TAMIANG LAYANG- Dalam rangka memperkuat peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, Subdit Bintibsos dan Binpolmas Ditbinmas Polda Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan Kamtibmas Pemberdayaan Potensi Masyarakat melalui Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), bertempat di Aula Pratisara Wirya Polres Barito Timur, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Kalteng, AKBP Dr. G. Herundo Martho, Kasat Binmas Polres Bartim, AKP Asep Supriadi, pejabat Ditbinmas Polda Kalteng, personel Satbinmas Polres Bartim, serta diikuti sekitar 60 peserta yang terdiri dari unsur FKUB, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, tokoh wanita, dan pelajar.
Dalam sambutannya Kapolres Barito Timur, AKBP Eddy Santoso, menegaskan pentingnya kemitraan antara Polri dan masyarakat sebagai kunci utama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya dalam upaya pencegahan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penyelesaian permasalahan sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Kalteng, AKBP Dr. G. Herundo Martho, menyampaikan materi dengan tema “Peran Masyarakat dalam Upaya Pencegahan Karhutla dan Pemberdayaan Potensi Masyarakat dalam Memelihara Kamtibmas melalui FKPM”.
Ia menekankan, bahwa strategi pencegahan karhutla harus dilakukan secara preemtif dan preventif, melalui pembinaan, penyuluhan, sosialisasi, komunikasi humanis, serta koordinasi lintas instansi.
Melalui kegiatan ini, peserta juga diberikan pemahaman mengenai peran dan mekanisme FKPM sebagaimana diatur dalam Peraturan Polri Nomor 1 Tahun 2021, sebagai wadah musyawarah antara Polri dan masyarakat lintas suku, agama, ras, dan golongan dalam menyelesaikan permasalahan sosial dan tindak pidana ringan secara adil dan mufakat.
Kasat Binmas Polres Barito Timur, AKP Asep Supriadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari konsep Pemolisian Masyarakat (Polmas), yang menitikberatkan pada kemitraan strategis antara Polri dan masyarakat untuk mendeteksi, mengidentifikasi, serta menyelesaikan permasalahan Kamtibmas secara bersama-sama.
"Melalui pembinaan dan penyuluhan ini, diharapkan tumbuh kesadaran, kepedulian, dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis sebagai kebutuhan bersama,” jelas AKP Asep Supriadi. (zi/jp).














