TANJUNG- Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan di wilayah Kabupaten Tabalong. Pada Senin (27/4/2026) siang, dilakukan pengecekan pertumbuhan tanaman jagung pakan di lahan gabungan Kelompok Tani (Poktan) Bina Usaha RT 01, Desa Kasiau Raya, Kecamatan Murung Pudak.
Kegiatan tersebut dipimpin Bhabinkamtibmas Desa Kasiau Raya, Briptu Hardy Alex S., bersama Ketua Poktan Bina Usaha, Joko Samsudin, yang turun langsung ke lahan pertanian untuk memantau kondisi tanaman.
Dari hasil pengecekan, tanaman jagung pakan yang dikelola Poktan Bina Usaha telah memasuki usia sekitar 60 hari sejak masa tanam pada 8 Februari 2026. Lahan yang digunakan memiliki luas sekitar 2 hektare dengan pola tanam monokultur. Sumber pengairan lahan berasal dari tadah hujan dan sumur.
Adapun masa panen diperkirakan berlangsung pada pertengahan Mei 2026, meski hasil produksi belum dapat dipastikan.
Pengelolaan lahan dilakukan oleh Poktan Bina Usaha dengan dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) jenis jonder dalam proses pengolahan tanah.
Namun demikian, sejumlah kendala masih dihadapi petani, di antaranya ketergantungan pada curah hujan, cuaca panas pascatanam yang memengaruhi pertumbuhan tanaman sehingga perlu dilakukan penyulaman, serta serangan hama ulat yang merusak daun jagung.
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Kapolres Tabalong, AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polri melalui Bhabinkamtibmas di lapangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap sektor pertanian.
"Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya di sektor pertanian, guna memastikan program ketahanan pangan dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. (fah/jp).





