BREAKING NEWS

Tampilkan postingan dengan label adv pemkab tabalong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label adv pemkab tabalong. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Mei 2026

Dishub Tabalong Tahan Kenaikan Tarif Angkutan Langsat Manis Meski Harga BBM Naik

TANJUNG- Dinas Perhubungan Tabalong memastikan tarif angkutan Langsat Manis, baik angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar jemput dalam provinsi (AJDP), tidak mengalami kenaikan meski harga sejumlah BBM non-subsidi meningkat.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah Pemerintah Kabupaten Tabalong untuk menekan laju inflasi daerah, terutama yang dipicu oleh kenaikan biaya transportasi.

Kenaikan harga BBM non-subsidi seperti Pertamax Turbo dan Dexlite sebelumnya diketahui berdampak pada meningkatnya biaya operasional jasa angkutan. Sejumlah operator transportasi di berbagai daerah bahkan menyesuaikan tarif untuk menutup kenaikan biaya tersebut.

Namun, Dishub Tabalong menegaskan tarif angkutan Langsat Manis tetap stabil. Langkah ini dinilai penting karena tarif transportasi memiliki pengaruh langsung terhadap harga barang dan jasa lainnya.

Kepala UPTD Balai PKB Tabalong, Makarius Djatmiko, mengatakan program Langsat Manis sejak awal dirancang untuk menjaga keterjangkauan biaya transportasi masyarakat.

"Program ini memang bertujuan menekan dan mengendalikan inflasi di Kabupaten Tabalong, khususnya yang berasal dari biaya transportasi angkutan umum penumpang,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Adapun tarif AKDP layanan antar terminal tetap berlaku, yakni rute Tanjung–Banjarmasin dan Tanjung–Gambut sebesar Rp170.000, serta Tanjung–Banjarbaru dan Tanjung–Martapura sebesar Rp150.000.

Sementara itu, tarif AJDP layanan antar jemput juga tidak berubah, dengan rincian rute Tanjung–Banjarmasin Rp220.000, Tanjung–Banjarbaru Rp180.000, Tanjung–Martapura Rp175.000, dan Tanjung–Bandara sebesar Rp200.000.

Pemerintah daerah berharap kebijakan ini dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus menahan tekanan inflasi di wilayah Tabalong. (fah/jp). 

Minggu, 03 Mei 2026

Pengurus GOW Tabalong 2025–2030 Dikukuhkan, Wabup Soroti Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan

TANJUNG- Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, mengukuhkan Ketua dan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tabalong periode 2025–2030 di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Minggu (3/5/2026).

Pengukuhan turut disaksikan penasihat GOW Tabalong Desi Suryanti, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat daerah.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tabalong tertanggal 22 Agustus 2025, Nur Dewi Juliantini resmi menjabat sebagai Ketua GOW Kabupaten Tabalong bersama 25 pengurus yang berasal dari berbagai organisasi wanita di daerah tersebut.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, menegaskan bahwa organisasi perempuan memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, perempuan tidak hanya berperan dalam lingkup keluarga, tetapi juga menjadi penggerak di sektor sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.

"Keberadaan organisasi gabungan wanita memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan daerah. Perempuan hari ini tidak hanya berperan dalam lingkungan keluarga, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam kehidupan sosial, pendidikan hingga ekonomi masyarakat,” ujar Habib Muhammad Taufani Alkaf.

Ia berharap, kepengurusan baru GOW mampu memperkuat kolaborasi antarorganisasi perempuan serta menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Selain itu, Habib juga meminta GOW aktif mendukung program prioritas pemerintah daerah, mulai dari peningkatan kesejahteraan keluarga, penanganan stunting, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam mendukung visi Tabalong Smart.

Sementara itu, Ketua GOW Tabalong, Nur Dewi Juliantini, menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah melalui berbagai program kerja organisasi.

"GOW akan terus melaksanakan berbagai kegiatan yang bersinergi dengan pemerintah daerah dan mendukung program Tabalong Smart. Dari tujuh program yang ada, kami siap mendukung dan menjalankannya bersama,” kata Nur Dewi.

Ia berharap, GOW Tabalong semakin solid dan aktif menjalankan program kerja, sekaligus memperkuat kontribusi perempuan dalam pembangunan daerah, termasuk dalam upaya penanganan stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (fah/jp). 

Sabtu, 02 Mei 2026

Pengurus HIPMI Tabalong 2026–2029 Dilantik, Bupati Dorong Wirausaha Muda Perkuat Ekonomi Daerah

TANJUNG- Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Tabalong periode 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bersinar, Sabtu, 2 Mei 2026 malam. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani menegaskan pentingnya peran HIPMI sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Muhammad Noor Rifani menyampaikan, bahwa HIPMI memiliki posisi strategis dalam mencetak dan mendorong lahirnya wirausaha muda yang inovatif, tangguh, dan berdaya saing, khususnya dalam pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"HIPMI memiliki peran penting dalam mendorong tumbuhnya wirausaha muda di daerah. Organisasi ini bukan hanya tempat berhimpun, tetapi juga wadah untuk belajar, berkolaborasi, dan berkembang menjadi pengusaha yang inovatif dan tangguh,” ujar Rifani.

Ia berharap, kepengurusan baru HIPMI Tabalong mampu menghadirkan semangat dan program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, sinergi antara HIPMI, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan perlu terus diperkuat guna menciptakan peluang usaha baru sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tabalong, lanjut Rifani, siap mendukung berbagai langkah dan program HIPMI dalam membangun ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan. Ia juga mengajak seluruh anggota HIPMI untuk aktif berkolaborasi dan memanfaatkan peluang melalui program Tabalong Smart sebagai upaya memperkuat ekonomi daerah.

Dengan kepengurusan baru periode 2026–2029, HIPMI Tabalong diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (fah/jp). 

Selasa, 28 April 2026

Bupati Tabalong Pastikan Dukungan Penuh Proyek SDA 2026, Fokus Bendung Jaro dan Irigasi Pertanian

TANJUNG- Pemerintah Kabupaten Tabalong menegaskan komitmennya mendukung pembangunan infrastruktur sumber daya air (SDA) yang akan dilaksanakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III Banjarmasin pada 2026. Dukungan tersebut difokuskan untuk memperkuat sektor pertanian, ketahanan pangan, dan infrastruktur penunjang ekonomi masyarakat.

Komitmen itu disampaikan Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani usai menerima hibah aset jalan nasional dari Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Kalimantan Selatan di kediamannya, Selasa (28/4/2026).

Salah satu proyek prioritas yang akan dilanjutkan yakni pembangunan Bendung Jaro beserta embung di Kecamatan Jaro. Bupati yang akrab disapa Haji Fani menyebut proyek tersebut telah lama dinantikan masyarakat karena dinilai penting untuk mendukung kebutuhan air pertanian dan ketahanan pangan daerah.

"Program ini memang sangat ditunggu masyarakat, khususnya pembangunan embung di Jaro yang sejalan dengan program nasional ketahanan pangan,” ujar Haji Fani.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tabalong siap mendukung kelancaran proyek, mulai dari sosialisasi hingga koordinasi dengan masyarakat di tingkat kecamatan dan desa agar pelaksanaan pembangunan berjalan optimal.

Selain Bendung Jaro, pembangunan dan penataan siring di belakang Pasar Tanjung juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Kawasan tersebut dinilai strategis karena merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat Tabalong.

"Penanganan siring di belakang Pasar Tanjung sangat penting karena kawasan ini menjadi pusat perdagangan masyarakat. Dengan perbaikan ini, aktivitas ekonomi diharapkan lebih lancar dan nyaman,” katanya.

Di sektor pertanian, Pemkab Tabalong juga mendorong normalisasi serta pengembangan jaringan irigasi di sejumlah wilayah sentra pertanian, seperti Kecamatan Jaro, Upau, hingga wilayah selatan Tabalong. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.

Haji Fani menambahkan, pemerintah daerah akan mengusulkan tambahan titik pembangunan irigasi karena saat ini baru satu lokasi yang masuk dalam perencanaan pembangunan tahun 2026.

"Mayoritas masyarakat Tabalong adalah petani. Karena itu, pengembangan jaringan irigasi menjadi kebutuhan penting agar hasil pertanian bisa lebih maksimal,” ucapnya.

Pembangunan infrastruktur SDA di Kabupaten Tabalong diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dukungan terhadap sektor pertanian dan aktivitas ekonomi lokal. (fah/jp). 


Minggu, 26 April 2026

Lepas Jemaah Haji, Bupati Tabalong Tekankan Kesehatan dan Kekompakan di Tanah Suci

TANJUNG- Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, mengingatkan jemaah calon haji untuk menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Pesan tersebut disampaikan saat melepas keberangkatan jemaah menuju Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru, Minggu (26/4/2026).

Bupati menekankan pentingnya kesiapan fisik mengingat kondisi cuaca di Makkah dan Madinah yang cukup ekstrem, dengan suhu siang hari dapat mencapai hampir 40 derajat Celsius.

Ia mengimbau jemaah untuk menerapkan langkah-langkah sederhana guna menjaga kesehatan, seperti menggunakan pelindung kepala saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih atau air zam-zam, serta menjaga pola istirahat dan makan.

"Suhu di sana cukup tinggi, sehingga perlu kiat khusus agar tetap sehat. Gunakan pelindung seperti topi, perbanyak minum, dan jaga kondisi tubuh dengan istirahat cukup serta konsumsi makanan bergizi,” ujar Rifani.

Selain aspek kesehatan, Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga kebersamaan antarjemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Menurutnya, solidaritas dan kekompakan akan membantu kelancaran pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Ia berharap, seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke Tanah Air dengan predikat haji yang mabrur.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabalong juga menyerahkan cenderamata kepada jamaah sebagai bentuk perhatian dan doa sebelum keberangkatan. (fah/jp).

Selasa, 21 April 2026

Diskominfo Tabalong Gelar Bimtek PPID, Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

TANJUNG- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabalong menggelar bimbingan teknis (bimtek) Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sebagai upaya memperkuat keterbukaan informasi publik di lingkungan pemerintah daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Dandung Suchrowardi, Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Selasa (21/4/2026), dibuka secara resmi oleh Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama oleh para kepala SOPD untuk mendukung transparansi informasi publik.

Bimtek menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Ketua Komisi Informasi Kalimantan Selatan, H A.H. Rijani, Kasi Layanan Informasi Publik Diskominfo Kalsel, Muhammad Ayub Khan, Kabid Aptika Diskominfo Tabalong, M. Zainaini, serta Kabid IKP Diskominfo Tabalong, Eka Rismawina.

Sebanyak 73 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari pejabat yang ditunjuk sebagai PPID pelaksana pada SOPD dan BUMD di lingkungan Pemkab Tabalong.

Dalam sambutannya Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengapresiasi pelaksanaan bimtek tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik.

Ia menilai, keterbukaan informasi menjadi aspek penting dalam pemerintahan modern, sehingga masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas, benar, dan mudah diakses.

"Peran PPID sangat strategis dalam memastikan pelayanan informasi berjalan optimal,” katanya.

Bupati yang akrab disapa H Fani itu berharap peserta mampu menyusun Daftar Informasi Publik secara baik sehingga informasi yang disediakan lebih tertata, transparan, dan akuntabel.

"Pengelolaan informasi yang baik akan mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Diskominfo Tabalong, Eddy Suriyani, mengatakan keterbukaan informasi publik merupakan prinsip fundamental dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ia menegaskan, setiap warga negara berhak memperoleh informasi, khususnya yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.

“Hal ini telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Karena itu, bimtek ini menjadi langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif,” ujarnya.

Menurut Eddy, pemerintah daerah perlu memiliki Daftar Informasi Publik (DIP) yang terstruktur dan komprehensif guna menunjang pelayanan informasi.

“Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memahami secara mendalam tata cara pengklasifikasian dan pengelolaan informasi di masing-masing instansi,” jelasnya. (fah/jp).

Senin, 20 April 2026

Pasar Agribisnis Tabalong Sepi Aktivitas, Pemkab Alihfungsikan Sementara Jadi Rest Area

TANJUNG- Upaya Pemerintah Kabupaten Tabalong menghidupkan Pasar Agribisnis di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Haruai, masih menghadapi berbagai kendala. Akibat minimnya aktivitas perdagangan, pasar tersebut untuk sementara dialihfungsikan menjadi rest area.

Pasar agribisnis yang dibangun pada 2021 dengan anggaran sekitar Rp5 miliar itu semula diproyeksikan sebagai pusat perdagangan hasil pertanian dan hortikultura, sekaligus tempat berkumpulnya petani dan pengepul di wilayah utara Tabalong.

Namun hingga kini, fungsi tersebut belum berjalan optimal. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Tabalong, Soleh, mengatakan kendala utama terletak pada belum terpusatnya pedagang dan pengepul sayur yang berasal dari berbagai daerah, seperti Barabai, Amuntai, hingga Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

"Kesulitannya mengumpulkan pedagang dan pengepul karena belum tersentralisasi. Mereka datang dari berbagai daerah,” ujar Soleh, Senin (20/4/2026). 

Untuk mencegah fasilitas terbengkalai dan berpotensi disalahgunakan, pemerintah daerah mengambil langkah sementara dengan mengalihfungsikan kawasan tersebut menjadi rest area. DKUKMPP juga telah menjalin komunikasi dengan pihak swasta yang bersedia mengelola lokasi tersebut.

Menurut Soleh, jika aktivitas perdagangan mulai berkembang, pemerintah tetap membuka peluang untuk mengaktifkan kembali fungsi pasar agribisnis. Area belakang yang masih kosong disiapkan sebagai lokasi aktivitas perdagangan di masa mendatang.

Saat ini, pemerintah daerah mulai melakukan sejumlah pembenahan, termasuk perbaikan fasilitas dan pembersihan lingkungan sekitar. Rest area tersebut ditargetkan dapat segera beroperasi dalam waktu dekat, sembari pemerintah terus mencari solusi agar pasar agribisnis dapat difungsikan sesuai rencana awal. (fah/jp).

Minggu, 19 April 2026

Pelatihan Manajemen Kurban di Tabalong, YJGS–JULEHA Cetak Juru Sembelih Profesional Sesuai Syariat

TANJUNG- Yayasan Jagal Ganteng Syariah (YJGS) Tabalong bersama DPD Juru Sembelih Halal Indonesia (JULEHA) Tabalong menggelar pelatihan manajemen kurban guna mencetak juru sembelih profesional yang sesuai dengan syariat Islam.

Pelatihan yang diikuti ratusan peserta dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah ini berlangsung di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, pada Minggu, 19 April 2026. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan proses penyembelihan hewan kurban berjalan lancar, aman, serta menghasilkan daging yang halal dan thayyib.

Ketua YJGS Tabalong, Fahmi Anshari, mengatakan pelatihan ini membekali peserta dengan materi komprehensif, mulai dari fikih kurban hingga teknik penyembelihan yang benar dan berstandar halal.

"Materi yang disampaikan meliputi fikih kurban, teknik penyembelihan halal yang ihsan, teknik merobohkan sapi atau kerbau, serta cara mengasah golok sembelih agar tajam,” ujar Fahmi. 

Ia menambahkan, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya edukasi dan syiar kepada masyarakat agar pelaksanaan kurban memenuhi standar syariat Islam. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan profesionalisme para juru sembelih di daerah.

Pelatihan manajemen kurban tersebut diselenggarakan secara gratis, sebagai bentuk komitmen panitia dalam memperluas akses pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat. (fah/jp).
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes