BREAKING NEWS

Tampilkan postingan dengan label adv pemkab tabalong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label adv pemkab tabalong. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Mei 2026

Dishub Tabalong Tahan Kenaikan Tarif Angkutan Langsat Manis Meski Harga BBM Naik

TANJUNG- Dinas Perhubungan Tabalong memastikan tarif angkutan Langsat Manis, baik angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar jemput dalam provinsi (AJDP), tidak mengalami kenaikan meski harga sejumlah BBM non-subsidi meningkat.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah Pemerintah Kabupaten Tabalong untuk menekan laju inflasi daerah, terutama yang dipicu oleh kenaikan biaya transportasi.

Kenaikan harga BBM non-subsidi seperti Pertamax Turbo dan Dexlite sebelumnya diketahui berdampak pada meningkatnya biaya operasional jasa angkutan. Sejumlah operator transportasi di berbagai daerah bahkan menyesuaikan tarif untuk menutup kenaikan biaya tersebut.

Namun, Dishub Tabalong menegaskan tarif angkutan Langsat Manis tetap stabil. Langkah ini dinilai penting karena tarif transportasi memiliki pengaruh langsung terhadap harga barang dan jasa lainnya.

Kepala UPTD Balai PKB Tabalong, Makarius Djatmiko, mengatakan program Langsat Manis sejak awal dirancang untuk menjaga keterjangkauan biaya transportasi masyarakat.

"Program ini memang bertujuan menekan dan mengendalikan inflasi di Kabupaten Tabalong, khususnya yang berasal dari biaya transportasi angkutan umum penumpang,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Adapun tarif AKDP layanan antar terminal tetap berlaku, yakni rute Tanjung–Banjarmasin dan Tanjung–Gambut sebesar Rp170.000, serta Tanjung–Banjarbaru dan Tanjung–Martapura sebesar Rp150.000.

Sementara itu, tarif AJDP layanan antar jemput juga tidak berubah, dengan rincian rute Tanjung–Banjarmasin Rp220.000, Tanjung–Banjarbaru Rp180.000, Tanjung–Martapura Rp175.000, dan Tanjung–Bandara sebesar Rp200.000.

Pemerintah daerah berharap kebijakan ini dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus menahan tekanan inflasi di wilayah Tabalong. (fah/jp). 

Minggu, 03 Mei 2026

Pengurus GOW Tabalong 2025–2030 Dikukuhkan, Wabup Soroti Peran Strategis Perempuan dalam Pembangunan

TANJUNG- Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, mengukuhkan Ketua dan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tabalong periode 2025–2030 di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Minggu (3/5/2026).

Pengukuhan turut disaksikan penasihat GOW Tabalong Desi Suryanti, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat daerah.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Tabalong tertanggal 22 Agustus 2025, Nur Dewi Juliantini resmi menjabat sebagai Ketua GOW Kabupaten Tabalong bersama 25 pengurus yang berasal dari berbagai organisasi wanita di daerah tersebut.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, menegaskan bahwa organisasi perempuan memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, perempuan tidak hanya berperan dalam lingkup keluarga, tetapi juga menjadi penggerak di sektor sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.

"Keberadaan organisasi gabungan wanita memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan daerah. Perempuan hari ini tidak hanya berperan dalam lingkungan keluarga, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam kehidupan sosial, pendidikan hingga ekonomi masyarakat,” ujar Habib Muhammad Taufani Alkaf.

Ia berharap, kepengurusan baru GOW mampu memperkuat kolaborasi antarorganisasi perempuan serta menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Selain itu, Habib juga meminta GOW aktif mendukung program prioritas pemerintah daerah, mulai dari peningkatan kesejahteraan keluarga, penanganan stunting, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam mendukung visi Tabalong Smart.

Sementara itu, Ketua GOW Tabalong, Nur Dewi Juliantini, menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah melalui berbagai program kerja organisasi.

"GOW akan terus melaksanakan berbagai kegiatan yang bersinergi dengan pemerintah daerah dan mendukung program Tabalong Smart. Dari tujuh program yang ada, kami siap mendukung dan menjalankannya bersama,” kata Nur Dewi.

Ia berharap, GOW Tabalong semakin solid dan aktif menjalankan program kerja, sekaligus memperkuat kontribusi perempuan dalam pembangunan daerah, termasuk dalam upaya penanganan stunting dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (fah/jp). 

Sabtu, 02 Mei 2026

Pengurus HIPMI Tabalong 2026–2029 Dilantik, Bupati Dorong Wirausaha Muda Perkuat Ekonomi Daerah

TANJUNG- Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Tabalong periode 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bersinar, Sabtu, 2 Mei 2026 malam. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani menegaskan pentingnya peran HIPMI sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Muhammad Noor Rifani menyampaikan, bahwa HIPMI memiliki posisi strategis dalam mencetak dan mendorong lahirnya wirausaha muda yang inovatif, tangguh, dan berdaya saing, khususnya dalam pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"HIPMI memiliki peran penting dalam mendorong tumbuhnya wirausaha muda di daerah. Organisasi ini bukan hanya tempat berhimpun, tetapi juga wadah untuk belajar, berkolaborasi, dan berkembang menjadi pengusaha yang inovatif dan tangguh,” ujar Rifani.

Ia berharap, kepengurusan baru HIPMI Tabalong mampu menghadirkan semangat dan program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, sinergi antara HIPMI, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan perlu terus diperkuat guna menciptakan peluang usaha baru sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tabalong, lanjut Rifani, siap mendukung berbagai langkah dan program HIPMI dalam membangun ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan. Ia juga mengajak seluruh anggota HIPMI untuk aktif berkolaborasi dan memanfaatkan peluang melalui program Tabalong Smart sebagai upaya memperkuat ekonomi daerah.

Dengan kepengurusan baru periode 2026–2029, HIPMI Tabalong diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (fah/jp). 

Selasa, 28 April 2026

Bupati Tabalong Pastikan Dukungan Penuh Proyek SDA 2026, Fokus Bendung Jaro dan Irigasi Pertanian

TANJUNG- Pemerintah Kabupaten Tabalong menegaskan komitmennya mendukung pembangunan infrastruktur sumber daya air (SDA) yang akan dilaksanakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III Banjarmasin pada 2026. Dukungan tersebut difokuskan untuk memperkuat sektor pertanian, ketahanan pangan, dan infrastruktur penunjang ekonomi masyarakat.

Komitmen itu disampaikan Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani usai menerima hibah aset jalan nasional dari Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II Kalimantan Selatan di kediamannya, Selasa (28/4/2026).

Salah satu proyek prioritas yang akan dilanjutkan yakni pembangunan Bendung Jaro beserta embung di Kecamatan Jaro. Bupati yang akrab disapa Haji Fani menyebut proyek tersebut telah lama dinantikan masyarakat karena dinilai penting untuk mendukung kebutuhan air pertanian dan ketahanan pangan daerah.

"Program ini memang sangat ditunggu masyarakat, khususnya pembangunan embung di Jaro yang sejalan dengan program nasional ketahanan pangan,” ujar Haji Fani.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tabalong siap mendukung kelancaran proyek, mulai dari sosialisasi hingga koordinasi dengan masyarakat di tingkat kecamatan dan desa agar pelaksanaan pembangunan berjalan optimal.

Selain Bendung Jaro, pembangunan dan penataan siring di belakang Pasar Tanjung juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Kawasan tersebut dinilai strategis karena merupakan pusat aktivitas ekonomi masyarakat Tabalong.

"Penanganan siring di belakang Pasar Tanjung sangat penting karena kawasan ini menjadi pusat perdagangan masyarakat. Dengan perbaikan ini, aktivitas ekonomi diharapkan lebih lancar dan nyaman,” katanya.

Di sektor pertanian, Pemkab Tabalong juga mendorong normalisasi serta pengembangan jaringan irigasi di sejumlah wilayah sentra pertanian, seperti Kecamatan Jaro, Upau, hingga wilayah selatan Tabalong. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.

Haji Fani menambahkan, pemerintah daerah akan mengusulkan tambahan titik pembangunan irigasi karena saat ini baru satu lokasi yang masuk dalam perencanaan pembangunan tahun 2026.

"Mayoritas masyarakat Tabalong adalah petani. Karena itu, pengembangan jaringan irigasi menjadi kebutuhan penting agar hasil pertanian bisa lebih maksimal,” ucapnya.

Pembangunan infrastruktur SDA di Kabupaten Tabalong diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui dukungan terhadap sektor pertanian dan aktivitas ekonomi lokal. (fah/jp). 


Minggu, 26 April 2026

Lepas Jemaah Haji, Bupati Tabalong Tekankan Kesehatan dan Kekompakan di Tanah Suci

TANJUNG- Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, mengingatkan jemaah calon haji untuk menjaga kesehatan dan kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Pesan tersebut disampaikan saat melepas keberangkatan jemaah menuju Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru, Minggu (26/4/2026).

Bupati menekankan pentingnya kesiapan fisik mengingat kondisi cuaca di Makkah dan Madinah yang cukup ekstrem, dengan suhu siang hari dapat mencapai hampir 40 derajat Celsius.

Ia mengimbau jemaah untuk menerapkan langkah-langkah sederhana guna menjaga kesehatan, seperti menggunakan pelindung kepala saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih atau air zam-zam, serta menjaga pola istirahat dan makan.

"Suhu di sana cukup tinggi, sehingga perlu kiat khusus agar tetap sehat. Gunakan pelindung seperti topi, perbanyak minum, dan jaga kondisi tubuh dengan istirahat cukup serta konsumsi makanan bergizi,” ujar Rifani.

Selain aspek kesehatan, Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga kebersamaan antarjemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Menurutnya, solidaritas dan kekompakan akan membantu kelancaran pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Ia berharap, seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke Tanah Air dengan predikat haji yang mabrur.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tabalong juga menyerahkan cenderamata kepada jamaah sebagai bentuk perhatian dan doa sebelum keberangkatan. (fah/jp).

Selasa, 21 April 2026

Diskominfo Tabalong Gelar Bimtek PPID, Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

TANJUNG- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabalong menggelar bimbingan teknis (bimtek) Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sebagai upaya memperkuat keterbukaan informasi publik di lingkungan pemerintah daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Dandung Suchrowardi, Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Selasa (21/4/2026), dibuka secara resmi oleh Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama oleh para kepala SOPD untuk mendukung transparansi informasi publik.

Bimtek menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Ketua Komisi Informasi Kalimantan Selatan, H A.H. Rijani, Kasi Layanan Informasi Publik Diskominfo Kalsel, Muhammad Ayub Khan, Kabid Aptika Diskominfo Tabalong, M. Zainaini, serta Kabid IKP Diskominfo Tabalong, Eka Rismawina.

Sebanyak 73 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari pejabat yang ditunjuk sebagai PPID pelaksana pada SOPD dan BUMD di lingkungan Pemkab Tabalong.

Dalam sambutannya Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani mengapresiasi pelaksanaan bimtek tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik.

Ia menilai, keterbukaan informasi menjadi aspek penting dalam pemerintahan modern, sehingga masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas, benar, dan mudah diakses.

"Peran PPID sangat strategis dalam memastikan pelayanan informasi berjalan optimal,” katanya.

Bupati yang akrab disapa H Fani itu berharap peserta mampu menyusun Daftar Informasi Publik secara baik sehingga informasi yang disediakan lebih tertata, transparan, dan akuntabel.

"Pengelolaan informasi yang baik akan mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Diskominfo Tabalong, Eddy Suriyani, mengatakan keterbukaan informasi publik merupakan prinsip fundamental dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ia menegaskan, setiap warga negara berhak memperoleh informasi, khususnya yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.

“Hal ini telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Karena itu, bimtek ini menjadi langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif,” ujarnya.

Menurut Eddy, pemerintah daerah perlu memiliki Daftar Informasi Publik (DIP) yang terstruktur dan komprehensif guna menunjang pelayanan informasi.

“Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memahami secara mendalam tata cara pengklasifikasian dan pengelolaan informasi di masing-masing instansi,” jelasnya. (fah/jp).

Senin, 20 April 2026

Pasar Agribisnis Tabalong Sepi Aktivitas, Pemkab Alihfungsikan Sementara Jadi Rest Area

TANJUNG- Upaya Pemerintah Kabupaten Tabalong menghidupkan Pasar Agribisnis di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Haruai, masih menghadapi berbagai kendala. Akibat minimnya aktivitas perdagangan, pasar tersebut untuk sementara dialihfungsikan menjadi rest area.

Pasar agribisnis yang dibangun pada 2021 dengan anggaran sekitar Rp5 miliar itu semula diproyeksikan sebagai pusat perdagangan hasil pertanian dan hortikultura, sekaligus tempat berkumpulnya petani dan pengepul di wilayah utara Tabalong.

Namun hingga kini, fungsi tersebut belum berjalan optimal. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Tabalong, Soleh, mengatakan kendala utama terletak pada belum terpusatnya pedagang dan pengepul sayur yang berasal dari berbagai daerah, seperti Barabai, Amuntai, hingga Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

"Kesulitannya mengumpulkan pedagang dan pengepul karena belum tersentralisasi. Mereka datang dari berbagai daerah,” ujar Soleh, Senin (20/4/2026). 

Untuk mencegah fasilitas terbengkalai dan berpotensi disalahgunakan, pemerintah daerah mengambil langkah sementara dengan mengalihfungsikan kawasan tersebut menjadi rest area. DKUKMPP juga telah menjalin komunikasi dengan pihak swasta yang bersedia mengelola lokasi tersebut.

Menurut Soleh, jika aktivitas perdagangan mulai berkembang, pemerintah tetap membuka peluang untuk mengaktifkan kembali fungsi pasar agribisnis. Area belakang yang masih kosong disiapkan sebagai lokasi aktivitas perdagangan di masa mendatang.

Saat ini, pemerintah daerah mulai melakukan sejumlah pembenahan, termasuk perbaikan fasilitas dan pembersihan lingkungan sekitar. Rest area tersebut ditargetkan dapat segera beroperasi dalam waktu dekat, sembari pemerintah terus mencari solusi agar pasar agribisnis dapat difungsikan sesuai rencana awal. (fah/jp).

Minggu, 19 April 2026

Pelatihan Manajemen Kurban di Tabalong, YJGS–JULEHA Cetak Juru Sembelih Profesional Sesuai Syariat

TANJUNG- Yayasan Jagal Ganteng Syariah (YJGS) Tabalong bersama DPD Juru Sembelih Halal Indonesia (JULEHA) Tabalong menggelar pelatihan manajemen kurban guna mencetak juru sembelih profesional yang sesuai dengan syariat Islam.

Pelatihan yang diikuti ratusan peserta dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah ini berlangsung di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, pada Minggu, 19 April 2026. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan proses penyembelihan hewan kurban berjalan lancar, aman, serta menghasilkan daging yang halal dan thayyib.

Ketua YJGS Tabalong, Fahmi Anshari, mengatakan pelatihan ini membekali peserta dengan materi komprehensif, mulai dari fikih kurban hingga teknik penyembelihan yang benar dan berstandar halal.

"Materi yang disampaikan meliputi fikih kurban, teknik penyembelihan halal yang ihsan, teknik merobohkan sapi atau kerbau, serta cara mengasah golok sembelih agar tajam,” ujar Fahmi. 

Ia menambahkan, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya edukasi dan syiar kepada masyarakat agar pelaksanaan kurban memenuhi standar syariat Islam. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan profesionalisme para juru sembelih di daerah.

Pelatihan manajemen kurban tersebut diselenggarakan secara gratis, sebagai bentuk komitmen panitia dalam memperluas akses pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat. (fah/jp).

Bupati Tabalong Apresiasi Pelatihan Manajemen Kurban, Dorong Peningkatan SDM Terampil Sesuai Syariat

TANJUNG- Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani mengapresiasi pelaksanaan pelatihan manajemen kurban yang digelar Yayasan Jagal Ganteng Syariah Tabalong bersama Dewan Pimpinan Daerah Juru Sembelih Halal Indonesia Tabalong.

Kegiatan ini dinilai penting dalam memastikan proses penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam sekaligus mendukung peningkatan sumber daya manusia (SDM) terampil di daerah.

Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tabalong di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, pada Minggu 19 April 2026.

Dalam sambutannya Bupati M. Noor Rifani, menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis penyembelihan halal, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam menjamin produk daging kurban yang halal dan thayyib bagi masyarakat.

"Ini adalah kesempatan yang baik karena peserta dilatih sesuai syariat dan sunah Rasul. Harapannya, hasil penyembelihan benar-benar halal dari proses yang benar. Ilmu yang didapat juga diharapkan bisa disebarluaskan kepada masyarakat secara berjenjang,” ujar Muhammad Noor Rifani.

Ia juga mengingatkan peserta agar memanfaatkan pelatihan secara optimal sebagai bekal pengetahuan dan keterampilan, sekaligus menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam mencetak 15 ribu tenaga terampil serta memperkuat pembangunan daerah yang religius. (fah/jp).

Jumat, 17 April 2026

Pemkab Tabalong Perkuat Pengawasan Obat, Siap Dampingi BPOM Edukasi Bahaya Antibiotik

TANJUNG- Pemerintah Kabupaten Tabalong menegaskan komitmennya memperkuat perlindungan masyarakat melalui pengawasan dan edukasi penggunaan obat, khususnya antibiotik, dengan menggandeng Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, saat rapat koordinasi kebijakan pelayanan obat di apotek yang digelar di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Jum'at, 17 April 2026.

Menurut Rifani, pengawasan distribusi dan penggunaan obat perlu diperketat untuk mencegah penyalahgunaan yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat. Ia menilai peran BPOM sangat penting dalam memastikan obat-obatan beredar sesuai regulasi.

Pemerintah daerah, lanjutnya, siap mendukung penuh upaya sosialisasi BPOM hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Langkah ini dinilai penting agar masyarakat memahami risiko penggunaan obat tanpa pengawasan tenaga medis, terutama antibiotik.

"Kami siap mendampingi sosialisasi hingga ke masyarakat, agar warga memahami cara melindungi diri dari penyalahgunaan obat,” ujar Rifani.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa pembelian obat keras tetap dapat dilayani melalui apoteker di apotek sesuai ketentuan. Namun, khusus antibiotik, masyarakat diwajibkan menggunakan resep dokter.

Kebijakan ini diharapkan mampu menekan penggunaan antibiotik secara sembarangan yang berisiko menimbulkan resistensi dan dampak kesehatan lainnya. (fah/jp). 

Kamis, 16 April 2026

Pemkab Tabalong Percepat Pengisian Jabatan Kosong, Pelantikan Ditargetkan Mei 2026

TANJUNG- Pemerintah Kabupaten Tabalong mempercepat proses pengisian sejumlah jabatan kosong di lingkungan pemerintah daerah menyusul adanya pejabat yang memasuki masa pensiun serta kebutuhan penyegaran organisasi.

Langkah percepatan ini dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Sejumlah posisi yang kosong saat ini tengah diproses pengisiannya melalui mekanisme yang berlaku.

Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, mengatakan pengisian jabatan tinggi pratama dilakukan melalui seleksi terbuka guna menjaring kandidat terbaik secara profesional dan transparan.

"Seluruh proses kami serahkan sepenuhnya kepada panitia seleksi tanpa intervensi, termasuk dalam menentukan urutan kandidat yang direkomendasikan,” ujar M. Noor Rifani, Kamis (16/4/2026). 

Hasil seleksi tersebut selanjutnya akan disampaikan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mendapatkan persetujuan sesuai prosedur yang berlaku sebelum penetapan dan pelantikan dilakukan.

Rifani menargetkan seluruh tahapan dapat rampung dalam waktu dekat. Ia memperkirakan pelantikan pejabat definitif paling lambat dilaksanakan pada Mei 2026.

"Proses masih berjalan di BKN. Kami menargetkan selambat-lambatnya Mei sudah ada pejabat definitif, baik untuk eselon II, III, hingga IV, karena ada yang pensiun dan juga kebutuhan rotasi jabatan,” katanya.

Ia menambahkan, pengisian jabatan ini tidak hanya untuk mengisi kekosongan, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kinerja organisasi melalui penataan dan rotasi aparatur.

Dengan proses yang mengedepankan transparansi dan profesionalisme, Pemkab Tabalong optimistis dapat memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (fah/jp). 

Pemkab Tabalong Dorong Kemitraan Petani–Swasta untuk Serap Hasil Panen dan Perkuat Ketahanan Pangan

TANJUNG- Pemerintah Kabupaten Tabalong mendorong kemitraan antara petani dan perusahaan swasta guna memperkuat penyerapan hasil panen sekaligus meningkatkan ketahanan pangan daerah.

Dorongan tersebut mengemuka saat panen perdana padi varietas Sertani oleh Kelompok Tani Harapan Makmur di Desa Bilas, Kecamatan Upau, Kamis (16/4/2026). Panen tersebut mencatat produktivitas tinggi, mencapai 11,4 ton gabah kering panen per hektare.

Pemerintah daerah menilai capaian tersebut membuka peluang kerja sama berkelanjutan antara petani dan pihak swasta, khususnya dalam hal pembelian hasil panen. Kehadiran sejumlah perusahaan pada kegiatan panen raya diharapkan tidak berhenti pada dukungan seremonial, tetapi berlanjut dalam bentuk kemitraan konkret.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian Tabalong, Fahrul Razi, mengatakan pihaknya membuka ruang kolaborasi yang saling menguntungkan, termasuk melalui program Bela Tani.

"Program Bela Tani mendorong pembelian beras dari petani lokal. Kami berharap perusahaan dapat bermitra dengan kelompok tani dan menyerap hasil panen untuk kebutuhan internal, seperti katering,” ujarnya.

Menurut Fahrul, keterlibatan perusahaan seperti PT Conch, Adaro, dan PPA diharapkan menjadi awal dari penguatan rantai distribusi hasil pertanian di daerah.

Sementara itu, Camat Upau, Agustian, menilai potensi produksi padi di Kalimantan Selatan, termasuk Tabalong, cukup besar dan strategis.

"Selain memenuhi kebutuhan daerah, produksi padi kita berpotensi menjadi penyangga pangan untuk wilayah lain, termasuk Ibu Kota Nusantara,” katanya.

Ia menambahkan, posisi Kalimantan Selatan sebagai salah satu sentra produksi beras nasional menjadi modal penting untuk memperluas pasar hasil pertanian.

Pemerintah Kabupaten Tabalong berharap sinergi antara petani, pemerintah, dan sektor swasta dapat meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, memperkuat distribusi pangan, serta mendorong kesejahteraan petani secara berkelanjutan. (fah/jp). 

Selasa, 14 April 2026

Pemkab Tabalong Siapkan WFH ASN, Bupati Tegaskan Produktivitas Tak Boleh Turun

TANJUNG- Pemerintah Kabupaten Tabalong bersiap menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari langkah efisiensi dan penyesuaian kebijakan nasional. Kebijakan ini akan diberlakukan setelah adanya arahan resmi dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, mengatakan pemerintah daerah saat ini tengah mematangkan berbagai persiapan teknis guna memastikan pelaksanaan WFH tetap berjalan efektif dan tidak mengganggu kinerja ASN.

Sejumlah sistem berbasis teknologi telah disiapkan untuk mendukung kebijakan tersebut. Di antaranya absensi daring, pelaporan kinerja harian, serta mekanisme monitoring yang memungkinkan atasan mengawasi pekerjaan ASN secara real time.

Menurut Rifani, penerapan WFH merupakan bagian dari kebijakan efisiensi pemerintah pusat yang wajib diikuti oleh seluruh ASN. Namun, ia menegaskan kebijakan tersebut tidak boleh berdampak pada penurunan produktivitas.

"WFH ini merupakan kebijakan dari pusat dalam rangka efisiensi. Tentu ada konsekuensi bagi ASN yang tidak menjalankan kewajibannya, mulai dari penilaian kinerja hingga sanksi administratif sesuai regulasi yang berlaku,” ujarnya, Selasa (14/4/2026). 

Ia menambahkan, penerapan sistem digital terintegrasi diharapkan tidak hanya menjaga kinerja ASN, tetapi juga mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.

Pemerintah Kabupaten Tabalong menargetkan kebijakan WFH dapat berjalan optimal sekaligus tetap menjaga kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. (fah/jp). 

Realisasi Retribusi Tabalong Baru 8 Persen, Bapenda Dorong OPD Intensifkan Penagihan

TANJUNG- Realisasi retribusi daerah Kabupaten Tabalong hingga triwulan I 2026 masih rendah. Dari target Rp23 miliar, capaian baru sekitar Rp1,8 miliar atau 8 persen.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tabalong, Nanang Mulkani, menyatakan kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Ia menilai kontribusi retribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) belum optimal pada awal tahun ini.

Nanang meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) pengampu retribusi meningkatkan kinerja penagihan. 

Menurutnya, selain menjalankan tugas pokok dan fungsi, OPD juga memiliki tanggung jawab memenuhi target pendapatan yang telah ditetapkan.

"OPD pengampu retribusi harus lebih intensif dalam melakukan penagihan. Retribusi merupakan salah satu komponen penting dalam PAD dan sangat berpengaruh terhadap total pendapatan daerah,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/4/2026). 

Ia menambahkan, retribusi daerah memiliki peran signifikan selain pajak daerah dan sumber PAD lainnya yang sah. Karena itu, optimalisasi penagihan dinilai penting untuk mendukung keuangan daerah.

Retribusi daerah mencakup berbagai sektor, di antaranya jasa umum seperti pelayanan kesehatan, persampahan, dan parkir di tepi jalan umum. 

Selain itu, terdapat retribusi jasa usaha seperti pasar, sewa toko, tempat parkir khusus, hingga sektor rekreasi dan olahraga, serta retribusi perizinan tertentu.

Pemerintah daerah berharap peningkatan intensitas penagihan oleh OPD dapat mendorong kenaikan realisasi retribusi pada triwulan berikutnya. (fah/jp). 

Disdikbud Tabalong Gelar Halal Bihalal dan Pisah Sambut Pejabat, Tekankan Keberlanjutan Program Pendidikan

TANJUNG- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tabalong menggelar kegiatan halal bihalal yang dirangkaikan dengan acara pisah sambut pejabat di lingkungan dinas tersebut. Kegiatan berlangsung di Pendopo Bersinar, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Selasa (14/4/2026).

Acara ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus bentuk apresiasi atas pengabdian pejabat yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Kegiatan turut dihadiri Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani, para kepala sekolah, pengawas, serta jajaran Disdikbud Tabalong.

Dalam kesempatan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Tabalong yang telah purna tugas, Hasbi, menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama masa jabatannya.

Hasbi menyebut, bahwa selama kurang lebih 10 bulan menjabat, sejumlah capaian berhasil diraih melalui kerja sama seluruh jajaran, termasuk peningkatan serapan anggaran Disdikbud Tabalong yang mencapai sekitar 86 persen.

"Capaian ini bukan kerja individu, tetapi hasil kerja bersama seluruh jajaran, termasuk pengawas dan kepala sekolah,” ujarnya.

Meski telah purna tugas, Hasbi menegaskan tetap berkomitmen berkontribusi di dunia pendidikan, khususnya melalui perannya sebagai Ketua PGRI Tabalong hingga 2030 serta mendukung program prioritas Pemerintah Kabupaten Tabalong.

"Ulun ini tidak kemana-mana, ada di mana-mana. Ulun masih Ketua PGRI sampai 2030 dan siap bekerja sama mendukung program Bupati hingga 2029,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Disdikbud Tabalong saat ini, Nanang Mulkani, menyampaikan bahwa dirinya hanya menjalankan tugas sementara sambil menunggu penetapan pejabat definitif.

Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan program dan memperkuat koordinasi di lingkungan Disdikbud Tabalong.

"Kurang lebih satu bulan terakhir saya dipercaya sebagai Plt menggantikan Pak Hasbi. Insya Allah tidak lama lagi akan ada pejabat definitif yang ditunjuk Bupati,” ujarnya.

Nanang juga mengajak seluruh jajaran untuk terus mempererat silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan demi kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Tabalong. (fah/jp). 

Produksi Benih Ikan Tabalong Naik 85 Persen, Tembus 2,1 Ton pada 2025

TANJUNG- Produksi benih ikan air tawar di Kabupaten Tabalong mengalami lonjakan signifikan pada 2025. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Benih Ikan (BBI) Kambitin dan Nalui mencatat produksi mencapai 2.130 kilogram atau meningkat 85 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan produksi tersebut berada di bawah pengelolaan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) Tabalong. Pada 2024, total produksi benih ikan tercatat 1.276 kilogram, kemudian meningkat tajam pada 2025.

BBI Kambitin di Kecamatan Tanjung dan BBI Nalui di Kecamatan Jaro menjadi pusat kegiatan pembenihan berbagai komoditas ikan air tawar unggulan, seperti patin, papuyu, nila, mas, gurame, haruan (gabus), hingga koi.

Berdasarkan data 2025, produksi terbanyak berasal dari ikan mas sebanyak 91.120 ekor, diikuti patin 49.850 ekor, papuyu 46.150 ekor, dan nila 40.100 ekor. Sementara itu, produksi haruan tercatat 5.930 ekor. Secara keseluruhan, total produksi mencapai lebih dari 237 ribu ekor atau setara 2.130 kilogram.

Kepala UPT BBI, Agustian Rijani, mengatakan peningkatan produksi juga berdampak pada surplus pembenihan. 

"Surplus pembenihan pada 2024 sekitar 70 persen, sedangkan pada 2025 meningkat menjadi 85 persen,” ujarnya, Selasa (14/4/2026). 

Ia menambahkan, pihaknya menargetkan stabilisasi dan peningkatan kualitas produksi pada 2026. Untuk mendukung hal tersebut, BBI telah berkoordinasi dengan DKP3 dan BKPSDM Tabalong terkait usulan penambahan tenaga teknis.

Khusus komoditas haruan, BBI Kambitin telah menjadi rujukan pembenihan bagi sejumlah daerah sejak 2021. Produksi benih ikan gabus tersebut juga terus menunjukkan tren peningkatan setiap tahun. (fah/jp). 

Minggu, 12 April 2026

IKBB Kalsel Gelar Halal Bihalal di Tabalong, Pererat Silaturahmi dan Dorong Kolaborasi Perantau

TANJUNG- Ikatan Kekeluargaan Bona Bulu (IKBB) Kalimantan Selatan menggelar halal bihalal di Gedung Pendopo Bersinar Tabalong, Minggu (12/4/2026). 

Kegiatan ini diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat solidaritas perantau.

Acara tersebut dihadiri Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, Wakil Bupati Habib Muhammad Taufani Alkaf, jajaran Forkopimda, serta Ketua IKBB Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani, menyampaikan apresiasi atas kehadiran warga Bona Bulu di Tabalong. Ia menilai keberadaan komunitas perantau turut memperkuat hubungan sosial sekaligus memberi dampak positif bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, komunitas perantau juga berperan dalam memperkenalkan potensi Tabalong, mulai dari kuliner, buah-buahan, kerajinan, hingga produk UMKM lokal.

Bupati juga menekankan pentingnya memperkuat jejaring dan kolaborasi di tengah keterbatasan anggaran daerah saat ini.

"Di era sekarang, dengan efisiensi dan rasionalisasi anggaran, kita harus memperluas networking, memperkuat kerja sama, kolaborasi, dan sinergi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua IKBB Banua Anam, Erfin Nirza Siregar, menyampaikan bahwa halal bihalal menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan sesama perantau di Kalimantan Selatan.

"Semoga di momen yang fitri ini, segala hajat kita dimudahkan oleh Allah SWT. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, IKBB Kalsel berharap silaturahmi antarwarga Bona Bulu semakin kuat serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Tabalong. (fah/jp). 

Sabtu, 11 April 2026

Halal Bihalal KKT Samarinda, Tabalong- Samarinda Jajaki Kerja Sama Investasi dan Pembangunan

SAMARINDA- Pemerintah Kabupaten Tabalong dan Pemerintah Kota Samarinda menjajaki peluang kerja sama di bidang investasi dan pembangunan daerah melalui kegiatan silaturahmi halal bihalal Kerukunan Keluarga Tabalong Kalimantan Timur (KKT), di Hotel Grand Verona, Samarinda, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani bersama istri Desi Suryanti serta jajaran kepala SOPD. Hadir pula Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yang menjadikan momentum tersebut sebagai ajang mempererat hubungan antar daerah.

Bupati Tabalong, M. Noor Rifani, menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kota Samarinda serta perhatian terhadap warga Tabalong yang tergabung dalam KKT Samarinda. 

Ia menilai, kegiatan ini tidak hanya memperkuat silaturahmi, tetapi juga membuka ruang pertukaran pengalaman pembangunan.

Dalam kesempatan itu, rombongan Pemkab Tabalong juga melakukan penjajakan pembelajaran terhadap perkembangan pembangunan di Samarinda, Balikpapan, hingga kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Harapan kami, berbagai kemajuan di Samarinda dapat menjadi referensi yang bisa kami adaptasi di Tabalong, terutama dalam mendorong masuknya investasi. Tabalong juga akan menjadi pintu gerbang IKN sehingga perlu memperkuat daya saing daerah,” ujar Bupati Tabalong, Muhammad Noor Rifani.

Sementara itu, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan pentingnya kolaborasi antar daerah dalam mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. 

Ia menyebut, bahwa kerja sama antara Samarinda dan Tabalong memiliki potensi strategis karena kedekatan wilayah dan hubungan sosial masyarakat.

"Kerja sama antar daerah menjadi kunci percepatan pembangunan. Kami telah menyiapkan sejumlah rencana kerja sama yang akan ditindaklanjuti, termasuk rencana kunjungan balasan ke Tabalong,” kata Andi Harun.

Melalui momentum halal bihalal ini, kedua pemerintah daerah berharap hubungan kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat dan memberikan dampak bagi peningkatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat di Tabalong dan Samarinda. (fah/jp). 

Jumat, 10 April 2026

Pemkab Tabalong Rilis Hasil Seleksi JPT Pratama, 16 Peserta Ikuti Tahap Makalah dan Wawancara

TANJUNG- Pemerintah Kabupaten Tabalong mengumumkan hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk tiga Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD). Pengumuman tersebut memuat nilai penulisan makalah dan wawancara dari 16 peserta.

Tiga jabatan yang diperebutkan dalam seleksi ini meliputi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Berdasarkan hasil penilaian, Fauzan meraih nilai tertinggi untuk jabatan Kepala BKPSDM dengan skor makalah 16,56 dan wawancara 29,05. Pada formasi Kepala Dinas Kesehatan, nilai tertinggi diraih Ahmad Baihaki dengan skor makalah 16,24 dan wawancara 28,49. Sementara itu, untuk jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Gusti Judid Ihsan Permana mencatatkan nilai tertinggi dengan skor makalah 16,32 dan wawancara 28,70.

Dalam pengumuman resmi disebutkan, keputusan panitia seleksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Kepala Bidang Mutasi dan Penilaian Kinerja Aparatur, Maman Suherman, menyatakan seluruh hasil penilaian akan diproses melalui mekanisme resmi sesuai prosedur Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Setelah seluruh tahapan selesai, nilai akan diinput ke dalam aplikasi ASN Karier. Selanjutnya, melalui Bupati, kami mengajukan permohonan rekomendasi kepada Kepala BKN secara daring. Jika berkas dinyatakan lengkap, rekomendasi akan diterbitkan paling lambat lima hari kerja,” ujar Maman.

Setelah rekomendasi dari BKN terbit, panitia seleksi akan mengumumkan hasil akhir untuk menetapkan kandidat terpilih yang akan menduduki tiga jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut. (fah/jp). 

Rabu, 08 April 2026

DPMD Tabalong Imbau Warga Jaga RTH Smart dari Vandalisme dan Kerusakan Fasilitas

TANJUNG- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tabalong mengimbau masyarakat desa untuk menjaga dan merawat fasilitas di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Smart agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.

Kepala DPMD Tabalong, Aditya Pula Nugraha, mengatakan RTH Smart merupakan fasilitas publik yang dibangun untuk kepentingan bersama sehingga perlu dijaga agar tetap berfungsi dengan baik.

"Kami berharap RTH Smart yang sudah terbangun ini bisa dijaga bersama. Kami mengkhawatirkan potensi vandalisme, karena sudah ada laporan kerusakan seperti kabel dan fasilitas umum lainnya, termasuk coretan pada sarana prasarana. Kami juga mengimbau masyarakat agar menggunakan wifi dan fasilitas di RTH Smart secara bijak,” ujar Aditya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/4/2026).

Ia menambahkan, DPMD Tabalong telah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tabalong untuk pemeliharaan jaringan kabel optik wifi serta fasilitas pendukung lainnya di RTH Smart.

Selain itu, pemerintah desa diharapkan turut berperan dalam pengawasan dan pemeliharaan fasilitas yang telah dibangun.

DPMD Tabalong menegaskan, partisipasi masyarakat menjadi kunci agar RTH Smart dapat terus terjaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Pemerintah daerah juga menargetkan seluruh desa di Tabalong memiliki RTH Smart pada 2026. (fah/jp). 
 
Copyright © 2014 Jurnalis Post. Designed by OddThemes