BREAKING NEWS
#

Rabu, 09 Desember 2020

Logistik Pilkada Serentak 2020 di HST mendapat pengawalan ketat Anggota TNI-Polri

BARABAI - Dalam rangka menyukseskan Pilkada Serentak tahun 2020, TNI-Polri kawal logistik dari gudang KPU di GOR 24 Desember Barabai hingga ke desa-desa yang ada di Hulu Sungai Tengah (HST), Selasa (08/12).

Diawali apel gabungan bertempat yang Mapolres Hulu Sungai Tengah di Jalan Ir.H.M.Noor Barabai, anggota TNI-Pori langsung menunju ke Gedung Olah Raga 24 Desember dilanjutkan pembagian tugas pengawalan ke masing-masing wilayah sesuai dengan tujuan logistik pilkada diatar.

Dalam kesempatan apel gabungan, Kapolres HST, AKBP Danang Widaryanto SIK, menyampaikan bahwa mari kita sukseskan pemilihan pilkada serentak tahun 2020 dengan memberikan pengamanan saat pendistribusian logistik maupun pelaksanaan pemungutan suara untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati dan Wakil Bupati HST besok," tuturnya.

"Pengamanan kita lakukan dari gudang logistik KPU HST menuju desa-desa yang menjadi tujuan pendistribusian logistik tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Dandim 1002/Barabai, Letkol Inf Muh Ishak H. Baharuddin, S.I.P.M.I.,Pol, menyampaikan bahwa pengawalan pendistribusian logistik pemilihan pilkada serentak tahun 2020 ini untuk memastikan bahwa logistik tersebut  utuh dan lengkap sampai di TPS.

Dandim juga menambahkan, bahwa pada tanggal 05 Desember 2020 anggota kami bersama anggota Polres HST melaksanakan pengamanan dan pengawalan logistik pemilihan pilkada serentak tahun 2020 di 3 TPS, yaitu di Desa Aing Banti dan Juhu kecamatan Batang Alai Timur, yang merupakan Desa terluar di HST," ucapnya.

Lanjut Dandim, menuturkan bahwa perlu tenaga dan metal yang kuat untuk menuju desa Aing Bantai dan Desa Juhu, karena perjalanan menuju desa tersebut harus ditempuh dengan jalan kaki selama 2 s.d 3 hari perjalan, melewati perbukitan yang terjal dan menyebrangi sungai dengan arus deras.

Namun demikian TNI-Polri di HST tetap kompak dan solid dalam nyukseskan pemilihan pilkada serentak tahun 2020 hal ini terbukti sekitar pukul 21.15 wita tadi malam, melalui  komunikasi menggunakan telpon logistik sudah sampai di desa Aing Bantai dan Juhu dalam keadaan utuh dan lengkap serta personel dalam keadaan sehat wal afiat.

"Kenapa kita menggunakan telpon satelit, karena di dua desa tersebut tidak ada sinyal HP dan hanya bisa berkomunikasi menggunakan telpon satelit," jelas Dandim. (hen/jp).

Share Berita :

 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes