BREAKING NEWS

Jumat, 10 Juli 2026

DPRD Kalsel Apresiasi Tradisi Mesiwah Pare Gumboh, Perkuat Pelestarian Budaya Dayak Deah

BALANGAN- Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi Gerindra, Nor Fajeri, menghadiri pembukaan ritual adat Mesiwah Pare Gumboh yang diselenggarakan masyarakat Dayak Deah di Desa Liyu dan Desa Gunung Riut, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Jum'at (10/7/2026).

Mesiwah Pare Gumboh merupakan tradisi syukuran atas hasil panen padi yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Dayak Deah. Ritual adat ini menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus sarana menjaga nilai-nilai budaya, mempererat kebersamaan, dan melestarikan warisan leluhur.

Nor Fajeri mengapresiasi komitmen masyarakat Dayak Deah yang terus mempertahankan tradisi tersebut di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, Mesiwah Pare Gumboh tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga menjadi simbol persatuan dan identitas budaya masyarakat adat.

"Saya mengapresiasi kekompakan masyarakat Dayak Deah di Desa Liyu dan Gunung Riut yang terus menjaga tradisi Mesiwah Pare Gumboh. Tradisi ini bukan sekadar ungkapan syukur atas hasil panen, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan," ujar Nor Fajeri.

Ia menegaskan, DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mendukung upaya pelestarian adat dan budaya sebagai bagian dari kekayaan daerah yang perlu dijaga keberlangsungannya.

"Tradisi seperti ini harus terus dilestarikan karena merupakan identitas budaya Kalimantan Selatan. Kami mendukung setiap kegiatan adat yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat persatuan dan kebersamaan. Semoga hasil panen masyarakat semakin baik dan membawa kesejahteraan bagi seluruh warga," tambahnya.

Pembukaan Mesiwah Pare Gumboh dihadiri tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga dari Desa Liyu dan Desa Gunung Riut. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat melalui doa bersama dan prosesi adat yang dilaksanakan sesuai tradisi masyarakat Dayak Deah.

Masyarakat berharap tradisi Mesiwah Pare Gumboh dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya melestarikan warisan budaya sekaligus memperkuat solidaritas dan kebersamaan antarwarga. (sar/ali/jp). 

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes