, ini difokuskan pada peningkatan disiplin berlalu lintas, pencegahan kecelakaan, dan penegakan hukum yang humanis.

Dalam apel tersebut, Kapolres membacakan amanat Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Iwan Kurniawan. Operasi Patuh Telabang 2026 mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”.

Secara keseluruhan, sebanyak 573 personel dikerahkan untuk mendukung operasi di wilayah Kalimantan Tengah. Jumlah tersebut terdiri atas 108 personel Polda Kalteng, 415 personel Polresta dan Polres jajaran, serta 50 personel dari instansi terkait.

Apel gelar pasukan turut dihadiri Ketua DPRD Barito Timur, Kepala Kejaksaan Negeri Barito Timur, Ketua Pengadilan Negeri, Dandim 1012/Buntok, Kasatpol PP, perwakilan Jasa Raharja, pejabat utama Polres Bartim, para perwira, dan kapolsek jajaran.

Dalam amanatnya, Kapolda Kalteng menyoroti peningkatan angka kecelakaan lalu lintas yang menjadi dasar pentingnya penguatan upaya pencegahan dan penertiban di jalan raya.

Berdasarkan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Ditlantas Polda Kalteng yang disampaikan dalam amanat tersebut, tercatat 920 kejadian kecelakaan lalu lintas sepanjang Januari–September 2026. Angka itu meningkat 10,4 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yakni sebanyak 833 kejadian.

Jumlah korban meninggal dunia juga meningkat dari 207 orang pada Januari–September 2025 menjadi 214 orang pada periode yang sama tahun 2026, atau naik sekitar 3,4 persen.

Data tersebut menjadi perhatian bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat edukasi keselamatan berkendara, pengawasan, dan penegakan hukum guna menekan angka kecelakaan serta mengurangi fatalitas korban.

Sasaran Operasi Patuh Telabang 2026 mencakup berbagai potensi gangguan lalu lintas, mulai dari kemacetan dan pelanggaran hingga kondisi yang dapat memicu kecelakaan. Pelaksanaannya diarahkan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus membangun budaya berlalu lintas yang aman dan bertanggung jawab.

Ia juga menekankan optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam penegakan hukum lalu lintas, termasuk sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis dan mobile sesuai penerapannya di lapangan.

Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan mendukung penegakan hukum yang transparan, profesional, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Selain itu, dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menimbulkan kabut asap di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah turut menjadi perhatian. Kabut asap dapat mengurangi jarak pandang pengguna jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Karena itu, personel yang terlibat dalam operasi diminta mengedepankan empati dan kepedulian, terutama ketika menghadapi masyarakat yang terdampak kondisi lingkungan tersebut.

Ia juga menginstruksikan personel untuk melakukan deteksi dini dan memetakan lokasi rawan kemacetan maupun kecelakaan, memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat dan pelajar, serta menegakkan hukum secara tegas, terukur, dan humanis.

Upaya lainnya meliputi optimalisasi Kawasan Tertib Lalu Lintas, penguatan koordinasi dengan Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, TNI, dan instansi terkait, serta menjaga profesionalisme selama operasi berlangsung. Personel juga diminta menghindari tindakan kontraproduktif yang dapat merugikan masyarakat dan menurunkan kepercayaan publik terhadap Polri.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Polres Barito Timur akan mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Telabang 2026 melalui langkah preventif, edukatif, dan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapolres Bartim, AKBP Iqbal Sengaji, menegaskan bahwa operasi ini tidak hanya berorientasi pada penindakan pelanggaran, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

"Melalui operasi ini, kami mengajak seluruh masyarakat Barito Timur untuk semakin disiplin dan tertib dalam berlalu lintas. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Patuhi aturan, lengkapi perlengkapan berkendara, dan utamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegas Iqbal.

Ia juga meminta seluruh personel menjalankan tugas secara profesional, mengedepankan pendekatan humanis, dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Polres Bartim mengimbau pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, membawa kelengkapan surat kendaraan, tidak melawan arus, serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan aksi balap liar.

Melalui Operasi Patuh Telabang 2026, sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukum Polres Barito Timur.

Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi kunci untuk menekan risiko kecelakaan dan melindungi keselamatan seluruh pengguna jalan. (zi/jp). 

Cegah Perundungan di Sekolah, Kapolsek Dusun Tengah Edukasi Siswa MA Ampah

TAMIANG LAYANG- Polsek Dusun Tengah, Polres Barito Timur memberikan sosialisasi tentang bahaya perundungan (bullying) dan perundungan fisik (body shaming) kepada siswa dan siswi Madrasah Aliyah (MA) Ampah, Senin (26/10/2026) pagi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar untuk mencegah perundungan serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Stefanus Rantealo, didampingi Wakapolsek IPTU Edi S. dan sejumlah personel Polsek Dusun Tengah.

Dalam sosialisasi itu, para pelajar diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk perundungan, termasuk tindakan mengejek, menghina, atau merendahkan orang lain berdasarkan kondisi fisik dan penampilan. Para siswa juga diajak membangun sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menjaga perkataan dan perilaku dalam pergaulan sehari-hari.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sangaji melalui Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Stefanus Rantealo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan melalui program Polisi Peduli Pendidikan (Poldik).

"Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh siswa dan siswi MA Ampah memahami dampak negatif bullying dan body shaming. Kami mengajak para pelajar untuk saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menjaga perkataan dan perilaku agar tidak menyakiti atau merendahkan orang lain,” ujar IPTU Stefanus.

Ia juga mengimbau para pelajar agar berani melaporkan kepada guru, pihak sekolah, atau orang tua apabila mengalami maupun mengetahui tindakan perundungan di lingkungan sekolah.

Menurutnya, keterlibatan seluruh pihak, mulai dari siswa, guru, orang tua, hingga kepolisian, diperlukan untuk membangun lingkungan pendidikan yang aman dan mencegah terjadinya perundungan.

Kapolsek Dusun Tengah turut menyampaikan apresiasi kepada pihak MA Ampah atas dukungan dan kesempatan yang diberikan sehingga kegiatan sosialisasi tersebut dapat terlaksana dengan baik.

Polsek Dusun Tengah menyatakan akan terus mendorong upaya pencegahan perundungan melalui edukasi dan pendekatan kepada pelajar guna menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menghormati sesama. (zi/jp). 

Kapolsek Dusun Tengah Pimpin Pengaturan Lalu Lintas di Depan MAN Ampah

TAMIANG LAYANG- Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Stefanus Rantealo, memimpin pengaturan arus lalu lintas di depan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Ampah, Senin (26/10/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan pada jam masuk sekolah sekaligus memastikan keselamatan para pelajar dan pengguna jalan.

Dalam kegiatan tersebut, IPTU Stefanus didampingi Wakapolsek Dusun Tengah, IPTU Edi S., serta sejumlah personel Polsek Dusun Tengah. Petugas turun langsung ke jalan untuk mengatur arus kendaraan agar aktivitas masyarakat pada pagi hari berlangsung lancar dan tertib.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sangaji melalui Kapolsek Dusun Tengah, IPTU Stefanus Rantealo, menyampaikan bahwa pengaturan lalu lintas tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di kawasan sekolah yang berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan pada jam sibuk.

Kapolsek juga mengimbau para pengguna jalan agar mematuhi peraturan lalu lintas, meningkatkan kewaspadaan, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara guna mencegah kecelakaan.

Melalui kegiatan ini, Polsek Dusun Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di wilayah hukumnya.

Kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dalam mendukung pelaksanaan program 100 Hari Kapolri. (zi/jp). 

Minggu, 25 Oktober 2026

Operasi Antinarkoba di Bartim, 32 Sopir Angkutan Batu Bara Jalani Tes Urine, Seluruhnya Negatif

TAMIANG LAYANG- Satuan Reserse Narkoba Polres Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah, menggelar razia dan pemeriksaan urine terhadap 32 sopir angkutan batu bara di Jalan Hauling Road Eks Pertamina, Desa Murutuwu, Kecamatan Dusun Timur, Minggu (25/10/2026). Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sopir yang menjalani tes urine dinyatakan negatif narkoba.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba, sekaligus mendukung keselamatan transportasi angkutan batu bara di wilayah Barito Timur.

Operasi dipimpin Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Barito Timur, IPTU Ismail Lubis, S.H., dengan melibatkan personel gabungan dari Satresnarkoba, Satuan Samapta, Satintelkam, dan Provost.

Pemeriksaan dilakukan terhadap para sopir yang melintas di jalur angkutan batu bara tersebut. Berdasarkan hasil tes urine, tidak ditemukan indikasi penggunaan narkoba pada 32 sopir yang diperiksa.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji melalui Kasi Humas Polres Barito Timur, AKP Eko Sutrisno, mengatakan pemeriksaan urine merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, terutama di kalangan pengemudi kendaraan angkutan yang memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan pengguna jalan.

"Pemeriksaan urine ini merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, khususnya bagi para pengemudi angkutan batu bara yang memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan di jalan,” ujar Eko.

Ia juga mengimbau masyarakat agar menjauhi narkoba serta berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui dugaan penyalahgunaan atau peredaran gelap narkoba.

Menurutnya, Polres Barito Timur akan terus meningkatkan upaya pencegahan dan pengawasan melalui kegiatan yang terukur serta kerja sama dengan masyarakat guna menekan penyalahgunaan narkoba dan memutus mata rantai peredarannya.

Ia menegaskan, bahwa upaya pemberantasan narkoba membutuhkan komitmen bersama dan pelaksanaan yang konsisten serta berkelanjutan.

"Polres Barito Timur berkomitmen untuk terus melaksanakan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba melalui kegiatan pemeriksaan, deteksi dini, serta penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar AKP Eko. 

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba demi melindungi generasi muda dan menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat.

Polres Barito Timur menyatakan kegiatan razia dan pemeriksaan urine akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan. Seluruh rangkaian kegiatan pada Minggu tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Polres Barito Timur menegaskan komitmennya dalam mencegah penyalahgunaan narkoba serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya. (zi/jp). 

Sabtu, 24 Oktober 2026

Kapolres Bartim Pimpin Pemadaman Karhutla di Murutuwu

TAMIANG LAYANG- Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., memimpin langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Murutuwu, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, Sabtu (24/10/2026). Kebakaran yang terdeteksi melalui pemantauan titik panas (hotspot) berdasarkan data satelit NOAA-20/SNPP itu diperkirakan menghanguskan lahan seluas lima hektare.

Pengecekan lapangan (ground check) sekaligus pemadaman dilakukan mulai pukul 09.30 WIB hingga 19.30 WIB. Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan area terbakar berupa lahan gambut dan semak belukar dengan luas diperkirakan mencapai lima hektare.

Sebanyak 38 personel Polri bersama lima warga setempat dikerahkan untuk memadamkan api dan melakukan pendinginan di area yang masih menyisakan titik api. Penanganan didukung empat unit kendaraan roda empat, tiga unit alat pemadam kebakaran jenis alkon, serta 15 unit alat komunikasi handy talky (HT) untuk menunjang koordinasi petugas di lapangan.

Lokasi kebakaran berjarak sekitar 16,5 kilometer dari Markas Polres Barito Timur, dengan waktu tempuh kurang lebih 30 menit melalui jalur darat. Akses menuju lokasi dapat dilalui kendaraan sehingga petugas dapat menjangkau area kebakaran untuk melakukan pemadaman.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, menegaskan pentingnya kecepatan penanganan dan kerja sama dengan masyarakat dalam mengendalikan karhutla. Menurutnya, kebakaran di lahan gambut perlu mendapat perhatian khusus karena bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah dan berpotensi memicu kebakaran kembali.

Petugas melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api serta mencegah kebakaran meluas ke area sekitarnya. Selain itu, masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Barito Timur, AKP Eko Sutrisno, menyampaikan bahwa penanganan karhutla merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendeteksi dini kebakaran dan mencegah penyebarannya.

AKP Eko mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla serta berperan aktif menjaga lingkungan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Jumat, 23 Oktober 2026

Polres Bartim, Pemda, dan TNI Gelar Green Policing di Pasar Tamiang Layang

TAMIANG LAYANG- Polres Barito Timur (Bartim), Polda Kalimantan Tengah, bersama Pemerintah Kabupaten Barito Timur dan TNI menggelar kegiatan Green Policing di Pasar Temenggung Djayakarti, Tamiang Layang, Jum'at (23/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan pasar sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., Asisten I Setda Bartim, pejabat utama Polres Bartim, para perwira, serta personel kepolisian. Keterlibatan unsur pemerintah daerah dan TNI mencerminkan kolaborasi dalam mendukung kebersihan dan kenyamanan fasilitas publik.

Pasar Temenggung Djayakarti menjadi sasaran kegiatan karena merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi dan interaksi masyarakat. Kebersihan kawasan pasar dinilai penting untuk mendukung kenyamanan pedagang maupun pengunjung serta menciptakan lingkungan yang sehat.

Melalui program Green Policing, Polres Bartim mendorong masyarakat agar berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan membiasakan perilaku hidup bersih. Upaya tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung saat kegiatan bersama, tetapi juga diterapkan secara konsisten dalam aktivitas sehari-hari.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, mengatakan kegiatan Green Policing merupakan bagian dari upaya mendukung Program Quick Wins Kapolri melalui peningkatan kepedulian terhadap lingkungan dan kerja sama lintas sektor.

"Menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman. Kami mengajak masyarakat untuk memulai kepedulian terhadap lingkungan dari tempat beraktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan Polisi Bersama Masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Polres Bartim berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga kepedulian terhadap kebersihan pasar menjadi kebiasaan bersama.

Polres Barito Timur menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui kerja sama lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat. (zi/jp). 

Kamis, 22 Oktober 2026

Tiga Titik Hotspot Terdeteksi, Polsek Benua Lima Pastikan Api Padam

TAMIANG LAYANG- Personel Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur melakukan pengecekan lapangan (groundcheck) terhadap tiga titik panas (hotspot) yang terdeteksi satelit NASA melalui aplikasi Sipongi+ di kawasan hutan wilayah Kecamatan Benua Lima, Kamis (22/10/2026). Hasil pengecekan menunjukkan api telah padam, tetapi asap masih mengepul dari sisa material yang terbakar.

Pengecekan dimulai dengan menyasar kawasan hutan di jalur hauling road PT Adaro Indonesia Km 26, Km 29, dan Km 30. Lokasi tersebut berjarak sekitar 20 kilometer dari Markas Polsek Benua Lima, dengan waktu tempuh kurang lebih 40 menit.

Berdasarkan data pemantauan satelit, satu titik panas terdeteksi pada Kamis (22/10/2026) pukul 01.11 WIB, sedangkan dua titik lainnya terdeteksi pada Rabu (21/10/2026) pukul 12.27 WIB. Ketiga titik tersebut tercatat memiliki tingkat kepercayaan sedang dengan nilai 70.

Hasil pemeriksaan di lapangan mengidentifikasi area terdampak berada di kawasan hutan yang dikelola PT Alam Sukses Lestari (ASL). Areal tersebut berupa lahan gambut yang ditumbuhi pepohonan dan semak belukar, sehingga memerlukan pemantauan serta penanganan lanjutan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api.

Meski tidak ditemukan api yang masih menyala saat pengecekan, kepulan asap masih terlihat dari bekas kayu yang terbakar. PT ASL pun masih melakukan pembasahan di lokasi tersebut sebagai bagian dari upaya penanganan pascakebakaran.

Kegiatan groundcheck dilaksanakan oleh tiga personel Polsek Benua Lima menggunakan satu unit kendaraan roda empat. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mencocokkan informasi titik panas dari pemantauan satelit dengan kondisi faktual di lapangan.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, S.H., M.M., menyampaikan bahwa pengecekan lapangan ini untuk memastikan kondisi terkini pada tiga titik panas yang terdeteksi sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan lanjutan. 

"Meskipun api telah padam, keberadaan asap menunjukkan bahwa kondisi lokasi masih perlu dipantau hingga proses pembasahan selesai dan tidak ditemukan indikasi kebakaran berulang," ujarnya. (zi/jp). 

Hari Santri Nasional 2026, Kemenag Barito Timur Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Siap Hadapi Indonesia Emas

TAMIANG LAYANG- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Timur menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di halaman kantor setempat, Kamis (22/10/2026). 

Momentum ini menjadi pengingat pentingnya peran santri dalam menjaga nilai-nilai agama sekaligus meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi untuk menghadapi tantangan masa depan.

Kepala Kantor Kemenag Barito Timur, H Khairani, bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Kemenag Barito Timur, DPW, organisasi kemasyarakatan, para guru madrasah, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan tertulis Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, yang dibacakan H Khairani, ditegaskan bahwa santri masa kini dituntut tidak hanya menjadi penjaga tradisi keilmuan Islam dan akhlak mulia, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui penguasaan sains, teknologi, dan inovasi.

"Santri diharapkan tumbuh menjadi generasi unggul yang mampu mengambil bagian dalam pembangunan serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045," ujar H Khairani. 

Ia mengingatkan kembali sejarah perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia melalui Resolusi Jihad yang dimaklumatkan Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945.

"Jika dahulu santri berjuang dengan mengangkat senjata untuk mempertahankan kemerdekaan, kini perjuangan itu dilanjutkan melalui ilmu pengetahuan, karya, dan pengabdian kepada masyarakat," ingat H Khairani. 

Selain itu, ia menyoroti tiga fungsi strategis pesantren, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam bidang pendidikan, pesantren berperan melahirkan generasi berilmu dan berakhlak. Melalui dakwah, pesantren diharapkan terus menyebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin serta memperkuat kerukunan bangsa. Sementara dalam pemberdayaan masyarakat, pesantren didorong berkontribusi terhadap kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan.

Untuk mendukung peran tersebut, ujar H Khairani, Kementerian Agama menyiapkan sejumlah langkah penguatan, di antaranya pengembangan ekoteologi atau kesadaran menjaga kelestarian lingkungan, penguatan dakwah digital yang santun dan adaptif, serta perhatian terhadap fasilitas dan pemenuhan gizi santri.

Ia juga menegaskan, bahwa Hari Santri bukan semata-mata milik kalangan pesantren atau umat Islam, melainkan bagian dari semangat kebangsaan seluruh masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi persatuan dan cinta Tanah Air.

Nilai hubbul wathan minal iman yang bermakna cinta Tanah Air merupakan semangat yang perlu terus dipelihara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, H Khairani berharap santri mampu memperkuat kontribusi di bidang pendidikan, keagamaan, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat, tanpa meninggalkan nilai-nilai agama, akhlak, serta semangat kebangsaan. (zi/jp). 

Rabu, 21 Oktober 2026

Rutan Tamiang Layang Fasilitasi Litmas 13 Warga Binaan untuk Usulan Pembebasan Bersyarat

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang memfasilitasi pelaksanaan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) untuk usulan Pembebasan Bersyarat (PB) terhadap 13 warga binaan, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan oleh lima Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Muara Teweh sebagai bagian dari proses penilaian kesiapan warga binaan menjalani reintegrasi sosial.

Pelaksanaan Litmas berlangsung di Poliklinik Rutan Tamiang Layang. Lima Pembimbing Kemasyarakatan yang terlibat yakni Ananda Ivena Arthemishia, Irman Saepudin, Ferylina Tambunan, Elly Fera Kirnaeny, dan Ahmad Fuad Danang Saputra.

Dalam kegiatan tersebut, para Pembimbing Kemasyarakatan melakukan wawancara dan pendalaman informasi terhadap masing-masing warga binaan. Proses ini bertujuan mengumpulkan data mengenai latar belakang, kondisi, serta kesiapan warga binaan untuk kembali ke tengah masyarakat.

Hasil penelitian akan dituangkan dalam laporan Litmas yang menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses pengusulan Pembebasan Bersyarat. Pemberian hak integrasi tersebut tetap mengacu pada persyaratan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, menegaskan pentingnya koordinasi antara Rutan dan Bapas dalam mendukung proses pengusulan program integrasi bagi warga binaan.

"Sinergi antara Rutan dan Bapas sangat diperlukan untuk memastikan proses penelitian kemasyarakatan berjalan sesuai prosedur. Kami berkomitmen mendukung pemenuhan persyaratan administrasi serta pelaksanaan pembinaan agar warga binaan yang memenuhi ketentuan dapat mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat,” ujar Agung.

Rutan Tamiang Layang mendukung pelaksanaan kegiatan melalui penyediaan tempat dan fasilitasi teknis dengan tetap memperhatikan aspek keamanan serta ketertiban. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.

Melalui pelaksanaan Litmas ini, Rutan Tamiang Layang dan Bapas Muara Teweh memperkuat koordinasi dalam proses pengusulan Pembebasan Bersyarat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pemenuhan hak warga binaan sesuai ketentuan sekaligus mempersiapkan proses reintegrasi sosial agar berjalan secara terarah dan bertanggung jawab. (zi/jp).

Tiga Pejabat Rutan Tamiang Layang Dilantik, Agung Tekankan Integritas dan Profesionalisme

PALANGKA RAYA- Tiga pejabat Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebagai pejabat manajerial Eselon V di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kalimantan Tengah, Rabu (21/10/2026).

Pelantikan berlangsung di Aula Kanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah, Jalan Cilik Riwut Km 2,5, Kota Palangka Raya. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, bersama jajaran pejabat Rutan.

Tiga pejabat yang dilantik yakni Sri Rahayu, S.H., sebagai Kepala Pelayanan Tahanan; Junaidi sebagai Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan; serta Rizky Adrian Nakalelo, S.H., sebagai Kepala Subseksi Pengelolaan.

Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Pengayoman. Acara dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan, pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan berita acara sumpah jabatan dan pakta integritas. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian amanat dan arahan pimpinan terkait pelaksanaan tugas dan tanggung jawab jabatan.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, menegaskan bahwa pelantikan tersebut harus menjadi momentum bagi para pejabat untuk memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, dan menjalankan tugas secara bertanggung jawab.

"Jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Saya berharap para pejabat yang dilantik dapat menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur dan ketentuan yang berlaku, memperkuat koordinasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan,” ujar Agung.

Menurutnya, pelaksanaan tugas yang profesional dan berintegritas menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi pemasyarakatan, khususnya pada bidang pelayanan tahanan, pengamanan, dan pengelolaan administrasi.

Melalui pelantikan tersebut, Rutan Kelas IIB Tamiang Layang diharapkan semakin memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan akuntabilitas kinerja, serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Para pejabat yang dilantik juga diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan humanis sesuai ketentuan yang berlaku. (zi/jp). 

Selasa, 20 Oktober 2026

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Salurkan Sembako dan Masker untuk Warga Terdampak Karhutla di Desa Dayu

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang menyalurkan bantuan sosial berupa 10 paket sembako dan lima kotak masker kepada masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Dayu, Kecamatan Karusen Janang, Kabupaten Barito Timur, Selasa (20/10/2026).

Penyerahan bantuan berlangsung di Balai Desa Dayu. Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran pegawai. Bantuan diserahkan kepada Kepala Desa Dayu, Erto, S.AP., untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

Bantuan sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok warga, sedangkan masker ditujukan untuk mendukung perlindungan kesehatan masyarakat di tengah dampak karhutla.

Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian jajaran pemasyarakatan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat terdampak karhutla. Kami juga ingin menunjukkan bahwa Pemasyarakatan tidak hanya menjalankan tugas pembinaan dan pelayanan, tetapi turut hadir memberikan kontribusi positif serta kepedulian sosial bagi masyarakat,” ujar Agung.

Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya memperkuat koordinasi antara Rutan Tamiang Layang dan pemerintah desa dalam mendukung masyarakat yang terdampak karhutla.

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Ketua LASQI Bartim Bangga, Kafilah Raih Tiga Prestasi di FSQ XII Kalteng, Vokalis Gambus Anak Melaju ke Nasional

TAMIANG LAYANG- Kafilah Kabupaten Barito Timur menorehkan prestasi pada Festival Seni Qasidah (FSQ) XII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Kapuas. Dari 12 utusan yang diberangkatkan, kafilah Barito Timur berhasil meraih tiga prestasi, termasuk predikat Terbaik I kategori Vokalis Bintang Gambus tingkat anak-anak yang dipersiapkan untuk mewakili Kalimantan Tengah pada ajang tingkat nasional.

Ketua Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, hasil yang diraih menjadi kebanggaan sekaligus motivasi untuk meningkatkan pembinaan seni qasidah di Barito Timur.

“Alhamdulillah, dari 12 utusan yang kita bawa ke Kabupaten Kapuas, ada tiga nomor yang berhasil diraih peserta kita. Salah satunya Vokalis Bintang Gambus tingkat anak-anak meraih Terbaik I dan insyaallah akan mewakili Provinsi Kalimantan Tengah pada ajang tingkat nasional,” ujar Nursulistio kepada wartawan ini, Selasa (20/10/2026). 

Ia mengapresiasi kerja keras para peserta yang telah mengikuti kompetisi, serta peran pelatih, pembina, dan pendamping yang mendampingi kafilah sejak masa persiapan hingga pelaksanaan festival berakhir.

Nursulistio juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Timur, para orang tua peserta, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan, doa, serta semangat kepada kafilah selama mengikuti FSQ XII.

Menurutnya, keikutsertaan dalam festival tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana mengasah kemampuan, meningkatkan kualitas seni budaya Islami, membangun sportivitas, dan mempererat silaturahmi antardaerah.

"Harapannya, kegiatan ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan kemampuan, membina seni dan budaya, serta memperkuat silaturahmi,” katanya.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, Nursulistio memastikan seluruh rombongan kafilah Barito Timur telah kembali ke daerah dan kediaman masing-masing dalam keadaan sehat dan selamat.

Ia berharap prestasi yang diraih di Kabupaten Kapuas menjadi dorongan bagi LASQI Barito Timur untuk terus meningkatkan pembinaan dan mempersiapkan peserta agar mampu bersaing pada ajang yang lebih tinggi.

HUT ke-62 Golkar, Nursulistio Tegaskan Kader Harus Hadir dengan Kerja Nyata untuk Rakyat

TAMIANG LAYANG- Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Barito Timur, Nursulistio, menegaskan komitmen partainya untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat melalui kerja nyata, penyerapan aspirasi, dan dukungan terhadap pembangunan daerah. 

Penegasan itu disampaikan Nursulistio usai peringatan HUT ke-62 Partai Golkar di Ampah, Kecamatan Dusun Tengah, yang digelar secara sederhana di tengah kondisi karhutla dan kabut asap, Selasa (20/10/2026). 

Peringatan tersebut dilaksanakan secara terbatas dengan rangkaian kegiatan berupa ziarah ke Taman Makam Pahlawan di Ampah, dilanjutkan doa bersama dan syukuran sederhana.

Nursulistio mengatakan, keterbatasan pelaksanaan akibat kondisi lingkungan yang kurang mendukung tidak mengurangi makna peringatan HUT partai. Momentum tersebut justru menjadi kesempatan bagi seluruh kader untuk melakukan evaluasi, memperkuat soliditas organisasi, dan meneguhkan komitmen dalam melayani masyarakat.

"Bagi kami, HUT Partai Golkar bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat, mendengarkan aspirasi rakyat, serta menghadirkan karya nyata yang manfaatnya bisa dirasakan secara langsung,” ujar Nursulistio.

Ia menekankan, kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui integritas, tanggung jawab, dan tindakan konkret. Karena itu, kader Golkar di Barito Timur diminta tidak hanya menyampaikan komitmen, tetapi juga membuktikannya melalui kontribusi yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, peran Partai Golkar harus diwujudkan melalui kerja organisasi dan fraksi di lembaga pemerintahan, terutama dalam menyerap aspirasi, memperjuangkan kepentingan masyarakat, serta mendukung pembangunan yang berdampak pada kesejahteraan warga.

Nursulistio juga mengajak seluruh kader menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, dan membangun sinergi dengan pemerintah demi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, tenteram, dan sejahtera.

"Kepercayaan masyarakat harus kita jaga melalui kerja nyata. Kader Partai Golkar harus terus hadir bersama masyarakat, memberikan solusi, menguatkan kebersamaan, dan mendukung pembangunan,” tegasnya.

Ia berharap momentum HUT ke-62 menjadi penguat konsolidasi internal sekaligus dorongan bagi seluruh kader untuk menjaga nama baik partai melalui pengabdian yang berorientasi pada kepentingan publik.

Nursulistio turut meminta doa dan dukungan masyarakat agar Partai Golkar terus berkontribusi dalam mendorong kemajuan Kabupaten Barito Timur.

Menurutnya, kebesaran partai tidak cukup diukur dari perayaan dan kegiatan seremonial, tetapi juga dari kemampuan kader menjalankan tanggung jawab politik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Mohon doa restu dan dukungan seluruh masyarakat agar bersama-sama Partai Golkar mampu menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan pembangunan Barito Timur,” pungkasnya. (zi/jp). 

Rutan Kelas IIB Tamiang Layang Perkuat Integritas Pegawai, Tegaskan Komitmen Berantas Pungli dan Peredaran Barang Terlarang

TAMIANG LAYANG- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tamiang Layang memperkuat komitmen integritas dan profesionalisme pegawai melalui kegiatan penguatan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Aula PANGUNRAUN, Selasa (20/10/2026). Kegiatan dipimpin Kepala Rutan Kelas IIB Tamiang Layang, Agung Novarianto, dan diikuti jajaran pejabat struktural serta seluruh pegawai.

Kegiatan tersebut bertujuan menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku. Penguatan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban serta mencegah praktik yang bertentangan dengan aturan di lingkungan rutan.

Dalam kegiatan itu, Agung Novarianto bersama seluruh jajaran menegaskan komitmen untuk menolak dan mencegah segala bentuk pungutan liar (pungli), gratifikasi, peredaran narkoba dan telepon genggam ilegal, serta penyalahgunaan kewenangan.

Komitmen tersebut menuntut setiap pegawai menjalankan tugas secara jujur, disiplin, transparan, dan akuntabel. Seluruh petugas juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan, saling mengingatkan, serta menjalankan pengawasan sesuai kewenangan untuk meminimalkan potensi pelanggaran.

"Menjaga integritas bukan hanya tanggung jawab pimpinan, melainkan kewajiban kita bersama. Seluruh jajaran harus memiliki komitmen yang sama untuk menolak pungli, gratifikasi, peredaran narkoba dan HP ilegal, serta segala bentuk penyalahgunaan kewenangan. Komitmen ini harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas Agung.

Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Tamiang Layang menegaskan upaya membangun budaya kerja yang berintegritas melalui kepatuhan terhadap aturan, penguatan pengawasan internal, dan pelaksanaan tugas secara profesional. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih dari penyimpangan, serta mampu memberikan pelayanan yang profesional dan bertanggung jawab kepada masyarakat. (zi/jp). 

Senin, 19 Oktober 2026

Kankemenhaj Bartim Siapkan Operator SIK dan IKD Plus untuk Perkuat Validasi Data Jemaah

TAMIANG LAYANG- Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kankemenhaj) Kabupaten Barito Timur menyiapkan penataan akses Sistem Informasi Kementerian Haji dan Umrah (SIK) serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) Plus guna mendukung validasi data jemaah haji. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi daring melalui Zoom Meeting yang diikuti Kepala Kankemenhaj Barito Timur, Ahmad Fauzi, bersama dua operator, Senin (19/10/2026).

Rapat koordinasi tersebut membahas mekanisme aktivasi IKD Plus, penandatanganan pakta integritas, serta perjanjian kerahasiaan penggunaan SIK. Langkah ini merupakan bagian dari penataan hak akses sistem informasi untuk mendukung digitalisasi layanan haji dan umrah yang terintegrasi, akurat, dan aman.

Penataan akses tersebut juga menjadi tindak lanjut penguatan sinergi lintas kementerian melalui Surat Edaran Bersama (SEB) Menteri Dalam Negeri, Menteri Haji dan Umrah, serta Menteri Kesehatan yang telah ditandatangani sebelumnya.

Dalam rapat tersebut, dijelaskan bahwa kantor Kementerian Haji dan Umrah tingkat kabupaten/kota serta kantor wilayah provinsi perlu menerbitkan surat keputusan (SK) penunjukan operator SIK dan IKD Plus. 

Operator yang ditunjuk diwajibkan memasang dan menggunakan aplikasi IKD pribadi serta menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan tugas sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Haji dan Umrah RI akan mengajukan permohonan akses IKD Plus secara kolektif kepada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri. Setelah memperoleh persetujuan, fitur IKD Plus akan tersedia pada akun IKD pribadi operator yang telah mendapatkan otorisasi.

Pemanfaatan IKD Plus diharapkan membantu proses pemadanan dan verifikasi data kependudukan jemaah haji maupun calon pendaftar haji. Integrasi tersebut ditujukan untuk memastikan kesesuaian data sehingga proses administrasi penyelenggaraan ibadah haji dapat berjalan lebih tertib dan akurat.

Selain mendukung verifikasi data, integrasi layanan ini juga diharapkan mempermudah pendampingan aktivasi IKD bagi masyarakat, termasuk jemaah haji yang memerlukan bantuan untuk mengakses layanan identitas kependudukan digital sesuai ketentuan.

Untuk menjaga keamanan informasi, penggunaan IKD Plus akan disertai pengawasan berjenjang dari tingkat pusat, kantor wilayah, hingga kantor kabupaten/kota. Aktivitas akses tercatat dalam sistem dan dapat digunakan sebagai bahan pemantauan serta evaluasi apabila ditemukan penggunaan yang tidak sesuai ketentuan.

Setiap operator wajib menjaga kerahasiaan data dan menggunakan akses hanya untuk kepentingan kedinasan sesuai batas kewenangannya. Penyalahgunaan akses dapat ditindaklanjuti berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Kepala Kankemenhaj Kabupaten Barito Timur, H Ahmad Fauzi, menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung transformasi digital layanan haji dan umrah melalui penataan akses sistem informasi dan aktivasi IKD Plus.

"Kami di Kankemenhaj Kabupaten Barito Timur berkomitmen untuk terus mendukung transformasi digital layanan haji dan umrah yang dilakukan oleh Kementerian Haji dan Umrah RI, salah satunya melalui penataan akses SIK dan aktivasi IKD Plus ini. Harapannya, langkah ini dapat memperkuat tata kelola data yang aman serta mewujudkan pelayanan yang semakin terintegrasi dan akurat bagi seluruh jemaah,” tegas H Ahmad Fauzi.

Melalui persiapan tersebut, Kankemenhaj Barito Timur berharap pengelolaan data dan layanan administrasi haji semakin tertib, dengan tetap mengedepankan keamanan informasi, ketepatan data, dan perlindungan kerahasiaan data jemaah. (zi/jp). 

Bhabinkamtibmas Desa Bagok Sosialisasikan Pencegahan Karhutla dan Imbau Warga Bijak Bermedia Sosial

TAMIANG LAYANG- Bhabinkamtibmas Desa Bagok, Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah, melaksanakan kegiatan sambang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta Door to Door System (DDS) kepada perangkat Desa Bagok, Kecamatan Benua Lima, Senin (19/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh AIPDA Mujiono selaku Bhabinkamtibmas Desa Bagok tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, sekaligus mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam kegiatan tersebut, AIPDA Mujiono menyosialisasikan larangan membuka hutan dan lahan dengan cara membakar serta menjelaskan sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan. Ia juga menyampaikan Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah mengenai larangan membuka hutan dan lahan dengan cara dibakar.

Selain itu, masyarakat diimbau agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, serta tidak ikut menyebarluaskan berita bohong atau isu yang belum terverifikasi.

Bhabinkamtibmas juga menyosialisasikan layanan Call Center 110 Polres Barito Timur sebagai sarana bagi masyarakat untuk memperoleh bantuan dan layanan kepolisian, khususnya ketika menghadapi situasi darurat atau membutuhkan kehadiran petugas.

Terpisah, Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Benua Lima IPDA Ichvan Herianto, S.H., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan sambang kamtibmas merupakan bagian dari upaya Polri untuk mempererat hubungan dengan masyarakat dan pemerintah desa, sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas).

"Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat semakin memahami bahaya dan konsekuensi hukum pembakaran hutan dan lahan, mampu menyikapi informasi di media sosial secara bijak, serta mengetahui pemanfaatan layanan Call Center 110 ketika membutuhkan bantuan kepolisian," ujarnya. 

Ia menjelaskan, bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara Polri dan Pemerintah Desa Bagok dalam mendukung program pemerintah, mencegah terjadinya karhutla, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur. (zi/jp). 

Cegah Perundungan di Lingkungan Sekolah, Kapolsek Benua Lima Berikan Penyuluhan kepada Pelajar SMPN 1 Benua Lima

TAMIANG LAYANG- Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur, melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) tentang pencegahan perundungan (bullying) kepada para siswa dan siswi SMP Negeri 1 Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, Senin (19/10/2026) pagi.

Kegiatan yang dilaksanakan di halaman SMP Negeri 1 Benua Lima tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman para pelajar tentang bahaya perundungan serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan.

Penyuluhan dipimpin oleh Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, S.H., M.M., bersama personel Polsek Benua Lima, yakni AIPDA Karna Mudi, AIPDA Budiasyah, dan AIPDA Body Satria Prawira Diharjo.

Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk perundungan, pentingnya menjaga sikap saling menghormati, serta larangan melakukan tindakan yang dapat menyakiti atau merugikan orang lain, baik terhadap sesama siswa maupun guru dan staf sekolah.

Petugas juga memberikan edukasi mengenai konsekuensi dan sanksi yang dapat dikenakan kepada pelaku perundungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui penyuluhan ini, para siswa diharapkan mampu memahami dampak negatif perundungan dan berperan aktif dalam mencegahnya di lingkungan sekolah.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Benua Lima IPDA Ichvan Herianto, S.H., M.M., menekankan pentingnya edukasi sejak dini untuk membangun kesadaran pelajar agar tidak melakukan perundungan serta membiasakan perilaku saling menghargai.

"Melalui kegiatan binluh ini, kami berharap para pelajar SMP Negeri 1 Benua Lima dapat menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik tanpa adanya tindakan perundungan," ujarnya. 

IPDA Ichvan juga mengimbau seluruh pelajar untuk menghindari segala bentuk perundungan, berani melaporkan apabila mengetahui adanya tindakan perundungan, serta bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah. (zi/jp). 

Cegah Kecelakaan dan Tingkatkan Disiplin Pengendara, Polsek Benua Lima Gelar Gatur Pagi

TAMIANG LAYANG- Guna meningkatkan disiplin berlalu lintas dan mengantisipasi potensi kecelakaan, Polsek Benua Lima, Polres Barito Timur menggelar kegiatan pengaturan lalu lintas (Gatur Pagi) di Simpang Tiga SDN 1 dan SDN 2 Pasar Panas, Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, Senin (19/10/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, S.H., M.M., bersama AIPDA Karna Mudi, AIPDA Budiansyah, dan BRIPDA Supriyadi. Pengaturan lalu lintas difokuskan pada kelancaran arus kendaraan serta keselamatan pengguna jalan, terutama pelajar dan masyarakat yang beraktivitas pada pagi hari.

Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, personel kepolisian juga memberikan teguran lisan kepada pengendara sepeda motor yang tidak mematuhi ketentuan keselamatan dan kelengkapan kendaraan. Petugas mengingatkan pengendara agar menggunakan helm serta memastikan kendaraan dilengkapi pelat nomor dan kaca spion, serta menggunakan knalpot sesuai standar.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Benua Lima, IPDA Ichvan Herianto, S.H., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas.

"Penegakan disiplin melalui teguran dan edukasi di jalan diharapkan dapat mendorong pengendara lebih bertanggung jawab dalam berkendara, sekaligus menekan potensi pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," ujarnya. 

Ia menjelaskan, kegiatan Gatur Pagi juga menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam aktivitas sekolah dan mobilitas warga meningkat. 

"Melalui pengaturan lalu lintas dan penyampaian imbauan secara langsung, kami berupaya menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah hukum Polsek Benua Lima," ujar IPDA Ichvan. 

Kapolsek mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan memastikan kendaraan memenuhi persyaratan teknis demi keselamatan bersama. (zi/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes