BREAKING NEWS

Senin, 21 September 2026

Bupati Murung Raya Pastikan Rumah Oksigen Siaga Layani Warga di Tengah Kabut Asap

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) memastikan Rumah Oksigen tetap siaga memberikan pelayanan kepada masyarakat menyusul kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bupati Murung Raya, Heriyus turun langsung memantau kesiapan Rumah Oksigen yang salah satunya berada di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Murung Raya, Puruk Cahu, Senin (21/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Heriyus didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait. Ia mengecek langsung ruang oksigen serta fasilitas pemeriksaan kesehatan yang tersedia untuk memastikan seluruh layanan dalam kondisi siap digunakan.

"Kami memastikan pelayanan tetap berjalan maksimal agar masyarakat mendapatkan perlindungan dan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan di tengah kondisi kabut asap seperti saat ini,” ujar Heriyus.

Selain memastikan kesiapan fasilitas, Heriyus meminta petugas yang terlibat dalam penanganan karhutla turut memperhatikan kondisi kesehatan. Hal itu terutama bagi personel yang bekerja secara langsung di lapangan dan berpotensi terpapar asap.

Pemkab Murung Raya juga terus memperkuat kesiapsiagaan lintas perangkat daerah, termasuk melalui dukungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat maupun personel yang terlibat dalam penanganan karhutla.

Masyarakat diimbau menjaga kesehatan dan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan. Warga yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan kabut asap juga diimbau memanfaatkan layanan Rumah Oksigen yang telah disiapkan pemerintah. (dsk/maya/jp). 

PAM Bandarmasih Mulai Distribusikan Air Bersih Nonkonsumsi untuk MCK

BANJARMASIN- PT Air Minum Bandarmasih mulai mendistribusikan air bersih nonkonsumsi kepada masyarakat terdampak perubahan kualitas air baku. Distribusi dimulai Senin (21/9/2026) pukul 00.00 WITA dan air tersebut hanya diperuntukkan bagi kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK).

Direktur Utama PT Air Minum Bandarmasih, Zulbadi menegaskan, air yang didistribusikan dalam kondisi darurat tersebut tidak untuk diminum maupun digunakan untuk memasak.

"Mulai malam nanti pukul 00.00 WITA, kami akan mendistribusikan air bersih nonkonsumsi yang hanya digunakan untuk MCK,” ujar Zulbadi saat konferensi pers di Aula PAM Bandarmasih, Senin (21/9/2026).

Keputusan mendistribusikan air untuk kebutuhan MCK diambil setelah PAM Bandarmasih melakukan audiensi dengan masyarakat dan pelanggan di Kecamatan Banjarmasin Barat, Banjarmasin Tengah, dan Banjarmasin Utara. Dari hasil audiensi tersebut, sekitar 70 persen warga menginginkan distribusi air tetap berjalan untuk memenuhi kebutuhan MCK sehari-hari.

Zulbadi menjelaskan, air tersebut tetap melalui tahapan pengolahan, mulai dari koagulasi, sedimentasi, filtrasi hingga disinfeksi. Namun, perubahan kualitas air baku membuat hasil pengolahan belum memenuhi standar untuk dikonsumsi.

"Prosesnya sama. Listriknya sama, bahan kimianya sama, tenaga kerjanya sama. Yang membedakan adalah output-nya karena input-nya juga berbeda,” jelasnya.

Wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Banjarmasin Barat, enam kelurahan di Banjarmasin Tengah, yakni Teluk Dalam, Mawar, Kertak Baru Ilir, Kertak Baru Hulu, Pasar Lama, dan Antasan Besar. Selain itu, gangguan juga berdampak pada lima kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Utara.

Untuk memenuhi kebutuhan air minum, PAM Bandarmasih menyiapkan sejumlah tandon berkapasitas 3.000 liter di beberapa kawasan, di antaranya Alalak, Kuin Cerucuk, Pelambuan, dan Teluk Tiram.

Perusahaan juga mengajak pengurus RT, RW, musala, dan masjid yang bersedia menjadi titik keran umum untuk mendapatkan suplai air minum bagi masyarakat.

Distribusi air untuk kebutuhan MCK akan berlangsung selama kualitas air baku belum kembali memenuhi standar. Zulbadi berharap hujan segera turun sehingga kondisi air baku kembali normal.

"Selama hujan belum turun dan air bakunya masih di bawah standar, tentu kita tidak bisa mengolah,” katanya.

PAM Bandarmasih kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi air yang didistribusikan dalam kondisi darurat tersebut.

"Mudah-mudahan rekan-rekan media bisa menyampaikan kepada masyarakat bahwa ini nonkonsumsi, hanya untuk MCK,” pungkas Zulbadi. (fah/jp). 

Wakil Ketua DPRD Kalsel Ajak Warga Kandangan Barat Hidupkan Nilai Pancasila dalam Keseharian

HSS- Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Desy Oktavia Sari, mengajak masyarakat Kandangan Barat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan tersebut disampaikan Desy saat Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila (SOSREV) di Kandangan Barat, Senin (21/9/2026).

Menurut Desy, Pancasila tidak cukup hanya dipahami sebagai lima sila, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan tindakan dalam kehidupan bermasyarakat. Gotong royong, kepedulian terhadap sesama, menjaga kerukunan, serta merawat lingkungan merupakan bentuk sederhana pengamalan nilai-nilai Pancasila.

"Pancasila itu sebenarnya dekat dengan kehidupan kita. Ketika ada persoalan di lingkungan, kita tidak bisa hanya berpikir tentang diri sendiri. Kita perlu saling membantu, menjaga lingkungan, menjaga kerukunan, dan bersama-sama mencari jalan keluarnya,” kata Desy.

Ia menilai nilai kepedulian terhadap lingkungan semakin relevan dengan kondisi HSS yang dalam beberapa pekan terakhir menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). BPBD HSS sebelumnya menangani karhutla di sejumlah titik di Kecamatan Kandangan. Di sisi lain, pemerintah daerah bersama masyarakat terus memperkuat gotong royong dalam menghadapi dampak kabut asap.

Bagi Desy, kepedulian terhadap lingkungan merupakan salah satu bentuk nyata penerapan nilai Pancasila. Karena itu, ia berharap momentum sosialisasi tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi dilanjutkan dengan tindakan nyata di lingkungan masing-masing.

"Yang paling penting setelah kegiatan ini adalah bagaimana nilai yang kita bicarakan bisa dibawa pulang dan diterapkan. Mulai dari keluarga, lingkungan tempat tinggal, sampai bagaimana kita menjaga daerah kita. Hal-hal sederhana seperti itu justru yang membuat Pancasila benar-benar hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan SOSREV, Desy berharap masyarakat semakin memahami sekaligus mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

Menurutnya, sikap saling menghargai, semangat gotong royong, dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis sekaligus mendukung pembangunan daerah. (sar/ali/jp).

Wakil Ketua I DPRD Murung Raya Dorong Guru dan Pembina Pramuka Tingkatkan Kemampuan Public Speaking

PURUK CAHU- Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, memberikan pelatihan public speaking kepada guru dan pembina kepramukaan sebagai upaya meningkatkan keterampilan komunikasi dalam mendukung proses pendidikan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Setda Gedung B, Senin (21/9/2026), tersebut diikuti para pendidik dan pembina kepramukaan di Kabupaten Murung Raya.

Dina mengatakan, kemampuan public speaking bukan sekadar teknik berbicara di depan umum, tetapi juga menjadi instrumen penting bagi guru dan pembina dalam menyampaikan pesan secara efektif.

"Public speaking penting untuk menyampaikan materi secara efektif, menginspirasi peserta didik, sekaligus membangun kepercayaan diri di lingkungan satuan pendidikan,” kata Dina.

Menurut dia, guru tidak hanya berperan mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi komunikator utama, baik di dalam kelas maupun di tengah masyarakat. Kemampuan berkomunikasi yang baik, kata dia, dapat membantu siswa memahami materi pelajaran sekaligus meningkatkan motivasi belajar.

Sebagai pimpinan legislatif, Dina menegaskan komitmen DPRD Murung Raya dalam mendukung berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang pendidikan.

Dina yang memiliki pengalaman sebagai presenter televisi dan pembawa acara itu berharap, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta selama pelatihan dapat diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing.

"Saya berharap ilmu yang didapat melalui kegiatan ini dapat langsung diimplementasikan oleh para guru di sekolah masing-masing, sehingga mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih dinamis dan menyenangkan,” ujarnya.

Kegiatan yang digelar selama dua hari, 21-22 September 2026, tersebut diikuti 102 peserta yang merupakan perwakilan dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka, serta Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Murung Raya. (maya/jp). 

Bunda PAUD Bataguh Hadiri Pelantikan Pengurus HIMPAUDI Kapuas Periode 2026-2030

KUALA KAPUAS- Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kecamatan Bataguh, Badriah, mendampingi Bunda PAUD Kabupaten Kapuas, Hj Siti Saniah Wiyatno, menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Kapuas periode 2026-2030.

Dalam pelantikan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Senin (21/9/2026), Hj Liliana, ditetapkan sebagai Ketua Umum HIMPAUDI Kabupaten Kapuas periode 2026-2030. Kegiatan tersebut turut dihadiri para Bunda PAUD kecamatan se-Kabupaten Kapuas.

Badriah menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus HIMPAUDI yang baru. Ia berharap kepengurusan periode 2026-2030 dapat segera bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kapuas.

"Saya mengucapkan selamat kepada pengurus HIMPAUDI periode 2026-2030. Saya berharap pengurus HIMPAUDI yang baru dapat bergerak cepat dan bersinergi dengan seluruh stakeholder pendidikan untuk mewujudkan pendidikan hebat di Kabupaten Kapuas Bersinar,” ujar Badriah seusai acara pelantikan.

Badriah, yang juga menjabat Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kecamatan Bataguh, mengikuti kegiatan tersebut di sela-sela agenda Pelatihan Desa Ekspor Marketplace Shopee yang diselenggarakan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia.

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Kapuas, Hj Siti Saniah Wiyatno, berharap pengurus HIMPAUDI yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan keikhlasan dalam mendampingi serta membimbing anak-anak usia dini.

"Pendidikan Anak Usia Dini merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Peran guru dan tenaga kependidikan HIMPAUDI sangat diperlukan untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” katanya.

Ia menegaskan, penguatan pendidikan anak usia dini membutuhkan sinergi antara pendidik, tenaga kependidikan, pemerintah, serta berbagai pemangku kepentingan agar layanan pendidikan bagi anak usia dini dapat terus berkembang. (fah/hru/jp).

Hadiri HUT ke-67 Barito Selatan, Bupati Barito Utara Tegaskan Pentingnya Sinergi Antar-Daerah

MUARA TEWEH- Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menghadiri puncak peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan yang dipimpin Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran di Kantor Bupati Barito Selatan, Senin (21/9/2026).

Kehadiran H Shalahuddin menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Tengah di Barito Selatan. Dalam agenda tersebut, Gubernur menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat sekaligus meluncurkan program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).

Peringatan Hari Jadi ke-67 Barito Selatan mengusung tema "Bekerja Bersama, Merangkul Semua". 

Dalam sambutannya Gubernur H Agustiar menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan falsafah Huma Betang sebagai landasan memperkuat persatuan serta pemerataan pembangunan, termasuk hingga wilayah pedalaman.

Sejumlah isu strategis pembangunan daerah turut menjadi perhatian, di antaranya penguatan ekonomi lokal, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ketahanan pangan, serta dukungan terhadap program prioritas nasional Asta Cita.

Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menjadi perhatian, terutama menghadapi kondisi kemarau. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong kesiapsiagaan daerah, termasuk dukungan rumah oksigen dan penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Barito Selatan atas peringatan hari jadi ke-67.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, saya mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan. Semoga di bawah kepemimpinan dan sinergi yang terjalin, Barito Selatan semakin maju, mandiri, dan masyarakatnya semakin sejahtera," ujar H Shalahuddin.

Menurut H Shalahuddin, semangat “Bekerja Bersama, Merangkul Semua” dan nilai Huma Betang tidak hanya relevan dalam pembangunan Barito Selatan, tetapi juga dapat menjadi landasan memperkuat kerja sama antardaerah di Kalimantan Tengah.

"Sinergi lintas daerah dan kolaborasi erat dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah adalah kunci utama. Melalui semangat kebersamaan ini, kita di tingkat kabupaten/kota siap mendukung penuh kebijakan strategis Bapak Gubernur, termasuk program Kartu Huma Betang Sejahtera demi memberikan dampak nyata dan perlindungan sosial yang luas bagi masyarakat kita,” katanya.

Terkait penanganan karhutla, H Shalahuddin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi dalam menghadapi potensi kebakaran. Langkah tersebut diarahkan untuk melindungi keselamatan dan kesehatan masyarakat serta menjaga kelancaran aktivitas warga.

Puncak peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat provinsi dan kabupaten, kepala daerah atau perwakilan dari sejumlah kabupaten/kota, serta unsur masyarakat. (emca/jp). 

80 JCH Bartim Jalani Rikes, Kemenhaj Imbau Jaga Kesehatan Jelang Haji 1448 H

TAMIANG LAYANG- Sebanyak 80 jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Barito Timur (Bartim) tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan (rikes) sebagai bagian dari persiapan keberangkatan ke Tanah Suci.

Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Barito Timur, H Ahmad Fauzi, mengatakan pemeriksaan kesehatan JCH dilakukan melalui dua tahapan, yakni rikes tahap I dan tahap II. 

"Pemeriksaan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan kesiapan kesehatan jemaah sebelum keberangkatan," ujar H Ahmad Fauzi di Tamiang Layang, Senin (21/9/2026). 

Selain pemeriksaan kesehatan, ujar H Ahmad Fauzi, jemaah juga melengkapi tahapan administrasi, termasuk dokumen perjalanan dan perekaman biometrik. Proses perekaman biometrik dilakukan melalui aplikasi Saudi Visa Bio dengan pendampingan langsung petugas di Kantor Kemenhaj Kabupaten Barito Timur.

"Setelah tahapan pemeriksaan kesehatan dan kelengkapan dokumen, proses selanjutnya adalah menunggu penetapan istitaah kesehatan dari Dinas Kesehatan setempat,” ujarnya. 

Ia mengimbau seluruh JCH menjaga kondisi kesehatan sejak sekarang dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga pola makan, beristirahat cukup, serta mengikuti anjuran tenaga kesehatan. 

Imbauan tersebut dinilai semakin penting mengingat kondisi udara di wilayah Barito Timur turut terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Kami mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan dan menerapkan PHBS. Apalagi saat ini ada kabut asap akibat dampak karhutla. Jika mengalami gangguan kesehatan, segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan,” kata H Ahmad Fauzi. (zi/jp). 

Pemkab Barito Utara Terima Bantuan Karhutla dari Pemprov Kalteng, 2.000 Paket Pangan Disalurkan

MUARA TEWEH- Pemerintah Kabupaten Barito Utara menerima bantuan penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Bantuan berupa 2.000 paket pangan, 1.000 masker, dan 500 tablet vitamin tersebut disalurkan untuk masyarakat terdampak karhutla di Barito Utara.

Penyerahan bantuan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Barito Utara, Senin (21/9/2026), dalam rangkaian kunjungan kerja Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H Edy Pratowo. 

Selain bantuan penanganan dampak karhutla, Pemprov Kalteng juga menyerahkan Kartu Huma Betang Sejahtera kepada 7.664 penerima manfaat di Kabupaten Barito Utara.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah, Agus Candra, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah provinsi kepada masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan.

"Pada kegiatan hari ini di wilayah Kabupaten Barito Utara, telah didistribusikan bantuan pangan Gubernur sejumlah 2.000 paket, 1.000 buah masker, serta 500 tablet vitamin yang ditujukan khusus bagi masyarakat yang terdampak musibah kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, pada kesempatan ini juga diserahkan Kartu Huma Betang Sejahtera yang dialokasikan bagi 7.664 penerima manfaat,” kata Agus.

Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Barito Utara.

Ia mengatakan, dukungan dan kerja sama antarpemerintah diperlukan untuk membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla.

"Kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga mampu memberikan rasa aman, meringankan beban masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Inilah wujud nyata kepedulian dan kehadiran kita bersama dalam memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan dukungan yang layak, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Felix.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H Edy Pratowo mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap dampak karhutla.

Ia meminta masyarakat menggunakan masker ketika kondisi udara kurang baik serta tidak membuka lahan dengan cara membakar.

"Kepada masyarakat, saya minta tetap tenang namun waspada, gunakan masker saat kondisi udara di luar kurang baik, saling peduli, saling jaga, serta tidak boleh membuka lahan dengan cara membakar. Mari kita terus jaga kesehatan diri dan keluarga, serta bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan gotong royong serta berdoa agar daerah kita senantiasa aman dari ancaman karhutla di masa yang akan datang,” tegas Edy.

Penyerahan bantuan kemudian dilakukan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat. Bantuan pangan, masker, vitamin, serta Kartu Huma Betang Sejahtera tersebut menjadi bentuk dukungan Pemprov Kalteng kepada Pemkab Barito Utara dalam membantu masyarakat terdampak karhutla. (emca/jp). 

Anggota DPRD Kalsel Ajak Pemuda dan Karang Taruna Balangan Perkuat Persatuan Berlandaskan Pancasila

BALANGAN- Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Nor Fajeri, mengajak pemuda dan Karang Taruna menjadi penggerak persatuan di tengah masyarakat dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Ajakan itu disampaikan H Nor Fajeri saat melaksanakan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila bertema “Pancasila dan Semangat Persatuan” di Desa Layap, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Senin (21/9/2026).

Menurut H Nor Fajeri, persatuan dan kesatuan menjadi modal penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis. Perbedaan suku, budaya, agama, pandangan, dan latar belakang sosial, kata dia, perlu disikapi sebagai bagian dari keberagaman yang dapat memperkuat kehidupan bermasyarakat.

"Pancasila mengajarkan kita untuk saling menghormati, bergotong royong dan menjaga persatuan. Perbedaan adalah bagian dari kehidupan kita. Jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk saling menjauh atau terpecah,” ujar H Nor Fajeri.

Ia mengatakan, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan di lingkungan masyarakat. Pemuda dan Karang Taruna dinilai dapat mengambil peran melalui berbagai kegiatan positif yang mendorong kebersamaan sekaligus menjadi contoh dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila.

Selain itu, H Nor Fajeri mengingatkan masyarakat agar bijak menggunakan media sosial di tengah derasnya arus informasi. Ia meminta informasi yang belum terverifikasi tidak langsung dipercaya atau disebarluaskan karena berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu kerukunan.

"Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Mari kita gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif, mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan,” pesannya.

H Nor Fajeri berharap sosialisasi nilai-nilai Pancasila tidak berhenti pada pemahaman secara teori, tetapi diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Di antaranya dengan menjaga toleransi, membantu sesama, menyelesaikan persoalan melalui musyawarah, serta mengutamakan kepentingan bersama.

"Semangat persatuan harus kita rawat bersama. Mari kita jadikan Pancasila bukan sekadar hafalan, tetapi benar-benar kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari keluarga, lingkungan masyarakat hingga kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya. (sar/ali/jp). 

Legislator Kalsel Ajak Pelajar di Banjarmasin Perkuat Empat Pilar Kebangsaan

BANJARMASIN- Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Hj Dewi Damayanti Said, mengajak pelajar memperkuat pemahaman dan pengamalan empat pilar kebangsaan sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Pesan tersebut disampaikan Dewi saat menggelar Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila bertema "Penguatan 4 Pilar Kebangsaan” di SMA PGRI 1, Kelurahan Sungai Jingah, Banjarmasin, Senin (21/9/2026).

Dewi mengatakan, masa sekolah merupakan fase penting untuk membentuk karakter dan menanamkan nilai kebangsaan pada generasi muda. Menurutnya, pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan perlu diikuti dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

"Empat pilar kebangsaan jangan hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi harus menjadi bagian dari karakter dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dewi dalam kegiatan tersebut.

Dalam sosialisasi itu, Hj Dewi didampingi Erini Junita Sari, BA (Hons)., MSc dan Hj Hanifah. Keduanya turut memberikan materi mengenai empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. 

Dewi menekankan pentingnya penguatan nilai kebangsaan di kalangan pelajar di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Menurutnya, kemampuan menyaring informasi menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan, terutama ketika masyarakat menghadapi penyebaran hoaks, intoleransi, dan berbagai informasi yang berpotensi memicu perpecahan.

Diskusi berlangsung interaktif. Sejumlah siswa menyampaikan pertanyaan mengenai cara menyikapi informasi palsu, menghadapi sikap intoleran, serta menjaga persatuan di lingkungan sekolah yang memiliki latar belakang siswa yang beragam.

Dewi berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi mendorong para pelajar menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.

"Generasi muda tidak cukup hanya cerdas secara akademik. Mereka juga perlu memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara agar mampu menjaga persatuan Indonesia di tengah keberagaman,” katanya. (sar/ali/jp). 

Kabut Asap Menyelimuti Murung Raya, Bupati Bagikan 5.000 Masker kepada Warga

PURUK CAHU- Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) membagikan sekitar 5.000 masker gratis kepada masyarakat menyusul kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah setempat, Senin (21/9/2026).

Bupati Murung Raya, Heriyus bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah turun langsung membagikan masker kepada warga yang beraktivitas di luar ruangan. Pembagian dilakukan di sejumlah titik yang ramai dilalui masyarakat, di antaranya lampu merah Bundaran Batu Bara depan RSUD Puruk Cahu dan simpang PU.

Bupati Heriyus mengatakan pembagian masker merupakan salah satu langkah pemerintah daerah untuk mengurangi risiko paparan asap terhadap kesehatan masyarakat.

"Ini sebagai langkah kita untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat. Kami mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker apabila beraktivitas di luar rumah,” ujar Heriyus.

Selain menggunakan masker, Heriyus mengimbau masyarakat, terutama kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, serta warga dengan kondisi kesehatan tertentu, untuk membatasi aktivitas di luar ruangan selama kabut asap masih terjadi.

Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi kualitas udara dan segera mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.

Pemkab Murung Raya terus mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, sekaligus menjaga kesehatan selama kondisi tersebut berlangsung.

Pembagian masker menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan. (dsk/maya/jp). 

Bupati Murung Raya Siapkan Apresiasi Rp10 Juta bagi Pelapor Karhutla

PURUK CAHU-Bupati Murung Raya, Heriyus menyiapkan apresiasi sebesar Rp10 juta dari dana pribadi bagi masyarakat yang memberikan informasi terkait dugaan pembakaran lahan secara sengaja hingga dapat ditindaklanjuti oleh pihak berwenang.

Hal tersebut disampaikan Heriyus saat meninjau pemeriksaan kesehatan gratis bagi petugas dan relawan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di halaman Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya, Senin (21/9/2026).

Heriyus mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan Karhutla sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Ia menekankan, informasi dari masyarakat dapat membantu petugas mendeteksi dan menindaklanjuti potensi pembakaran lahan.

"Saya ingin memastikan seluruh petugas dan relawan yang bekerja di lapangan mendapatkan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan dengan baik. Mereka sudah bekerja keras membantu menangani Karhutla, sehingga kesehatan dan keselamatan mereka harus menjadi perhatian kita bersama," ujar Heriyus.

Saat peninjauan, Heriyus melihat langsung proses pemeriksaan kesehatan dan memastikan kondisi petugas serta relawan yang terlibat dalam penanganan Karhutla tetap mendapat perhatian.

Menurutnya, kesehatan dan keselamatan personel merupakan bagian penting dalam penanganan bencana karena petugas menghadapi berbagai risiko selama menjalankan tugas di lapangan.

Terkait apresiasi bagi pelapor, Heriyus menegaskan dana sebesar Rp10 juta tersebut merupakan dukungan pribadi dan tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Murung Raya. 

Oemkab Murung Raya juga terus memperkuat penanganan Karhutla secara terpadu setelah ditetapkannya status tanggap darurat Karhutla dan kekeringan.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. (dsk/maya/jp).

TP Posyandu Kalteng Salurkan Bantuan Karhutla dan Perkuat Posyandu 6 SPM di Barito Timur

TAMIANG LAYANG- Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, untuk memperkuat implementasi Posyandu 6 Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), sekaligus menyalurkan bantuan bagi masyarakat dan kader Posyandu yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (21/9/2026). 

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah, Ny. Aisyah Thisia Agustiar Sabran, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan transformasi Posyandu berjalan hingga tingkat kecamatan dan desa.

"Posyandu sudah bertransformasi di enam bidang SPM. Alhamdulillah, di Kabupaten Barito Timur sudah ada 10 Posyandu yang menerapkan enam SPM,” ujar Aisyah dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, transformasi Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan. Posyandu kini mencakup enam bidang, yakni kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas).

Transformasi tersebut, kata Aisyah, diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam menyampaikan berbagai kebutuhan dan pengaduan. Selanjutnya, kader Posyandu dapat meneruskan persoalan tersebut kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk ditindaklanjuti.

"Jadi setiap aduan dari masyarakat itu bisa sampai ke Posyandu dan nanti ditindaklanjuti ke OPD terkait. Sebenarnya ini juga lebih memudahkan masyarakat,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalteng juga menyerahkan bantuan sebagai bentuk intervensi enam bidang SPM sekaligus dukungan bagi masyarakat yang terdampak karhutla.

Bantuan yang disalurkan antara lain berupa 25 unit oksigen portabel dan 100 paket sembako dari Sekretariat Posyandu. Dari bidang pendidikan diserahkan 200 kotak masker anak dan 200 kotak susu.

Sementara itu, bidang kesehatan memberikan satu set Posyandu Kit dan 100 botol vitamin anak. Bidang pekerjaan umum menyerahkan satu unit pompa air untuk mendukung ketersediaan air bersih, khususnya di tengah kondisi musim kemarau dan dampak karhutla.

Dari bidang perumahan rakyat, bantuan yang diberikan berupa 150 botol susu beruang dan 150 botol UC 1000. Adapun bidang sosial menyalurkan 50 paket pakaian anak (kidswear), 50 botol UC 1000, serta 50 botol susu beruang.

Untuk bidang Trantibum Linmas, bantuan berupa pamflet dan masker diberikan sebagai bagian dari upaya perlindungan masyarakat dan pencegahan gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan asap karhutla.

Aisyah mengatakan, bantuan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi kepada para kader Posyandu yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Bantuan untuk para kader adalah salah satu bentuk apresiasi dari Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah kepada para kader Posyandu yang ada di Kabupaten Barito Timur yang sudah berjuang memberikan pelayanan semaksimal mungkin untuk masyarakat,” ujarnya.

Selain memberikan bantuan, Aisyah mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan selama musim kemarau dan menggunakan masker ketika beraktivitas di tengah kondisi udara yang terdampak asap.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

"Dalam menangani bencana kebakaran hutan dan lahan ini tidak hanya peran dari Gubernur Kalimantan Tengah, tentunya juga membutuhkan dukungan dari semua masyarakat, TNI, Polri, dan pemerintah kabupaten/kota,” katanya.

Aisyah menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh pihak. Ia juga meminta masyarakat mendukung langkah pemerintah daerah dalam menangani bencana karhutla di Kalimantan Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Aisyah turut menyampaikan bahwa Gubernur Kalimantan Tengah sebelumnya telah menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak karhutla di Kabupaten Barito Selatan. Bantuan pangan juga direncanakan disalurkan kepada masyarakat terdampak karhutla di Kabupaten Barito Timur.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Barito Timur, Ny. Misnawaty M. Yamin, menyambut baik kunjungan dan bantuan yang diberikan Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalteng.

Misnawaty berharap, dukungan tersebut dapat membantu masyarakat, khususnya anak-anak dan kader Posyandu di wilayah Kecamatan Paku.

Ia juga berharap upaya bersama dalam pelayanan masyarakat dapat terus ditingkatkan, termasuk dalam penanganan stunting.

"Mudah-mudahan yang akan datang anak-anak stunting di sini sudah tidak ada. Semoga lebih maju lagi,” ujar Misnawaty. 

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran TP-PKK Provinsi Kalteng, Kepala OPD Provinsi Kalteng, Bupati Barito Timur, M. Yamin, Ketua TP-PKK Kabupaten Barito Timur, Ny. Misnawaty M. Yamin dan jajarannya, asisten setda, staf ahli bupati, kepala OPD se-Kabupaten Barito Timur, Camat Paku dan jajarannya, posyandu tingkat provinsi, posyandu tingkat kabupaten, posyandu se-Kecamatan Paku, tenaga kesehatan, penyuluh tingkat provinsi dan masyarakat umum serta tamu undangan lainnya. (zi/jp). 

Dua Jenazah Tanpa Identitas Dievakuasi dari Pesisir Seruyan, Ditemukan Skoci KM Virgo Transport 8

KUALA PEMBUANG- Tim gabungan Basarnas, TNI, Polri, dan pemerintah desa mengevakuasi dua jenazah tanpa identitas yang ditemukan di wilayah pesisir Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Senin (21/9/2026).

Kedua jenazah ditemukan di lokasi berbeda. Jenazah pertama dievakuasi dari wilayah pesisir antara Sungai Tulis dan Sungai Gantingan sekitar pukul 08.38 WIB. Sementara jenazah kedua dievakuasi sekitar pukul 10.30 WIB dari kawasan pesisir Sungai Rambai.

Proses evakuasi diawali apel gabungan sekitar pukul 07.10 WIB di Kampung Sandurian. Apel dipimpin Kepala Basarnas Kalimantan Tengah Anak Agung Ketut Alit Suparnata sebagai persiapan sebelum tim bergerak menuju lokasi penemuan.

Personel yang terlibat antara lain Basarnas Kalteng, Kamarnit DAS Seruyan beserta personel, Danpos TNI AL beserta personel, Polsek Seruyan Hilir, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Perlu, aparatur Desa Sungai Perlu, serta personel Koramil 1015-09 Seruyan Hilir.

Kapolsek Seruyan Hilir, IPDA Eko Andrianto, mengatakan kedua jenazah telah berhasil dievakuasi dan proses identifikasi masih dilakukan.

"Kedua jenazah sudah berhasil kami evakuasi. Untuk identitas maupun asal-usulnya masih dalam proses pemeriksaan dan identifikasi. Kami bersama instansi terkait akan menindaklanjuti temuan ini sesuai prosedur,” ujar IPDA Eko.

Kedua jenazah selanjutnya akan dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi. Hingga proses evakuasi selesai, identitas serta asal-usul keduanya belum diketahui.
Selain mengevakuasi dua jenazah, tim menemukan satu unit skoci bertuliskan KM Virgo Transport 8. Temuan tersebut masih dalam tahap pendataan dan koordinasi dengan instansi terkait.

Belum ada kesimpulan bahwa skoci tersebut berkaitan dengan penemuan kedua jenazah. Tim masih melakukan penelusuran untuk mengetahui asal-usul dan status skoci tersebut.

Setelah seluruh proses evakuasi selesai, tim kembali ke Kantor Desa Sungai Perlu sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan konsolidasi.

Selanjutnya, proses pemeriksaan dan identifikasi kedua jenazah dilakukan di RS Bhayangkara Banjarmasin. Sementara itu, temuan skoci akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait. (gan/jp). 

PAD Seruyan Tak Capai Target, Wakil Ketua I DPRD Seruyan : APBD Perubahan Fokus Tutup Kekurangan Anggaran

KUALA PEMBUANG- Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan, Harsandi, menyoroti tidak tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berdampak terhadap ruang fiskal pemerintah daerah dalam penyusunan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Harsandi mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu persoalan yang harus disikapi pemerintah daerah melalui penyesuaian anggaran. Terlebih, kemampuan fiskal daerah turut dipengaruhi kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan Harsandi seusai mengikuti Rapat Paripurna Ke-4 DPRD Kabupaten Seruyan Masa Persidangan I Tahun 2026-2027 dengan agenda penyampaian pidato pengantar Bupati Seruyan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026, Senin (21/9/2026).

"PAD kita jauh berkurang dan tidak memenuhi target yang kita inginkan. Semua ini salah satunya dipengaruhi efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat,” kata Harsandi.

Menurut Harsandi, kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus melakukan penataan kembali terhadap anggaran yang telah disusun. Dalam APBD Perubahan 2026, pemerintah tidak diarahkan untuk menambah program atau kegiatan baru, melainkan menyesuaikan anggaran dengan kemampuan fiskal yang tersedia.

 "Untuk perubahan ini semuanya murni dilakukan untuk menutupi defisit atau kekurangan anggaran karena PAD kita tidak terpenuhi. Pemerintah daerah juga sudah mengondisikan seluruh dinas agar menyesuaikan dengan kondisi fiskal yang ada,” ujarnya.

Harsandi menegaskan, keterbatasan fiskal tersebut harus menjadi perhatian bersama karena berdampak langsung terhadap kemampuan daerah dalam membiayai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Di sisi lain, DPRD Seruyan terus mendorong pemerintah daerah meningkatkan PAD melalui berbagai upaya agar kemampuan pembiayaan daerah tidak semakin terbatas.
"Kita menyadari sepenuhnya bahwa efisiensi anggaran ini terjadi di tahun kedua pemerintahan periode sekarang. Kami sudah melakukan upaya maksimal terkait peningkatan PAD. Dorongan akan terus kami lakukan agar ke depan PAD kita bisa meningkat lagi,” katanya.

Ia berharap peningkatan PAD menjadi agenda berkelanjutan sehingga Seruyan memiliki ruang fiskal yang lebih kuat. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat menjaga pembiayaan pembangunan sekaligus memenuhi kebutuhan dasar dan pelayanan publik.

Rapat Paripurna Ke-4 DPRD Seruyan tersebut menjadi bagian dari tahapan pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Dalam kondisi ruang fiskal yang terbatas, DPRD dan pemerintah daerah diharapkan tetap memprioritaskan kebutuhan masyarakat, termasuk pelayanan dasar serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. (gan/jp). 

Sengketa Lahan Imey K dan PT ISA di Telang Masuk Tahap Verifikasi Koordinat

TAMIANG LAYANG- Sengketa lahan antara Imey K dan PT Indopenta Sejahtera Abadi (ISA) di Desa Telang, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, memasuki tahap verifikasi titik koordinat. Proses tersebut dilakukan melalui peninjauan lapangan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Barito Timur bersama lintas instansi, Senin (21/9/2026).

Peninjauan lapangan dilakukan untuk memverifikasi batas lahan yang menjadi objek klaim. Pengambilan dan pencatatan titik koordinat dilakukan oleh petugas Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Kabupaten Barito Timur.

"Kegiatan pengambilan data koordinat berjalan lancar dan disaksikan oleh seluruh pihak yang hadir,” ujar Kepala Kesbangpol Barito Timur, Anda Kriselina melalui Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik, Erwin Nazwar Raharjo.

Berdasarkan Berita Acara Nomor 200.1.3.4/420/KESBANGPOL/IX/2026, pada awal peninjauan belum ditemukan patok batas pada lahan yang menjadi objek klaim. Perwakilan pihak Imey K, Patmo, kemudian memasang patok sebelum petugas BPN melakukan pengambilan lima titik koordinat, yakni P1 hingga P5.

Erwin mengatakan, para pihak telah menyepakati bahwa data hasil pengambilan koordinat akan terlebih dahulu diolah oleh ATR/BPN Barito Timur. Hasil pengolahan tersebut selanjutnya menjadi salah satu dasar dalam proses mediasi.
"Para pihak sepakat bahwa hasil verifikasi koordinat tersebut selanjutnya akan diolah oleh pihak ATR/BPN Barito Timur. Hasil pengolahan data ini nantinya akan menjadi dasar pada tahapan mediasi selanjutnya,” kata Erwin.

Kegiatan peninjauan lapangan dan pengambilan data tersebut dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh para pihak terkait, antara lain M. Romi Andhika selaku Staf Legal PT ISA, Drs. Theodore YP Badowo, S.SH., serta Tioson D Palis.

Peninjauan juga disaksikan perwakilan Polres Barito Timur, Kodim 1012/Buntok, Kecamatan Paju Epat, Pemerintah Desa Telang, Damang Paju Epat, dan Penghulu Adat Desa Telang.b(zi/jp).

Barak Lima Pintu di Desa Danau Awang Terbakar, Kerugian Capai Rp104 Juta

TAMIANG LAYANG- Sebuah barak atau rumah kos lima pintu di Desa Danau RT. 01, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, terbakar pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun bangunan dan sejumlah barang milik penghuni hangus terbakar.

Bangunan milik Teler Biwin (81) itu berukuran sekitar 5 x 13 meter. Sebagian besar konstruksinya terbuat dari kayu dengan atap seng.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji melalui Kapolsek Awang, IPTU Saiful Fazrianoor, menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan saksi bernama Eftani (40), api pertama kali terlihat dari bagian atas bangunan barak.

 “Menurut keterangan saksi, api terlihat berasal dari bagian atas barak dan diduga akibat korsleting listrik,” ujar IPTU Saiful.

Setelah melihat api, saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kantor Desa Danau. Warga bersama-sama berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun, api dengan cepat membesar dan membakar seluruh bangunan yang terdiri atas lima pintu. Personel Polsek Awang kemudian tiba di lokasi dan membantu warga melakukan pemadaman.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah proses pemadaman selesai, personel kepolisian memastikan kondisi di sekitar lokasi telah aman.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp104 juta. Rinciannya, kerugian milik Teler Biwin diperkirakan sekitar Rp90 juta, Juni sekitar Rp4 juta, dan Dedi sekitar Rp10 juta.

Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, kepolisian masih melakukan pendataan terkait kebakaran.

Kapolsek Awang, IPTU Saiful Fazrianoor juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi dan penggunaan listrik.

"Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kondisi instalasi listrik, kabel, maupun peralatan elektronik secara berkala. Apabila ditemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan korsleting, segera lakukan perbaikan untuk mencegah terjadinya kebakaran,” pesannya. 

IPTU Saiful juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat terdekat apabila menemukan tanda-tanda kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin. (zi/jp). 

Polresta Banjarmasin dan YLKI Kalsel Perkuat Sinergi Perlindungan Konsumen

BANJARMASIN- Polresta Banjarmasin memperkuat sinergi dengan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Kalimantan Selatan dalam upaya meningkatkan perlindungan dan kepastian hukum bagi masyarakat sebagai konsumen.

Penguatan sinergi itu dibahas dalam kunjungan silaturahmi YLKI Kalimantan Selatan ke Mapolresta Banjarmasin, Senin (22/9/2026). Kunjungan tersebut diterima Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, didampingi Kasat Reskrim Kompol Eru Alsepa.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolresta Banjarmasin mengapresiasi kunjungan YLKI dan menilai lembaga perlindungan konsumen merupakan salah satu mitra strategis kepolisian dalam menjaga hak-hak masyarakat.

Menurut Riza, kolaborasi antara kepolisian dan lembaga konsumen diperlukan untuk merespons berbagai persoalan yang merugikan masyarakat, mulai dari peredaran barang ilegal, penipuan daring, hingga sengketa dalam perdagangan.

"Kami menyambut baik silaturahmi ini. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan YLKI sangat penting untuk memberikan edukasi, perlindungan, dan kepastian hukum bagi masyarakat Kota Banjarmasin sebagai konsumen,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua YLKI Kalimantan Selatan, H Fauzan Ramon, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan komunikasi antara YLKI dengan kepolisian.

Koordinasi terutama diperlukan dalam menangani laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran hak konsumen yang memiliki irisan dengan ranah pidana.

Fauzan berharap komunikasi dan koordinasi yang semakin baik antara YLKI dan Polresta Banjarmasin dapat mendukung penanganan pengaduan masyarakat secara lebih efektif, sekaligus meningkatkan pemahaman konsumen mengenai hak dan perlindungan hukum yang tersedia.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kerja sama antara kepolisian dan lembaga perlindungan konsumen dalam memberikan edukasi serta merespons persoalan yang berkaitan dengan hak-hak konsumen di Kota Banjarmasin. (fah/jp). 

 

Bupati HSS Koordinasikan Penanganan Banjir dan Bendung Malutu dengan BWS serta BRMP Kalsel

KANDANGAN- Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) memperkuat koordinasi lintas instansi untuk menangani persoalan banjir dan optimalisasi infrastruktur sumber daya air, termasuk Bendung Malutu.

Langkah tersebut dilakukan Bupati HSS, H Syafrudin Noor, melalui koordinasi bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah III Banjarmasin dan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan.

Dalam pertemuan itu, Bupati HSS bersama Kepala BWS Wilayah III Banjarmasin, Dedi Supriyadi, dan Kepala BRMP Kalimantan Selatan Wahidah Annisa Yusuf, membahas kondisi banjir di sejumlah wilayah HSS serta persoalan Bendung Malutu yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya air dan aktivitas masyarakat.

Bupati HSS, H Syafrudin Noor, menekankan bahwa penanganan banjir memerlukan sinergi lintas instansi, terutama dengan melibatkan lembaga yang memiliki kewenangan dan kompetensi teknis.

Menurutnya, dampak banjir terhadap aktivitas dan kehidupan masyarakat menjadi perhatian pemerintah daerah sehingga diperlukan penanganan yang lebih terpadu.

Selain banjir, Bendung Malutu turut menjadi perhatian dalam pembahasan. Infrastruktur tersebut berperan dalam pengelolaan sumber daya air yang mendukung kebutuhan masyarakat serta pengembangan sektor pertanian.

Pemkab HSS juga terus mendorong pengembangan program di sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan. Upaya itu diarahkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung kesejahteraan petani dan pembudidaya ikan dengan mengoptimalkan potensi sumber daya daerah.

Ketersediaan serta pengelolaan infrastruktur sumber daya air yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan perikanan.

"Koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret, baik dalam penanganan banjir maupun penguatan infrastruktur sumber daya air, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung program ketahanan pangan di HSS,” ujar Bupati HSS, Senin (21/9/2026). 

Dalam koordinasi tersebut, Bupati HSS didampingi Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten HSS, Hj Lutfiana, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten HSS, Hj Rahmawaty. (ari/jp). 

Motor Ditabrak Kendaraan Diduga Dump Truck, Pengendara Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

TAMIANG LAYANG- Kecelakaan lalu lintas yang diduga melibatkan sebuah dump truck berujung maut di Jalan Umum Tamiang Layang–Ampah, tepatnya di Desa Patung RT. 04, depan Gereja Maranatha, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Seorang pengendara sepeda motor, Muhamad Arsad (21), meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan. Dua penumpangnya Nor Khotimah (21) dan Al Billal (4) mengalami luka-luka.

Kendaraan yang diduga terlibat kecelakaan disebut berupa dump truck warna kuning. Namun, hingga laporan ini dibuat, identitas kendaraan maupun pengemudinya belum diketahui karena kendaraan tersebut meninggalkan lokasi setelah kejadian.

Kapolres Barito Timur, AKBP Iqbal Sengaji melalui Plt. Kasat Lantas Polres Barito Timur, IPDA Sukisno Hendika, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Mio Soul warna hitam-merah bernomor polisi KH 5424 DB yang dikendarai Muhamad Arsad melaju dari arah Tamiang Layang menuju Ampah.

Saat itu, korban membonceng Nor Khotimah dan anaknya, Al Billal.

"Sesampainya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan datang kendaraan yang diduga dump truck warna kuning. Kendaraan tersebut diduga oleng ke kanan jalan hingga masuk ke jalur sepeda motor. Karena jarak sudah sangat dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan,” ujar IPDA Dika di Tamiang Layang, Senin (21/9/2026). 

Benturan menyebabkan sepeda motor bersama pengendara dan kedua penumpangnya terjatuh.

Muhamad Arsad mengalami luka berat pada bagian kepala serta patah tulang tangan dan kaki sebelah kanan. Korban kemudian dibawa menuju Puskesmas Ampah, tetapi meninggal dunia dalam perjalanan.

Sedangkan Nor Khotimah mengalami patah tulang pada tangan dan kaki sebelah kanan. Sementara Al Billal mengalami luka lecet pada bagian pipi kanan.

Usai kecelakaan, kendaraan yang diduga dump truck warna kuning tersebut disebut meninggalkan lokasi kejadian menuju arah Ampah.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kendaraan dan pengemudinya. Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan kepolisian, kendaraan tersebut diduga tidak berhenti untuk memberikan pertolongan kepada korban maupun melaporkan kejadian kepada pihak berwenang.

Kondisi tersebut menjadi bagian dari penyelidikan polisi terkait dugaan tabrak lari dalam kecelakaan tersebut.

Dari pemeriksaan awal, sepeda motor korban mengalami kerusakan berat pada bagian depan. Velg depan pecah dan rangka bagian depan penyok. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,5 juta. 

"Petugas telah mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta mengumpulkan barang bukti yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut. Penanganan dan penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh Satlantas Polres Barito Timur,” jelas IPDA Dika.

Polisi juga mendata kondisi lingkungan di sekitar lokasi. Saat kejadian, cuaca dilaporkan cerah, namun terdapat kabut asap yang relatif tebal yang dapat mengganggu jarak pandang. Jalan dalam kondisi beraspal, arus lalu lintas sedang, dan terdapat permukiman penduduk di sekitar lokasi.

IPDA Dika mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan atau ciri-ciri dump truck warna kuning yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut agar segera memberikan informasi kepada kepolisian.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terlebih ketika jarak pandang terganggu oleh kabut asap. Apabila mengetahui informasi mengenai kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut, masyarakat dapat menyampaikannya kepada pihak Kepolisian,” pungkas IPDA Dika. (zi/jp). 

 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes